LEGENDA DEWA PEDANG S2

LEGENDA DEWA PEDANG S2
V5 # CH 269 KEMUNCULAN SHEN YU


__ADS_3

Di tengah tekanan serangan badai petir api yang dilakukan Bianca, Nero memusatkan semua kekuatan yang tersisa di dalam dirinya untuk memperkuat kekuatan sisik naga. Sebab, sisik naga adalah perlindungan alami terkuat yang dimiliki oleh seekor Naga.


Akan tetapi, Qi yang tersisa di dalam dirinya tidak cukup untuk melakukan hal itu dan hanya bisa mengeluarkan sekitar enam puluh persen saja dari kekuatan asli sisik naga.


“Tidak mungkin?! Aku adalah Raja Api sekaligus Iblis terkuat. Jadi, bagaimana mungkin aku bisa kalah dari tangan seorang wanita!” Nero berusaha keras meledakkan semua Qi yang ada di dalam tubuhnya, namun hasilnya hanya sia-sia belaka karena Qi yang ada di dalam tubuhnya telah benar-benar mengering.


Bianca menanggapi ucapan Nero itu dengan dingin karena ia sudah tidak menganggap lagi Nero sebagai bagian dari Raja Api. “Kau seharusnya tahu bahwa kekuatan selalu memihak para seberapa tekun dan kerasnya seseorang berkultivasi. Jika kau berpikir hanya para pria lah yang pantas mendapatkan kekuatan, maka kau terlalu naif. Zaman sudah berubah dan era pun telah berkali-kali berganti. Tapi, pemikiran yang kau miliki masih selalu menolak jauh ke belakang. Pantas saja kau bisa terjebak dengan rayuan Bangsa Iblis.”


“Diam!! Kau tidak pantas mengajariku tentang latihan beladiri.” Nero yang menjadi geram setelah mendengar ucapan Bianca, langsung mengarahkan cakar naga untuk membunuhnya karena ucapan Bianca itu seakan-akan telah memberitahu bahwa kekuatan yang ia miliki jauh lebih lemah dari Bianca.


“Tidak tahu diri!” Bianca lalu membaca sebuah mantera khusus sambil menatap ke arah langit dan sebuah formasi sihir raksasa seketika muncul di atas langit.


...“Tarian Petir Surgawi.”...


Ratusan petir surgawi yang biasa hanya muncul saat seorang kultivator akan mengalami terobosan saja, tiba-tiba turun dari langit dan menghantam tubuh Nero secara bersamaan.


Meskipun wujud Naga Nero memiliki sisik Naga yang sangat keras, tapi sisik-sisik naga itu bagaikan sepotong kayu kering di hadapan petir surgawi yang memiliki kekuatan hukum dunia di dalamnya.

__ADS_1


Nero pun akhirnya mengalami luka yang sangat parah dan tidak mungkin bisa disembuhkan. Nafasnya menjadi berat seakan-akan nyawanya bisa menghilang kapan saja. Ia tentu saja tak bisa percaya saat mengetahui bahwa Bianca mampu menarik kekuatan petir surgawi dan mengendalikan kekuatan yang sangat dahsyat itu dengan begitu sempurna layaknya sebuah bidak catur.


“Kau … Bagaimana kau bisa memiliki kemampuan seperti itu?! Bukankah Ras Unicorn seharusnya tercipta dari Api lalu bagaimana caranya kau bisa mengendalikan kekuatan elemen petir dengan begitu mahir?”


“Tidak ada gunanya menjawab pertanyaan orang yang akan mati. Lebih baik kau pikirkan saja bagaimana caramu menghadapi Raja Neraka.”


Bianca lalu menggunakan tanduknya untuk menghancurkan satu-satunya jantung naga yang masih tersisa di tubuh Nero. Dan … Nero pun akhirnya mati saat itu juga tanpa mendapatkan jawaban atas pertanyaannya.


“Akhirnya aku berhasil membunuh pengkhianat itu! Meskipun tidak ada lagi energi yang tersisa di dalam tubuhku, tapi aku sama sekali tidak mengalami luka yang vatal. Sepertinya tubuhku akan membaik setelah istirahat dalam beberapa hari.”


Kesadaran Bianca mulai menghilang. Ia pun kembali ke wujud manusianya dan akhirnya jatuh tergeletak di atas permukaan tanah kerena kehabisan Qi dan rasa kelelahan yang luar biasa. Tapi, ia pingsan sambil tersenyum puas karena selain berhasil membunuh pengkhianat Nero, ia juga telah menjadi seorang Raja Api terkuat di dalam Pagoda Raja Api.


**


Di sisi lain medan pertempuran Benua Timur, Raja Api Lilla bertarung dengan sengit melawan Naga Hitam raksasa.


Naga Hitam raksasa itu tiba-tiba menjadi semakin ganas dan serangannya lebih agresif jika dibandingkan dengan sebelumnya. Apalagi saat bertarung, Naga Hitam raksasa itu selalu melihat ke arah pertarungan antara Nero dan Bianca. Ia sepertinya ingin segera mengakhiri pertempuran yang ada di tempat ini dan pergi menolong Nero.

__ADS_1


Namun, tekanan kekuatan yang begitu dahsyat tiba-tiba muncul di tempat pertarungan antara Bianca dan Nero. Sepertinya telah terjadi sesuatu yang sangat besar di tempat itu dan membuat mereka semua menjadi penasaran, tapi mereka semua tidak dapat meninggalkan tempat ini kerena pertempuran di tempat ini belum selesai.


“Nero?!” Naga Hitam raksasa tiba-tiba meneteskan api mata dan berhenti melakukan serangan saat ia merasakan energi kehidupan milik Nero tiba-tiba menghilang. “Kurang ajar!! Berani sekali kalian membunuh Nero. Aku bersumpah akan menghabisi semua manusia yang ada di Benua Timur ini.”


Naga Hitam raksasa yang merupakan perwujudan dari Shen Yu tentu saja sangat sedih saat mengetahui kematian Nero karena Nero adalah satu-satunya orang yang ia kenal sejak ingatannya telah dihilangkan oleh Dark Etheroz. Jadi, posisi Nero sudah lebih dari sekedar teman baginya.


Nero pun juga telah berkali-kali menolong Shen Yu saat ia ditindas oleh para Jenderal Iblis yang merasa iri dengan kekuatan yang ia miliki.


Di dalam kesedihan yang begitu dalam, Shen Yu tidak dapat mempertahankan wujudnya sebagai seekor Naga dan kembali ke wujud manusia karena ia sejatinya bukanlah bagian dari Ras Naga tapi Ras manusia. Jadi kemampuan transformasi wujud naga yang ia miliki memiliki batas waktu tertentu dan dapat menghilang jika suasana hati yang ia miliki tidak stabil.


“Akhirnya kau menunjukkan juga wujud aslimu! Aku heran kenapa manusia secantik dirimu rela bergabung dengan Bangsa Iblis. Bukankah kau seharusnya bisa menjalani hidupmu ini dengan mudah tanpa bantuan dari Bangsa Iblis karena selain wajahmu yang cantik, kemampuan bertarung yang kau miliki juga cukup tinggi.” Raja Api Lilla merasa kasihan saat melihat wajah Shen Yu yang terkesan masih sangat polos.


“Bukan Urusanmu! Aku bergabung dengan Bangsa Iblis karena aku ingin. Lagipula untuk apa kau begitu banyak bertanya.” tatapan mata Shen Yu dipenuhi rasa amarah dan dendam yang begitu membara karena jika Raja Api Lilla tidak menghambatnya terlalu lama di tempat ini, ia pasti bisa membantu Nero.


Pertarungan sengit antara Raja Api Lilla dan Shen Yu pun kembali berlangsung. Namun, serangan dari kedua belah pihak kali ini sangatlah mematikan dan mereka berdua juga mengerahkan kekuatan penuh yang ada di dalam tubuh masing-masing.


**

__ADS_1


Jauh di sisi kiri medan perang, seorang wanita yang sangat cantik tiba-tiba dibuat begitu sedih saat melihat wujud asli dari Naga Hitam raksasa yang mencoba menghancurkan Benua Timur. Wanita ini adalah Shen Ai Zhi, ibu dari Shen Yu.


Ia pun langsung terbang melesat ke pusat medan pertempuran di mana Raja Api Lilla dan Shen Yu bertarung.


__ADS_2