
“Ternyata cara ini berhasil!” Heilong terlihat sangat senang saat melihat perubahan yang terjadi para garis-garis yang membentuk formasi pelindung itu. Ia pun segera memperbesar jumlah energi dari Phoenix Es dan Phoenix Api yang ia masukkan ke dalam formasi sihir itu.
“Ternyata formasi sihir ini memang dibuat oleh kedua Phoenix itu. Sepertinya mereka berdua memiliki kemampuan untuk mengetahui kapan mereka akan mati,” ucap Casbah dengan penuh kekaguman saat ia menebak bahwa Phoenix Es dan Phoenix Api memiliki kemampuan meramal kehidupan masing-masing karena kemampuan seperti ini tidak bisa dimiliki dengan mudah bahkan oleh seorang Dewa sekali pun.
“Sepertinya kau salah paham. Kedua Phoenix itu tidak bisa meramal kapan hidup mereka akan berakhir. Namun, mereka memiliki tingkat pengamatan yang sangat akurat sehingga bisa menebak jika tidak akan ada satupun di antara mereka yang bisa hidup jika mereka berduel sampai mati karena kekuatan yang mereka miliki seimbang,” sahut Heilong mematahkan argumen Casbah.
“Jadi kedua Phoenix itu saling bertarung sampai mati?” balas Casbah dengan tatapan setengah tak percaya. Sebab, Phoenix ada seekor Divine Beast yang seharusnya memiliki sifat-sifat yang baik dan memancarkan keagungan seorang Dewa. Bagaimana makhluk seperti itu bisa berseteru dengan rasnya sendiri dan bertarung sampai mati?
Heilong menganggukkan kepala. “Meskipun mereka berdua berasal dari Ras Phoenix, namun kekuatan yang mengalir dalam diri mereka sangatlah bertolak belakang dan hal ini juga berpengaruh dengan sifat yang mereka miliki. Api tidak akan mungkin bisa disatukan dengan air ataupun es kecuali ada suatu keajaiban yang muncul.”
Casbah hanya menganggukkan kepala karena alasan yang diucapkan Heilong sangat masuk akal. Sebab, api dan es memang tidak bisa disatukan. Hal ini telah tertulis dengan jelas dalam semua kitab yang menjelaskan tentang pemahaman dasar-dasar elemen kultivasi. Lagipula ia juga tak ingin terus menggangu Heilong yang sedang memperbaiki formasi besar itu.
Saat Heilong berbicara dengan Casbah, ia sama sekali tidak menurunkan konsentrasinya untuk memperbaiki formasi sihir yang ada di hadapannya dan hukum dari elemen es dan elemen api terus mengalir ke dalam setiap garis yang membentuk formasi sihir ini dan membuat garis-garis itu menjadi semakin jelas.
Setelah kurang lebih satu jam, formasi sihir itu akhirnya berhasil diperbaiki Heilong. Siluman pohon yang menjaga formasi sihir ini juga telah dipulihkan dan kembali menjaga ke tempat ini.
__ADS_1
Heilong dan Casbah pun segera meninggalkan Lembah Es Khayalan karena mereka sudah mendapatkan apa yang mereka inginkan dan mereka juga tidak ingin menggangu ketenangan para kultivator yang sedang bermeditasi di sekitar tempat ini.
**
Tanah Ungu.
Ketiga Divine Beast yaitu Divine Beast Aurora, Divine Beast Lambda dan Divine Beast Zaha, berdiri dengan tenang di sekitar bekas bangunan istana iblis yang telah hancur berkeping-keping.
Mereka bertiga sama-sama melihat ke tempat Gremlin sedang berkultivasi dan menantikan datangnya kabar baik yaitu saat Gremlin mendapatkan semua kekuatannya kembali.
“Apakah Gremlin benar-benar membutuhkan waktu yang selama ini untuk menyerap semua kekuatannya sendiri yang telah disegel oleh Dewa Tertinggi? Bukankah kekuatan itu seharusnya sudah mengenali dirinya, jadi tidak membutuhkan waktu yang selama ini untuk bermeditasi!” gerutu Divine Beast Lambda yang sudah kehilangan kesabaran karena ia khawatir dengan keadaan Planet Dreamland. Salain itu, ia juga memerlukan sedikit waktu untuk menyelesaikan sedikit urusan dengan Heilong.
“Susunan tubuh yang dimiliki Gremlin saat ini sedikit berbeda dengan saat itu. Apakah kau sama sekali tidak merasakan itu?” balas Divine Beast Zaha yang telah beberapa kali bertemu secara langsung dengan Gremlin saat berada di Alam Gaib dalam beberapa bulan terakhir.
“Benar! Susunan tubuh yang dimiliki Gremlin saat ini sangat dipergunakan dengan tingkat kultivasi Heilong karena ia selalu tingal di dalam Dunia Jiwa miliknya. Walaupun semua kepala yang ia miliki telah kembali, tapi ia telah kehilangan ke-delapan ekornya,” sahut Divine Beast Aurora.
__ADS_1
“Hump..!! Benar-benar masalah yang sangat rumit padahal Gremlin meletakkan sebagian besar kekuatannya pada ke-sembilan ekor yang ia miliki karena ia adalah keturunan campuran dari Ras Rubah Ekor Pelangi sebelum ras ini mengkhianati Alam Dewa dan Ras Serigala Penjaga Neraka yang memiliki tiga buah kepala,” ucap Divine Beast Lambda sedikit kesal.
“Dia adalah satu-satunya Divine Beast yang merupakan perpaduan antara Dewa dan Iblis jadi wajar saja jika dia memiliki kekuatan yang paling kuat di antara para Divine Beast yang lain dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memulihkan semua kekuatan yang ia miliki. Salain itu, ia juga membutuhkan waktu untuk menumbuhkan Kedelapan ekornya yang lain,” balas Divine Beast Aurora berusaha memberikan Divine Beast Lambda pengertian agar mau sedikit bersabar.
Divine Beast Lambda lalu berhenti mengeluh setelah mendengar ucapan Divine Beast Aurora dan Divine Beast Zaha. Ia lalu melihat sekitar karena merasakan ada sesuatu yang sedang mendekati tempat ini.
“Dia akhirnya kembali juga. Sepertinya dia juga telah mendapatkan tambahan kekuatan lagi,” seru Divine Beast Lambda menatap ke arah datangnya aura itu.
Divine Beast Zaha dan Divine Beast Aurora juga langsung mengikuti ke arah mana Divine Beast Lambda memandang dan mereka berdua pun juga ikut tersenyum seolah-olah melihat sesuatu yang menyenangkan.
Casbah dan Heilong akhirnya kembali di tempat ini dan segera mengucapkan salam serta menceritakan sedikit pengalaman yang telah mereka alami saat berada di Tambang Batu Es Khayalan.
“Ternyata kau telah mendapatkan kekuatan dari kedua pangeran Phoenix. Pantas saja tekanan dari aura elemen es dan elemen yang ada di dalam dantianmu menjadi semakin kuat. Sepertinya hukum elemen es dan hukum elemen api yang kau miliki juga ikut mengalami peningkatan.” Divine Beast Zaha langsung menggunakan kekuatan mata dewa miliknya untuk memeriksa dantian Heilong setelah menyadari adanya peningkatan aura yang cukup kuat dari tubuhnya.
Heilong tidak membantah ucapan Divine Beast Zaha karena hal itu memang benar. Ia telah mendapatkan sebuah anugerah yang sangat menguntungkan karena kekuatan hukum elemen es dan elemen api yang ia miliki dapat meningkatkan dalam waktu singkat tanpa melalu proses latihan yang sangat panjang dan berat.
__ADS_1
Divine Beast Lambda lalu menatap Heilong seakan-akan sedang memikirkan sesuatu. Ia tiba-tiba mendapatkan sebuah rencana yang dapat mempersingkat waktu sekaligus menyelesaikan urusannya dengan Heilong. “Kemarilah! Aku akan membawamu pergi ke suatu tempat.”