
Bola Api yang dilemparkan Heilong akhirnya saling bertabrakan dengan api matahari dan menimbulkan getaran yang cukup kuat selama beberapa detik.
Hawa dingin yang dahsyat dan memiliki sensasi yang aneh seketika menyerang api matahari itu tanpa ampun hingga membuat pergerakan api matahari itu langsung terhenti seolah-olah menabrak sebuah batu berukuran raksasa.
Kabut asap tebal seketika menutupi seluruh ruangan ini saat lapisan api yang menyelimuti api matahari berhasil dipadamkan dan berubah menjadi lapisan es yang membentuk sebuah bola es berukuran raksasa.
Raja Api Giallo mengerutkan kening dan berpikir keras saat mengetahui bahwa dirinya telah terjebak di dalam api matahari miliknya sendiri yang saat ini telah berubah menjadi sebuah bola es yang sulit sekali dihancurkan.
“Kau mau mengaku kalah dan membiarkan aku melewati ruangan ini atau aku akan merubah tubuhmu menjadi abu di dalam bola es itu?” tawar Heilong karena ia sebenarnya enggan untuk menyakiti Raja Api Giallo. Sebab, Raja Api Giallo termasuk Raja Api yang memiliki sikap yang ramah jika dibandingkan dengan tiga orang Raja Api di lantai sebelumnya.
“Apakah kau pikir aku tidak memiliki cara untuk keluar dari Bola Es ini? Aku akui jurus apimu ini sangat unik karena memiliki prinsip yang hampir mirip dengan kekuatan api milik Ao yaitu api sedingin es. Dan, kekuatan api milikmu ini juga jauh lebih kuat. Tapi, jika ingin aku menyerah … Serangan api seperti ini belumlah cukup!”
Scree ....
Raja Api Giallo lalu berubah ke wujud aslinya yaitu seekor Beast Elang Api dengan kuku cakar yang lebih tajam dari pedang dan seluruh tubuhnya tenggelam dalam aura api berwarna kuning seolah-olah ia adalah seekor elang yang terlahir dari matahari.
Bagian inti dari api matahari belum sepenuhnya berhasil dibekukan oleh kekuatan api Heilong karena itu Raja Api Giallo bisa terbang bebas di dalam inti bola es itu lalu menggunakan kedua cakarnya yang tajam dan membara untuk menyerang bagian dalam bola es ini.
Namun … Bukannya hancur, tapi api yang ada di kedua cakarnya malah ikut padam dan membuat semua kuku cakarnya ikut membeku.
__ADS_1
Heilong memperhatikan setiap gerakan yang dilakukan Raja Api Giallo untuk melarikan diri dari dalam bola es itu sambil terus memperkuat energi api dan es Phoenix yang ada di dalam bola api miliknya agar Raja Api Giallo menjadi semakin tertekan.
Bagian dalam api matahari secara perlahan mulai membeku dan hanya tinggal beberapa nafas lagi maka sebuah api matahari raksasa akan benar-benar diubah menjadi sebuah bola es.
Raja Api Giallo mulai merasakan sensasi hawa panas yang sangat menyiksa saat lapisan es mulai mendekatinya.
'Jangan-jangan ini adalah api yang mampu membuat sebuah neraka es? Jika memang seperti itu, maka kekuatan tubuhku pasti tidak akan sanggup menahan serangan ini,' pikir Raja Api Giallo yang tiba-tiba mematung dan menghentikan perlawanan. Ia sudah terlihat pasrah.
“Menyerahlah. Tidak ada gunanya jika pertarungan ini terus berlanjut karena tujuan ujian ini telah tercapai. Sebab, kau telah berhasil membuat Heilong mengeluarkan semua kekuatan Phoenix Es dan Phoenix Api yang tertidur di dalam dirinya.”
Sebuah suara tiba-tiba masuk ke dalam pikiran Raja Api Giallo dan suara ini tidak dapat didengar Heilong karena ini adalah teknik telepati tingkat tinggi yang digunakan oleh para Divine Beast. Ya! Pemilik suara ini adalah Divine Beast Shen Long yang merupakan aktor utama dibalik dibuatnya ujian Pagoda Raja Api demi untuk menggali semua potensi yang dimiliki Heilong sebelum dia mendapatkan warisan kekuatan elemen cahaya dan elemen kegelapan.
Suara Raja Api Giallo ini terdengar sangat keras dan membuat Heilong sedikit. Sebab, biasanya seseorang akan malu jika mengucapkan kata “menyerah" walaupun tidak ada orang lain disekitarnya karena hal ini menyangkut dengan harga diri yang mereka miliki.
“Baiklah! Karena kau sudah mengaku kalah, maka aku akan segera mengeluarkanmu dari dalam Bola Es ini. Kau diam saja di dalam sana dan jangan melakukan perlawanan agar kekuatan api milikku lebih mudah aku tarik.”
Heilong segera menghentikan serangannya dan menarik kembali kekuatan api dan es Phoenix yang tersimpan di dalam bola api yang ada di hadapannya.
Bola api itu itupun akhirnya lenyap bersamaan dengan Sayap Kaisar Phoenix setelah Phoenix Es dan Phoenix Api berhasil menyerap kekuatan yang ada di dalam bola api dan kembali ke dalam Dunia Jiwa Heilong.
__ADS_1
Lapisan Es yang menutupi matahari buatan Raja Api Giallo mulai mencair setelah kehilangan dukungan dari bola api dan membuat matahari palsu itu kembali bersinar terang di ruangan ini.
“Kau boleh melanjutkan perjalanan ke lantai berikutnya dengan nyaman karena ujian di Pagoda Raja Api ini telah berakhir,” ucap Raja Api Giallo setelah keluar dari matahari buatannya dan berdiri di depan Heilong.
“Bukankah seharusnya masih ada satu orang Raja Api lagi yang harus aku hadapi?” tanya Heilong tak percaya karena masih ada tiga lantai lagi yang tersisa dan salah satu dari ketiga lantai itu masih memiliki seorang penjaga. Sebab, hanya lantai milik Lilla, Bianca dan Nero saja yang kosong.
“Maksudmu Verde? Tenang saja, dia tidak akan mengganggumu saat kau memasuki ruangannya karena ke-dua Divine Beast telah menyatakan bahwa kau telah lulus dalam ujian ini. Cepat naiklah ke puncak Pagoda Raja Api karena mereka berdua sudah menunggu kedatanganmu,” jawab Raja Api Giallo ramah sambil menepuk pundak Heilong.
Heilong tak ingin banyak bertanya lagi karena ia sudah sangat senang saat mendengar berita bahwa ia telah berhasil lulus dari ujian Pagoda Raja Api. Sebab, waktu bagi dirinya untuk kembali ke Planet Dreamland akan menjadi semakin cepat walaupun waktu yang ia habiskan di dalam Pagoda Raja Api ini juga belum mencapai satu minggu.
Heilong segera berlari menaiki tangga ke lantai berikutnya tanpa membuat perlindungan karena ia sudah mendapat jaminan bahwa tidak akan ada lagi yang menyerangnya selama berada di dalam Pagoda Raja Api.
**
Puncak Pagoda Raja Api.
Divine Beast Lambda dan Divine Beast Shen Long tengah membuat dua buah formasi sihir berukuran raksasa di puncak Pagoda Raja Api ini.
Kedua formasi besar ini nantinya akan digunakan mereka berdua untuk mengirimkan benih elemen cahaya dan benih elemen kegelapan ke dalam dantian Heilong. Sebab, ke-dua elemen ini memiliki kekuatan yang sangat kuat. Karena itu, dibutuhkan cara khusus saat memberikannya ke tubuh seseorang agar dantian orang itu tidak hancur akibat ledakan energi yang mungkin saja bisa terjadi secara tiba-tiba.
__ADS_1