
Begitu melihat Bianca turun berada di medan perang, Nero langsung turun dari kepala Naga Iblis Raksasa yang merupakan perwujudan dari Shen Yu. Selama berada di Benua Timur, Naga Iblis ini bak sebuah Beast tunggang pribadi milik Nero.
Tidak ada satupun orang di medan perang ini ada yang mengetahui bahwa sosok Naga Iblis Raksasa itu adalah Shen Yu padahal banyak sekali anggota dari Klan Naga Langit yang berada di medan perang ini. Sebab, Shen Yu baru memperoleh wujud naga iblis ini setelah Dark Etheroz memasukkan hawa iblis dan energi kegelapan ke dalam tubuh Shen Yu melalui darahnya.
“Dasar Pengkhianat! Kenapa kau tega mengkhianati Guru yang telah mendidik dan merawatmu selama bertahun-tahun hanya untuk menjadi seorang iblis.” Bianca menatap Nero dengan dingin.
Bianca tentu saja sangat marah karena Nero dulunya adalah kakak seperguruan yang selalu ia jadikan panutan. Namun, siapa sangka bahwa orang yang selalu ia nilai paling baik ternyata malah tega melakukan hal yang begitu kejam seperti itu.
“Asal kau tahu saja bahwa tujuanku menjadi murid Divine Beast Lambda sebenarnya adalah untuk mencuri senjata pusaka yang tersegel di puncak Pagoda Raja Api. Dan, seharusnya aku sudah mencuri senjata pusaka itu dan meninggalkan Benua Atlantis sejak lama jika kau tidak muncul di Benua Atlantis beberapa tahun yang lalu,” balas Nero geram dengan tatapan penuh dendam.
“Aku?!” Bianca tentu saja bingung dengan maksud ucapan Nero karena ia merata sama sekali tidak melakukan apapun yang dapat menggangu Nero. Bahkan, Bianca sering meninggalkan Pagoda Raja Api selama berada di Benua Atlantis walaupun dirinya adalah anggota dari Raja Api yang seharusnya selalu menjaga Pagoda Raja Api.
“Apakah kau tidak sadar bahwa aku selalu memperhatikanmu sejak kita pertama kali berjumpa. Ya! Aku sudah jatuh hati padamu sanjak pandangan pertama. Namun, kau tidak pernah menanggapinya dan malah menjalin hubungan dengan seorang manusia. Apalagi kekuatan yang dimiliki manusia itu sangatlah lemah! Apakah kau yakin bahwa dia akan mampu menjaga dan melindungimu?” balas Nero dengan tatapan tajam.
“Untung saja takdir mempertemukan aku dengan Heilong dan mempermudah kami berdua untuk menjalin hubungan yang lebih serius. Jika tidak, aku pasti akan menyesal seumur hidupku karena jatuh ke tangan orang yang sepicik dirimu. Dan … Kau tidak perlu khawatir karena Heilong pasti akan mampu menjagaku. Jika ia tidak mampu menjagaku, maka kita berdua bisa menyatukan kekuatan dan menghadapi setiap rintang yang ada bersama-sama karena cinta kita berdua bukan hanya sekedar di mulut saja melainkan sudah merasuk ke dalam jiwa.”
Bianca sengaja menjawab pertanyaan Nero dengan kejam karena ia merasa bahwa sekarang adalah saat yang paling tepat untuk mengakhiri semua hubungannya dengan Nero. Sebab, Nero telah mensalah artikan hubungan kedekatan di antara mereka berdua. Selama ini Bianca selalu menganggap Nero sebagai kakak atau saudara seperguruan saja.
__ADS_1
“Dasar Sial!! Jika aku tidak dapat memilikmu, maka aku tidak akan pernah memberikan kesempatan pada manusia itu untuk memilikimu. Terimalah kematianmu!”
Nero yang sudah terbakar amarah dan api cemburu yang begitu kuat, sudah kehilangan akal sehatnya dan langsung menyerang Bianca dengan serangan-serangan yang sangat mematikan.
...“Teknik Cahaya Petir.” ...
Bianca pun menggunakan kelebihannya sebagai Ras Unicorn yaitu kecepatan dari gabungan kekuatan elemen petir dan cahaya untuk menghindari setiap serangan yang menuju ke arahnya.
“Gerakanmu memang cukup gesit, tapi apakah kau yakin bahwa aku tidak bisa menandingi kecepatan gerakanmu? Ingatkan bahwa aku di dalam tubuhku mengalir kekuatan dari Ras Naga yang cukup langka di Dunia Bawah.”
Kecepatan gerakan Nero seketika meningkat dan langsung menghilang dari pandangnya semua orang. Hanya Bianca dan Shen Yu saja di medan perang ini yang dapat mengikuti kecepatan gerakan dan melihat Nero kerena mereka berdua sudah mencapai Tingkat God.
Suara-suara benturan benda keras terdengar silih berganti di sekitar medan perang dan dari tempat yang berbeda namun masih berdekatan. Suara-suara ini berasal dari benturan kekuatan antara Nero dan Bianca. Karena saking cepatnya mereka berdua, yang dapat di rasakan oleh semua orang yang hadir di medan perang ini hanyalah suara dan tekanan energi dari benturan kekuatan mereka berdua.
**
Sementara itu, di depan benteng pertahanan. Semua prajurit Kerajaan Blue Dragon dan anggota Klan Naga Langit telah berkumpul sambil membawa senjata pusaka masing-masing.
__ADS_1
“Kekuatan tempur yang dimiliki Jenderal Iblis yang bernama Nero itu sudah berada di luar kemampuan kita. Untung saja Bianca ada di sini untuk membantu menjaga Benua Timur. Jika tidak, maka Benua Timur ini pasti sudah lama hancur.” Kaisar Long Jin merasa gagal sebagai seorang pemimpin karena kekuatan yang ia miliki jauh lebih lemah daripada para Jenderal Iblis.
“Ayah tidak perlu merasa pesimis karena kita semua masih bisa melakukan sesuatu di medan perang ini untuk membantu Bianca.” Long Bao mencoba menghibur Kaisar Long Jin. Sebab, Kaisar Long Jin adalah satu-satunya orang yang mampu membakar semangat para prajurit selama berada di medan perang.
“Kau benar! Memang ada yang harus kita lakukan.” Kaisar Long Jin lalu melihat ke arah Naga Iblis yang berdiam diri di tengah-tengah medan perang setelah Nero meninggalkannya untuk bertarung dengan Bianca. “Kita harus membunuh Naga Iblis itu agar dia tidak dapat membantu Nero dan mengancam keselamatan Bianca.”
“Aku setuju, Ayah. Aku akan mengumpulkan semua anggota Klan Naga Langit.”
Kaisar Long Jin dan Jenderal Long Bao memimpin semua prajurit Kerajaan Blue Dragon dan anggota Klan Naga Langit untuk menyerang Naga Iblis Raksasa dan semua prajurit iblis yang berdiri di sekitarnya.
Mereka semua menyerang dengan kekuatan penuh karena tingkat kultivasi yang dimiliki Naga Iblis ini ternyata juga telah mencapai Tingkat God. Selain itu, jumlah prajurit iblis yang berdiri di sekitarnya juga tidak bisa dianggap remeh.
“Keluarkan semua kekuatan yang ada di dalam diri kalian untuk memusnahkan para iblis. Ingat!! Benua Timur ini adalah tanah air kita. Tempat dimana kita semua dilahirkan dan tempat bagi semua keturunan kita akan bertahan hidup. Jika Benua Timur ini sampai dikuasai oleh Bangsa Iblis, maka semua keturunan kita akan jatuh ke dalam jurang penderitaan.”
Sebagai Seorang Jenderal Perang, Long Bao terus mengucapkan seru-seruan yang dapat mengobarkan semangat seluruh pasukan agar mereka semua dapat mengeluarkan semua potensi yang ada di dalam diri mereka.
Suasana di seluruh area medan perang pun menjadi semakin hidup dan dipenuhi dengan pertarungan sengit antara Bangsa Manusia dan Bangsa Iblis.
__ADS_1