LEGENDA DEWA PEDANG S2

LEGENDA DEWA PEDANG S2
V4 # CH 157 TERUNGKAP


__ADS_3

“Akhirnya dia mengunakan senjata pusaka itu juga,” ucap Casbah seperti sudah sangat familiar dengan senjata pusaka yang dimiliki Xiao Long.


Dari kejauhan, pandangan mata Casbah tidak pernah lepas dari pertarungan antara Xiao Long dan Jenderal Iblis Dryad.


Menurutnya pertarungan antara Xiao Long dan Jenderal Iblis Dryad lebih menarik daripada pertarungan antara Heilong melawan Jenderal Iblis Mon kerena tingkat kultivasi yang dimiliki Xiao Long dan Jenderal Iblis Dryad seimbang.


Casbah terlihat begitu antusias saat melihat jurus-jurus yang digunakan Xiao Long. Apalagi saat Xiao Long mengeluarkan senjata pusaka miliknya yang telah lama ia simpan sejak ia menjadi Raja Tanah Abu-abu karena senjata pusaka itu menyimpan sejarah kelam masa lalunya.


“Apakah Kakak tahu nama senjata yang digunakan Raja Xiao Long?” tanya Chariva dengan tatapan pasaran.


“Senjata pusaka itu dikenal dengan nama sepasang golok pembantai,” jawab Casbah sambil menunjuk sepasang golok kembar yang melekat di kedua ujung rantai yang dipegang Xiao Long.


“Ternyata sepasang golok pembantai yang telah lama menghilang dari Alam Gaib berada di tangan Raja Xiao. Jangan-jangan, dia adalah Sang Pembantai Kegelapan?” sahut Nisaka mengerutkan kening.


Berbeda dengan Chariva yang belum pernah mendengar tentang sepasang golok pembatai, Nisaka sepertinya pernah mendengar tentang senjata pusaka itu sekaligus siapa pemilik dari senjata pusaka yang sangat mengerikan itu.


“Benar! Raja Xiao adalah Sang Pembantai Kegelapan. Sebelum ia menjadi seorang Raja, ia adalah seorang pembunuh yang sangat ahli. Setiap kali ia mengeluarkan sepasang golok pusaka miliknya, maka semua musuhnya akan segera kehilangan kepala. Namun, ada yang sesuatu yang hilang dalam gosip yang beredar luas di masyarakat,” jawab Casbah menyisakan rasa penasaran.


“Hilang?! Apakah itu berkaitan dengan pensiunnya Raja Xiao dari profesinya sebagai seorang pembunuh lalu berubah menjadi seorang Raja yang adil dan bijaksana?” balas Chariva bertanya. Sedangkan Nisaka hanya menatap Casbah seakan-akan sedang menunggu jawaban.

__ADS_1


“Orang-orang yang dibunuh oleh Raja Xiao hanyalah orang-orang yang telah bersekutu dengan iblis. Jika tidak segera dimusnahkan, maka seluruh Alam Gaib ini pasti telah jatuh ke tangan Bangsa Iblis sejak lama. Namun, ada beberapa orang yang dengan sengaja menghilangkan informasi sepenting dari sejarah sehingga Sang Pembataian Kegelapan dianggap sebagai orang jahat dan terusir dari masyarakat,” jelas Casbah.


“Kenapa kau bisa tahu sedetail itu?” sahut Nisaka dengan tatapan curiga.


“Karena aku adalah Raja yang menangkap Xiao Long dan menghentikan pembunuhan berantai waktu itu. Dan … Di saat aku akan memberikan hukuman mati pada Xiao Long, Divine Beast Zaha tiba-tiba muncul dan menghentikanku. Ia lalu membaca ingatan Xiao Long dan membawanya pergi untuk diangkat menjadi murid setelah tahu alasan yang sebenarnya dibalik tindakan Xiao Long yang cukup mengerikan,” jawab Casbah mengingat kembali setiap kejadian yang hampir ia lupakan karena semua kejadian itu telah berlalu hampir ratusan tahun.


“Divine Beast Zaha sampai datang langsung untuk menyelamatkan Raja Xiao?! Sepertinya Raja Xiao adalah manusia memiliki kemampuan yang sangat istimewa di masa lalu hingga Divine Beast Zaha mau mengangkatnya menjadi murid.” Chariva mengernyitkan kening, menganalisa semua kata-kata yang diucapkan Casbah. Menurutnya apa yang terjadi pada Xiao Long terlalu istimewa.


“Xiao Long bukan hanya memiliki elemen tanah dan elemen logam saja. Tapi, ia juga memiliki elemen angin, petir, api, air, es, cahaya dan juga kegelapan. Kondisinya saat mirip dengan Heilong saat ini yang memiliki berbagai elemen kultivasi. Salain itu, ia juga sangat ahli dalam hal Alkimia dan membuat formasi sihir. Namun, hal yang paling penting adalah ia memiliki kekuatan fisik seekor naga. Hal itulah yang membuat Xiao Long tidak mudah dibunuh walaupun semua Raja Alam Gaib menyatukan kekuatan untuk melawannya.”


Jawaban dari Casbah membuat Nisaka dan Chariva bergetar karena tak percaya. Bagaimana mungkin seorang manusia bisa memiliki keahlian dan elemen kultivasi sebanyak itu?


Akan tetapi, di mata mereka berdua, Xiao Long hanyalah manusia biasa walaupun kekuatan yang ia miliki melebihi samua kultivator di Alam Gaib ini.


“Jika apa yang kau katakan itu memang benar, lalu dimana perginya ke-tujuh elemen yang lain,” tanya Nisaka yang masih belum bisa percaya walaupun orang yang mengucapkan hal ini adalah seorang Raja yang dikenal sangat jujur. Sebab, semua ini terlalu tidak masuk akal.


Yang membuat Nisaka semakin ragu adalah tentang keberadaan elemen kultivasi yang pernah dimiliki Xiao Long. Bagaimana bisa elemen kultivasi yang telah dimiliki oleh seseorang bisa diambil begitu dari tubuhnya?


Sebab, semua kultivator pasti tahu bahwa elemen kultivasi ada bahan untuk membentuk sebuah Dunia Jiwa. Jika elemen kultivasi itu sampai hilang, maka Dunia Jiwa yang dimiliki seorang kultivator akan melemah dan bisa runtuh kapan saja.

__ADS_1


“Demi keseimbangan Alam Gaib, Divine Beast Zaha memerintahkan Raja Xiao untuk menyegel ke-tujuh elemen yang ia miliki di suatu tempat dan hanya boleh digunakan di saat yang paling berbahaya dalam hidupnya.” Casbah berhenti sejenak lalu menatap ke arah Xiao Long berdiri dan tersenyum. “Kalian berdua akan segera melihat kekuatan sebenarnya dari Raja Xiao.”


Chariva dan Nisaka tidak lanjut mengajukan pertanyaan dan mengikuti arah kemana Casbah memandang. Sebab, Casbah sepertinya tidak berniat untuk mengungkapkan dimana Xiao Long menyimpan kekuatannya dan setiap jawaban dari Casbah juga membuat mereka berdua semakin penasaran.


**


“Kau benar-benar mencari kematian. Dengan keluarnya sepasang golok pusakaku ini, maka kematianmu benar-benar telah ditentukan. Dryad …!! Kau pasti akan mati dengan cara yang sangat mengenaskan hari ini!”


Xiao Long lalu melemparkan senjata pusakanya ke langit sambil membaca sebuah mantra dengan bahasa kuno yang hanya diketahui oleh para dewa.


Senjata pusaka itu terus berputar-putar di atas kepala Xiao Long dengan rantai berwarna hitam yang menghubungkan sepasang golok pusaka itu sebagai porosnya.


Saat kedua telapak tangan Xiao Long saling bertemu setelah membaca mantera, tekanan energi yang sangat kuat langsung berhembus dari dalam rantai yang menghubungkan kedua golok pusaka itu. Seakan-akan di dalam rantai itu tersembunyi kekuatan yang sangat luar biasa dan sanggup mengguncang langit.


Seketika, langit mulai bergemuruh dan bumi juga ikut berguncang seolah-olah sedang ketakutan.


******


Mungkin ada yang penasaran kenapa cerita tentang Xiao Long dibuat sedikit lebih dalam. Hal ini bukan karena tanpa tujuan, tapi karena saya berencana menulis sebuah novel yang membahas tentang Xiao Long setelah novel LDP tamat.

__ADS_1


__ADS_2