LEGENDA DEWA PEDANG S2

LEGENDA DEWA PEDANG S2
V5 # CH 266 SEORANG MANUSIA LEBIH BAIK DARIPADA DIRIMU


__ADS_3

Duel yang cukup sengit antara Bianca melawan Nero sudah berlangsung lebih dari tiga jam. Namun, mereka berdua sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda kelelahan ataupun kehabisan Qi kosmik. Pantas saja di dalam Pagoda Raja Api mereka berdua selalu bersaing untuk merebutkan posisi pertama sebagai Raja Api paling kuat di dalam Pagoda Raja Api.


Nero segera melompat ke langit lalu merentangkan kedua tangannya lebar-lebar. Ia berusaha menyerap semua energi alam yang ada di sekitar tempat ini untuk diubah menjadi energi api. Tapi, ia harus mencampur energi alam ini dengan energi kegelapan yang tersimpan di dalam dantiannya agar bisa tercipta sebuah api hitam yang sepanas api neraka.


Sementara itu, Bianca tetap berdiri dengan tenang di tempatnya dan sama sekali tidak menurunkan kewaspadaannya sedikitpun. Sebab, Nero bisa menyerang kapan saja dan dengan kekuatan yang sangat mengerikan.


Setelah berhasil mengisi energi api hitam sampai penuh di dalam Dantiannya, kedua mata Nero kembali menatap ke arah Bianca dan seketika itu juga dibuat terpesona dengan kecantikan Bianca yang tak pernah berubah walaupun sudah ratusan tahun.


Apalagi Bianca saat ini menggunakan pakaian khas miliknya yang sangat digemari Nero yaitu sebuah kimono berwarna putih yang selaras dengan warna kulitnya yang seputih mutiara dan rambutnya yang sehitam malam.


“Aku sangat tidak rela jika gadis secantik ini akan jatuh ke tangan Bangsa Manusia. Sebab, biar bagaimana juga ia masih termasuk dalam golongan Ras Beast sama sepertiku. Aku harus mendapatkan dia biar bagaimanapun caranya,” gumam Nero geram sambil mengepalkan tangan kanannya. Aura membunuh yang kuat tiba-tiba memancar dari tubuh Nero saat teringat bahwa Bianca lebih memilih seorang manusia daripada dirinya.


Bianca terlihat tidak tatapan Nero yang terkesan cabul dan merendahkan harga dirinya. Apalagi, penilaian pada Nero saat ini telah berubah menjadi sebuah kebencian yang membara karena pengkhianatan terhadap Pagoda Raja Api dan juga Divine Beast Lambda.


“Jangan menatapku seperti itu jika kau tidak ingin kedua matamu terlepas dari tempatnya,” tegur Bianca dengan suara sedingin es.


Nero pun segera tersadar dan menyeringai alih-alih untuk menutupi keterkejutannya yang hampir membuatnya salah tingkah. “Aku hanya merasa kasihan jika sekuntum bunga seindah dirimu akan jatuh ke tangan seorang manusia dan akan segera dirusak dengan begitu mengenaskan.”

__ADS_1


“Diam!! Seorang manusia lebih baik daripada seekor Beast yang telah bersekutu dengan para iblis karena saat kau bersekutu dengan para iblis, kau telah kehilangan kebebasan dan harga dirimu. Sebab, semua tindakan yang akan kau lakukan selanjutnya akan selalu dipengaruhi oleh hawa iblis yang ada di dalam dirimu.”


Bianca segera mengeluarkan kekuatan api miliknya karena ia merasa bahwa pertarungannya dengan Nero harus segera diakhiri sebelum bala bantuan dari Bangsa Iblis datang ke tempat ini.


Api berwarna putih yang secerah sinar matahari langsung memancar dengan kuat dari tubuh Bianca. Bahkan pakaian yang ia kenakan juga langsung terbakar sampai habis dan digantikan dengan aura energi api yang sangat panas dan menyilaukan.


Nero yang tidak kuat menahan pancaran aura energi api dari tubuh Bianca, segera memejamkan kedua matanya sebelum mata itu terbakar dan kehilangan cahayanya.


Tubuh Bianca pun akhirnya berubah menjadi seekor Unicorn setelah semua aura energi api itu kembali masuk ke dalam tubuhnya.


“Diam!! Jika kau masih ingin bertarung maka keluarkan semua kemampuan yang kau miliki. Jika tidak, maka segera tinggalkan tempat ini. Ingat! Sekarang kita berdua bukan lagi teman baik karena aku sangat jijik dengan Bangsa iblis dan semua sekutunya.”


Bianca tidak ingin terlalu banyak bicara dengan Nero karena ia takut bahwa niatnya untuk membunuh Nero akan goyah karena Nero juga terkenal dengan mulutnya yang terlalu manis. Bahkan Raja Api Lilla pun pernah terjerat dengan rayuan Nero walaupun akhirnya tidak terjadi apa-apa di antara mereka berdua.


Amarah Nero seketika itu juga langsung meledak saat mendengar ucapan Bianca yang menyatakan bahwa dia saat ini sangat jijik untuk melihatnya.


Hawa Iblis yang ada di dalam tubuh Nero meluap-luap tak terkendali bersamaan dengan aura api hitam yang terus meledak seakan-akan ingin menggapai langit.

__ADS_1


Hanya dalam waktu beberapa menit, Nero telah menghilangkan wujud manusianya dan kembali ke wujud aslinya yaitu seekor Naga raksasa yang berwarna hitam pekat. Bahkan warna kedua matanya juga sangat hitam.


Namun, yang menarik perhatian Bianca adalah sepasang tanduk Naga yang ada di atas kepala Nero karena sepasang tanduk itu tidak berwarna hitam pekat seperti warna sisik naga yang ada di sekujur tubuhnya, melainkan berwarna perak seperti inti sebuah bintang mati.


“Ras Naga Eternal?!” Bianca terlihat cukup terkejut sampai tak sadar bahwa ia telah menyebutkan nama salah satu ras naga yang paling kuat.


Kedua mata Nero yang dipenuhi dengan niat membunuh setelah berada di dalam wujud aslinya langsung menatap tajam ke arah Bianca. “Ya! Aku memang berasal dari Ras Naga Eternal. Naga yang paling berkuasa di Dunia Bawah dan merupakan Ras dari keturunan Raja Iblis Dunia Bawah.”


Suara Nego menggelegar di seluruh area medan perang. Ia terlihat sangat bangga saat mengumumkan status aslinya sebagai bagian Bangsa Iblis dan membuat semua prajurit iblis yang ada di seluruh area medan perang Benua Timur menjadi bersemangat kembali.


“Ternyata kau bukanlah seorang pengkhianat. Tapi, kau adalah seorang penyusup. Karena itu, tidak ada ampun lagi bagi iblis sepertimu. Aku akan mengantarmu pergi ke neraka sekarang juga. Mati!!”


Kebencian Bianca terhadap Nero menjadi semakin dalam karena ia tidak pernah menyangka bahwa Nero sebenarnya berasal dari Bangsa Iblis dan sengaja menyamar untuk dapat menyusup ke Benua Atlantis. Apalagi ia juga telah mencuri satu-satunya benda pusaka yang dijaga oleh Pagoda Raja Api selama ribuan tahun.


“Hanya dengan kekuatanmu yang seperti itu? Kau jangan bermimpi!! Asal kau tahu saja bahwa Ras Naga Eternal bukan hanya termasuk dalam Ras Immortal Devil. Tapi, dia juga termasuk dalam Ras Beast Iblis Purba karena di dalam darah Ras Naga Eternal mengalir darah Ras Beast Iblis Purba Naga Kegelapan Abadi.”


Bianca sama sekali tidak takut dengan ucapan Nero karena baginya Nero hari harus mati. Ia pun segera melesat ke arah Nero dengan kekuatan api berwarna putih yang meledak-ledak dan sesekali memancing kemunculan petir surgawi.

__ADS_1


__ADS_2