LEGENDA DEWA PEDANG S2

LEGENDA DEWA PEDANG S2
V4 # CH 91 STRATEGI YANG MENAKUTKAN


__ADS_3

Pasukan Kerajaan Danau Biru akhirnya sampai di depan pintu gerbang Kerajaan Siluman Serigala Bulan.


Dua orang Jenderal Kerajaan Siluman Serigala Bulan sedang berjaga di depan pintu gerbang dengan ditemani sekitar sepuluh ribu prajurit siluman serigala bulan. Jumlah ini jauh lebih besar dari jumlah pasukan Kerajaan Danau Biru yang hanya berjumlah dua ribu orang.


Jenderal serigala bulan yang berdiri di sebelah kanan bernama Jin Lang, sedangkan yang sebelah kiri bernama Yin Lang.


Kedua Jenderal Siluman Serigala Bulan menatap pasukan Kerajaan Danau Biru dengan remeh. Mereka berdua tidak habis pikir dari mana Kerajaan Danau Biru memiliki keberanian untuk menyerang Kerajaan Siluman Serigala Bulan dengan jumlah yang pasukan yang sangat sedikit.


Mereka berdua memang pernah mendengar jika Ratu dari Kerajaan Danau Biru memiliki kekuatan yang sangat tinggi. Tapi, dalam pikiran mereka berdua, bagaimana mungkin seorang manusia bisa mengalah prajurit siluman serigala bulan yang berjumlah mencapai ribuan?


“Berhenti!! Kalian semua dilarang melewati gerbang kota karena Raja kami tidak menyambut kedatangan Bangsa Manusia di Kerajaan ini. Lebih baik kalian semua pulang atau mati!”


Kedua Jenderal Siluman Serigala Bulan langsung menghentikan rombongan pasukan Kerajaan Danau Biru tanpa rasa sopan.


“Apakah Raja kalian tahu siapa yang datang bersama kami?” balas Jenderal Liu Yin yang berada di garis paling depan memimpin pasukan Kerajaan Danau Biru.


“Kalian semua datang ke tempat ini bersama dengan Ratu kalian yaitu Ratu Chariva. Tapi, Raja tidak perduli dengan Ratu Chariva dan tidak akan pernah membiarkan dia memasuki kota Kerajaan Siluman Serigala Bulan kecuali Ratu Chariva mau menemani Raja Kami di dalam kamar saat matahari sudah terbenam.” jawab Yin Lang tersenyum mengejek.


“Lancang sekali mulutmu.”


Jenderal Liu Yin sangat marah ketika Guru sekaligus Ratu yang sangat dia hormati dihina seperti itu. Dia langsung mengeluarkan pedangnya dan menyerang bagian mulut Yin Lang.


Yin Lang berusaha menghindar, namun gerakan tangan Jenderal Liu Yin saat mengayunkan pedangnya, jauh lebih cepat.


Serangan Jenderal Liu Yin akhirnya berhasil mengenai mulut Yin Lang dan mematahkan keempat gigi taringnya.

__ADS_1


Yin Lang merasakan sakit yang sangat hebat di mulutnya. Dia memegangi mulutnya sambil melihat keempat gigi taringnya yang tergeletak di tanah.


Selain cakar yang ada di kedua tangan mereka, gigi taring adalah bagian tubuh yang sangat berharga bagi Bangsa Siluman Serigala.


Gigi taring ini adalah simbol kebanggaan seorang siluman serigala dari ras manapun, sama halnya dengan mahkota seorang Raja ataupun tanduk seekor Naga.


Yin Lang menatap Jenderal Liu Yin dengan tajam dan niat membunuh yang berapi-api. “Kau harus membayar apa yang kau lakukan dengan taringku.”


“Apa yang baru saja aku lakukan adalah hukuman yang pantas bagi siapapun yang berani menghina Ratu kami. Jika kau berusaha mencari pembenaran, maka salahkan mulutmu sendiri,” jawab Jenderal Liu Yin ketus. Dia sama sekali tidak memiliki niat untuk mengobrol panjang lebar ataupun beramah tamah dengan para siluman serigala bulan ini.


...“Cakar Serigala Perak.”...


Yin Lang segera menggunakan teknik rahasianya yang mampu merubah kuku cakarnya menjadi lebih panjang dan lebih kuat.


Seketika kuku-kuku cakar Yin Lang berubah warna menjadi perak dan bertambah panjang hingga mencapai lima puluh centimeter.


Jenderal Liu Yin sama sekali tidak takut dengan ancaman Yin Lang. Karena Ratu Chariva sudah memberi perintah untuk berperang dengan Kerajaan Siluman Serigala Bulan, maka dia tidak perlu meminta ijin lagi saat dia harus membunuh Yin Lang. Dia lalu menggunakan jurus pedang rahasia untuk melawan jurus rahasia Yin Lang.


...“Pedang Bayangan Ombak.”...


Yin Lang menggerakkan cakarnya seolah-olah itu adalah sebuah pedang. Gerakannya saat menyerang sangat cepat dan semua serangan yang dia lakukan selalu mengarah ke titik vital yang ada di tubuh Jenderal Liu Yin.


Jenderal Liu Yin terlihat sangat santai saat mengayunkan pedangnya. Tapi gerakan yang terlihat santai itu sebenarnya cukup cepat dan bertenaga.


Semua serangan cakar Yin Lang dapat ditangkis dengan mudah oleh Jenderal Liu Yin. Dia juga beberapa kali mendapatkan kesempatan untuk melakukan serangan balik.

__ADS_1


**


Casbah berdiri di samping Chariva sambil melipat kedua tangannya saat menonton pertarungan antara Jenderal Liu Yin melawan Yin Lang.


“Adik, kenapa kau tidak segera memerintahkan pasukanmu untuk menyerang. Aku takut jika Raja baru mereka akan kabur melarikan diri saat kita menyibukkan diri di tempat ini. Sepertinya Raja baru mereka juga memiliki sifat yang sangat licik karena bersekutu dengan para iblis.”


“Raja baru itu tidak akan pernah bisa kabur dari tempat ini. Aku telah menggunakan kekuatanku untuk memantau seluruh bagian Kerajaan Siluman Serigala Bulan dari atas langit. Jika dia berusaha kabur, aku pasti akan segera mengetahuinya dan meminta bantuanku untuk menangkapnya.”


“Lagi-lagi kau berniat untuk memanfaatkan kemampuan teleportasiku.”


Casbah merasa tak berdaya jika harus menolak permintaan adiknya saat dia meminta dirinya untuk menggunakan teknik teleportasi walaupun kondisinya saat ini belum sepenuhnya pulih.


“Lalu apakah kau memiliki alasan khusus saat membiarkan salah satu Jenderal terbaikmu berduel dengan Jenderal dari kerajaan siluman serigala bulan?”


Chariva menganggukkan kepalanya. “Aku ingin menghancurkan semangat para prajurit siluman serigala bulan dan membangkitkan semangat para prajuritku saat salah seorang Jenderal mereka berhasil dikalahkan oleh Jenderal Liu Yin. Dalam kondisi di mana pihak musuh memiliki jumlah pasukan yang jauh lebih besar, serangan mental akan lebih berguna untuk mengurangi korban jiwa di pihak kami.”


Ternyata duel antara Jenderal Liu Yin dengan salah satu Jenderal Siluman Serigala Bulan sudah direncanakan oleh Chariva sebelumnya.


“Ternyata kau belum berubah juga. Di balik penampilanmu yang lembut, kau memiliki strategi-strategis yang sangat menakutkan di dalam pikiranmu. Menghancurkan mental para prajurit musuh sebelum peperangan di mulai, sama artinya kau sudah mendapatkan kemenanganmu bahkan saat pertempuran belum di mulai.”


“Jika aku hanya mengandalkan kekuatan saja, maka aku tidak akan pernah mampu merebut sebagian wilayah siluman serigala bulan dan mendirikan sebuah kerajaan di bagian timur. Untuk menjaga pondasi Kerajaan yang aku dirikan di luar wilayah kekuasaan Bangsa Manusia, aku harus memiliki kemampuan untuk mengatur strategi.”


Casbah cukup senang dengan strategi yang dimiliki oleh adiknya karena itu dia memutuskan untuk tidak terlalu banyak ikut campur agar tidak mengganggu strategi adiknya yang telah disusun dengan sangat rapi.


**

__ADS_1


Duel antara Jenderal Liu Yin melawan Yin Lang sudah hampir mendekati akhir.


Kondisi Yin Lang saat ini sudah sangat menyedihkan. Bukan hanya kehilangan gigi taringnya saja, tapi dia juga kehilangan semua kuku cakarnya.


__ADS_2