LEGENDA DEWA PEDANG S2

LEGENDA DEWA PEDANG S2
V5 # CH 197 TIBA DI BENUA ATLANTIS


__ADS_3

Benua Atlantis.


Heilong dan Divine Beast Lambda akhirnya sampai di Benua Atlantis setelah melakukan perjalanan melalui portal dimensi selama kurang lebih enam jam.


Jarak antara Alam Gaib yang ada di Planet Bumi dengan Benua Atlantis memanglah sangat jauh dan hampir mencapai jutaan kilometer. Untung saja, hukum ruang dan waktu yang ada di dalam portal dimensi itu dapat mempercepat waktu perjalanan mereka seolah-olah melewati jalan tol.


Setelah sampai di Benua Atlantis, mereka tidak segera turun ke daratan. Akan tetapi, mereka berdua langsung terbang ke tempat Divine Beast Shen Long yang saat ini tengah berada di depan Pagoda Raja Api.


Selama perjalanan, Heilong hanya melihat hamparan laut berwarna biru yang sangat luas dengan hiasan beberapa pantai pasir putih yang sangat indah di beberapa titik.


Sesuai dengan legenda yang telah tersebar di seluruh penjuru Bumi tantang keberadaan Benua Atlantis, Benua Atlantis ini memang di dominasi oleh lautan. Bahkan bisa dikatakan sebagai surga bagi para Beast yang hidup di air.


Setelah terbang selama dua puluh menit ke arah barat, Heilong dan Divine Beast Lambda akhirnya sampai di pusat Benua Atlantis.


Di tempat ini, Heilong melihat sebuah pulau yang luasnya setara dengan Benua Selatan Planet Dreamland dan iklim yang ada di tempat ini juga sedikit mirip yaitu dipenuhi dengan gurun pasir dan gunung berapi yang menjulang tinggi hampir menyentuh langit.


Namun di tepi pantai yang ada di sekitar Pulau ini, Heilong melihat pemandangan yang berbeda. Ia melihat hamparan pohon kelapa dan hutan bakau yang sangat luas mengelilingi pulau ini.


“Shen Long sengaja meminta para penjaga dari Pagoda Raja Api yang tinggal di pulau ini untuk membuat hutan bakau agar bisa menahan gelombang laut yang datang secara tiba-tiba. Sebab, arus air laut yang ada disekitar tempat ini kadang berubah secara tiba-tiba dan menimbulkan gelombang air yang sangat tinggi hingga mencapai puluhan meter,” jelas Divine Beast Lambda saat melihat Heilong tertarik dengan hutan bakau yang ada sekitar pantai ini.


Heilong lalu melihat area yang ada di tengah pulau dan menemukan sedikit keanehan. Ia pun lalu bertanya. “Di mana letak pemukiman penduduk yang tinggal di Benua Atlantis ini? Kenapa aku hanya melihat Pagoda Raja Api saja di Pulau ini?”


“Pulau ini sebenarnya area terlarang di Benua Atlantis. Karena itu penduduk yang memiliki tingkat kultivasi biasa-biasa saja tidak boleh memasuki pulau ini. Dan, Pulau ini juga dijaga secara khusus oleh Shen Long serta delapan Raja Api yang tinggal di dalam Pagoda Raja Api,” jawab Divine Beast Lambda menunjuk ke arah Pagoda Raja Api yang bisa terlihat dengan jelas dari tempat ini.


“Area terlarang?! Apakah pulau ini memiliki hubungan dengan Bangsa Iblis?” tebak Heilong karena Divine Beast Genbu pernah mengatakan padanya bahwa di puncak Pagoda Raja Api terdapat sebuah senjata pusaka yang memancarkan hawa iblis.


“Itu dulu, sekarang senjata itu telah hilang dari Pagoda Raja Api. Namun, para pendiri yang ada di Benua Atlantis ini masih belum mengetahui hal itu karena itu mereka masih enggan untuk memasuki pulau ini.”

__ADS_1


Divine Beast Lambda lalu membawa Heilong terbang menuju sebuah tebing yang ada di samping Pagoda Raja Api. Jaraknya mungkin hanya sekitar lima puluh meter saja dari Pagoda Api.


Di puncak tebing itu ada sebuah lubang yang sangat besar dan tak bisa dilihat ujungnya. Di sekitar lubang itu juga terdapat sebuah formasi besar elemen cahaya yang memancar aura yang sangat agung. Sudah jelas bahwa formasi besar itu dibuat oleh Shen Long karena hanya dia saja Divine Beast yang memiliki kekuatan elemen cahaya di Benua Atlantis ini.


Divine Beast Lambda lalu menunjuk lubang besar itu. “Lubang itu adalah portal dimensi lain di Benua Atlantis ini yang menghubungkan tempat ini dengan Dunia Bawah.”


“Jadi, Benua Atlantis ini memiliki lebih dari satu portal dimensi yang menuju ke Dunia Bawah?” balas Heilong.


“Tepat sekali. Awalnya Benua Atlantis ini hanya memiliki satu portal dimensi saja yang berhubungan dengan Dunia Bawah dan portal dimensi itu berada di bawah penjagaanku. Namun, beberapa bulan yang lalu sebuah portal dimensi lain yang menghubungkan Benua Atlantis dan Dunia Bawah, muncul di dekat Pagoda Api in,” jawab Divine Beast Lambda berat seperti mengingat kembali hal yang ingin ia lupakan.


“Tidak mungkin portal dimensi ini muncul begitu saja. Pasti ada sesuatu yang memicu kemunculan portal dimensi ini. Apakah hal ini berhubungan dengan hilangnya pusaka yang ada di puncak Pagoda Raja Api,” lanjut Heilong bertanya. Entah kenapa ia merasa sangat penasaran walaupun ia tahu bahwa Divine Beast Lambda sebenarnya berusaha menghindar dari pertanyaan ini.


“Kamu benar memang ada sesuatu yang memicu kemunculan dari portal dimensi ini dan itu adalah ulah dari murid kesayanganku sendiri yang bernama Nero. Dia telah mencuri Pedang Penguasa Neraka dan membuat sebuah portal dimensi untuk melarikan diri ke Dunia Bawah,” jawab Divine Beast Lambda terlihat sangat sedih hingga matanya berkaca-kaca.


Heilong akhirnya mengerti maksud dari pertanyaan Divine Beast Lambda saat mereka berdua berada di dalam portal dimensi. Pengkhianat yang membuat hidup Divine Beast Lambda terasa hancur kemungkinan besar adalah Nero.


Swosh …


Mereka semua ternyata adalah anggota dari delapan Raja Api yang menjaga Pagoda Raja Api, tapi jumlah yang datang ke tempat ini tidak lengkap.


“Apakah Shen Long yang menyuruh kalian semua datang ke tempat ini?”


“Benar, Dewi. Divine Beast Shen Long telah memerintahkan kami semua untuk menyambut kedatangan anda begitu merasakan kehadiran anda di sekitar Pagoda Raja Api dan meminta anda untuk segara menemui Divine Beast Shen Long.”


Divine Beast Lambda menganggukkan kepala karena ia tahu bahwa Shen Long ingin segera bertemu dengan Heilong. Ia lalu menatap mereka semua dan menemukan ada sesuatu yang kurang. “Di mana Lilla dan Binca? Apakah kedua gadis kecil itu sedang menghadapi masalah sehingga tidak dapat menyambut kedatanganku?”


Lilla dan Bianca memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Divine Beast Lambda karena mereka berdua adalah murid Divine Beast Lambda yang seangkatan dengan Nero. Namun, Nero memiliki kekuatan yang lebih baik dari mereka berdua walaupun akhirnya harus membuat Divine Beast Lambda merasa sangat kecewa.

__ADS_1


“Lapor, Dewi. Lilla dan Bianca telah diperintahkan Divine Beast Shen Long pergi ke Planet Dreamland untuk menjaga wilayah bagian Timur dan Utara Planet itu karena Nero telah muncul di Planet Dreamland,” jawab salah satu Raja Api.


“Bagus 'lah kalau begitu. Dengan adanya empat kultivator tingkat God yang menjaga Planet Dreamland di masing-masing Benua. Nero dan Jenderal Iblis Zed Bailian pasti akan berpikir ulang untuk melakukan serangan.” kedua mata Divine Beast Lambda memancarkan kebencian saat mengucapkan nama Nero. Bahkan niat membunuh sempat memancar dari tubuhnya.


“Apakah Planet Dreamland telah memiliki dua orang kultivator tingkat God?” sahut Heilong yang penasaran saat mendengar ada empat orang kultivator tingkat God di Planet Dreamland. Padahal yang pergi ke Planet itu hanyalah Bianca dan Lilla.


“Xin Ye dan Feng Tzuyu telah berhasil menerobos ke Tingkat God beberapa bulan yang lalu dan mereka berdua saat ini sedang menjaga wilayah Kerajaannya masing-masing. Xin Ye menjaga wilayah bagian Barat dan Feng Tzuyu menjaga wilayah bagian Selatan,” jawab Divine Beast Lambda melihat ke arah Heilong.


Heilong merasa sangat bahagia akhirnya ia mendapatkan kabar baik tentang orang-orang terdekatnya.


“Siapa manusia ini Dewi?”


Semua Raja api melihat ke arah Heilong setelah karena dia berani memotong obrolan di antara mereka dengan Divine Beast Lambda.


“Dia adalah Heilong. Manusia terpilih yang memiliki tugas untuk memusnahkan para iblis. Kalian semua coba perkenalkan diri kalian pada Heilong,” seru Divine Beast Lambda pada semua Raja Api.


Semua Raja Api itu pun mulai memperkenalkan diri mereka pada Heilong.


“Raja Api Merah, Aka.”


“Raja Api Biru, Ao.”


“Raja Api Jingga, Arancione.”


“Raja Api Kuning, Giallo.”


“Raja Api Hijau, Verde.”

__ADS_1


Heilong merasa sudah tidak asing lagi dengan nama-nama yang dimiliki oleh para Raja Api ini karena nama mereka semua mirip dengan mantera yang diucapkan Kaisar Feng Cheng saat ia menggunakan jurus andalannya.


“Namaku, Heilong. Aku adalah manusia yang berasal dari Bumi dan Dreamland.” Heilong juga memperkenalkan dirinya dengan suara lantang dan penuh keyakinan walaupun ia sendiri kurang yakin dengan apa yang telah ia ucapkan karena setiap manusia seharusnya hanya berasal dari satu Planet saja.


__ADS_2