LEGENDA DEWA PEDANG S2

LEGENDA DEWA PEDANG S2
V4 # CH 33 BERKAH ALAM


__ADS_3

Singa Emas raksasa itu langsung kembali ke wujud Raja Singa Bulu Emas setelah mendapat serangan pedang Amukan Badai Api milik Heilong. Dia kembali ke wujud aslinya karena semua Qi yang ada di tubuhnya telah habis digunakan untuk menahan tekanan hawa panas dari api milik Heilong.


Mao Shizi terlihat terkejut karena Ayahnya bisa di kalahkan oleh Heilong hanya dengan beberapa gerakan jurus pedang saja. Diapun langsung berlari menghampiri ayahnya yang terjatuh di luar Ring lalu membantunya duduk.


“Ayah, apa Ayah tidak apa-apa?” tanya Mao Shizi cemas.


“Aku tidak apa-apa. Ini hanyalah luka bakar ringan. Untung saja aku tadi sempat membuat perisai dari energi tanah untuk melapisi tubuh ayah, jadi luka yang aku terima tidak terlalu parah,” jawab Raja Singa Bulu Emas.


Mao Shizi langsung menatap tajam ke arah Heilong. “Apakah kau berniat membunuh Ayahku?”


“Aku sama sekali tidak berniat untuk membunuh Ayahmu. Bukankah tadi aku sudah memberikan peringatan bahwa aku tidak bisa mengendalikan kekuatanku jika aku sedang dalam keadaan bahaya. Kalau saja ayahmu tidak berniat untuk membunuhku, maka aku tidak mungkin akan mengeluarkan serangan dengan kekuatan sebesar itu,” balas Heilong.


Raja Singa Bulu Emas menggelengkan kepalanya dan memberikan sebuah alasan yang terdengar masuk akal agar Putrinya tidak mengetahui niatnya untuk membunuh Heilong.


“Ini semua memang salah Ayah. Sepertinya Ayah sudah terlalu berlebihan ketika menyerangnya karena Ayah ingin melihat sampai di mana batas kekuatan yang dimiliki pemuda ini. Sebab, Raja Banteng Api bukanlah lawan yang mudah untuk ditaklukkan. Jika pemuda ini tidak memiliki kekuatan yang cukup, maka dia akan mati sia-sia ketika bertarung melawan Raja Banteng Api.”


Heilong melirik Raja Singa Bulu Emas dan tersenyum sinis. Dalam hatinya, sebenarnya dia sangat marah pada Raja Singa Bulu Emas karena tidak berani jujur dengan apa yang telah dia lakukan. Tapi, dia juga mengerti bahwa Raja Singa Bulu Emas tidak mau terlihat buruk di depan Putrinya.


“Tenang saja, Putri. Aku akan menggunakan kekuatanku untuk menyembuhkan luka bakar yang ada di tubuh ayahmu. Karena lukanya tidak terlalu parah, seharusnya dalam beberapa menit saja seluruh luka bakar itu akan segera sembuh.”


Raja Singa Bulu Emas langsung menatap Heilong seakan-akan tidak percaya dengan apa yang telah dia dengar. Sebab, Heilong pernah berkata bahwa dia bukanlah seorang tabib dan selain ilmu beladiri, dia hanya memahami tentang masakan.


“Apakah kau serius dengan ucapanmu barusan? Kau benar-benar bisa menyembuhkan semua luka bakar yang ada di tubuhku ini?”

__ADS_1


“…” Heilong hanya menjawab dengan anggukan kepala.


Saat inilah, Mao Shizi akhirnya ingat bahwa Heilong memiliki kekuatan elemen air. “Sepertinya dia benar-benar bisa menyembuhkan semua luka bakar yang ada di tujuh Ayah. Apakah ayah sudah lupa dengan jurus yang pertama kali dia gunakan saat dia bertarung melawan ayah.”


“Benar juga. Saat bertarung melawanku, jurus pertama yang dia gunakan adalah jurus pedang dengan kekuatan elemen air. Jangan-jangan kau telah mendapat warisan teknik penyembuhan elemen air milik Divine Beast Aurora,” tebak Raja Singa Bulu Emas sambil menunjuk Heilong.


“Aku memang memiliki teknik penyembuhan elemen air. Tapi, aku tidak mendapatkan teknik itu dari Divine Beast Aurora karena aku tidak pernah bertemu secara langsung dengan Divine Beast Aurora. Sebab, yang aku jumpai saat pertama kali datang ke Alam Gaib ini adalah wujud bayangannya saya. Dan tujuanku datang ke Alam Gaib ini adalah untuk menemui Divine Beast Aurora,” jelas Heilong.


“Ternyata tujuanmu pergi ke Tanah Abu-abu adalah agar kau bisa melewati perbatasan itu dan melanjutkan perjalananmu ke Tanah Hijau,” sahut Mao Shizi.


“Benar sekali karena Tanah Abu-abu adalah satu-satunya pintu masuk menuju ke tanah Hijau. Jadi mau tidak mau, aku harus tetap pergi ke Tanah Abu-abu agar tujuanku datang ke Alam Gaib ini bisa tercapai,” jawab Heilong.


“Kalau begitu aku tidak bisa mengantarmu sampai ke tempat tujuanmu karena wanita yang bukan penduduk asli Tanah Hijau dilarang masuk ke wilayah itu. Aku hanya bisa mengantarmu sampai wilayah Tanah Abu-abu dan menunggumu di sana sampai kau kembali.”


Heilong sedikit terkejut setelah mendengar jawaban dari Putri Mao Shizi karena Divine Beast Aurora tidak mengatakan larangan seperti itu ketika dia datang untuk menunjukkan peta wilayah Alam Gaib.


“Aku tidak tahu. Tapi, larangan itu sudah tertulis dengan jelas di depan pintu gerbang Tanah Hijau. Kau bisa menanyakan hal itu secara langsung pada Ratu Nisaka jika kau sudah sampai di Tanah Hijau.”


“Apakah Ratu Nisaka itu adalah penguasa dari Kerajaan yang ada Tanah Hijau?”


“Benar. Saat kau bertemu dengannya aku harap kau bisa menjaga pandanganmu. Atau kau tidak akan pernah bisa melihat keindahan dunia ini lagi.”


Setelah mengobrol cukup panjang dengan Mao Shizi tentang Tanah Hijau, bukannya sebuah jawaban yang didapatkan oleh Heilong. Tapi, sebuah misteri baru yang membuat dirinya menjadi penasaran dan semakin ingin untuk segera pergi ke Tanah Hijau.

__ADS_1


“Baiklah aku akan menyembuhkan Ayahmu terlebih dahulu lalu kembali melanjutkan obrolan kita setelah ini.”


Heilong lalu merentangkan kedua telapak tangannya dan mengarahkannya ke depan menuju ke tempat Raja Singa Bulu Emas terduduk.


Ini adalah pertama kalinya dia menggunakan teknik penyembuhan elemen air untuk menyembuhkan orang lain. Meskipun dia sudah sering melatih teknik ini, tapi dia harus mengatur energi elemen air yang dia gunakan agar jangan sampai berlebih. Karena jika sampai berlebih, energi air itu malah akan berubah menjadi racun yang merusak titik-titik meridian dari orang yang akan disembuhkan.


Aura berwarna biru mulai menyelimuti kedua telapak tangan Heilong dan memancarkan energi kehidupan dalam jumlah yang sedikit.


...“Jurus Berkah Alam.”...


Aura berwarna biru itu langsung memancar keluar seperti sebuah air mancur dan menghujani tubuh Raja Singa Bulu Emas.


Luka bakar yang ada di tubuh Raja Singa Bulu Emas langsung disembuhkan dan menghilang tanpa meninggalkan bekas sedikit pun ketika aura berwarna biru ini menyentuh permukaan luka yang ada di tubuh Raja Singa Bulu Emas.


“Sungguh suatu keajaiban. Itu memang benar-benar Jurus Berkah Alam yang merupakan salah satu jurus yang ada di dalam Teknik Penyembuhan Elemen Air. Meskipun energi kehidupan yang memancar dari jurus itu masih sangat kecil. Apakah kau belum menguasai teknik dengan sempurna?” ucap Raja Singa Bulu Emas bertanya karena kagum setelah melihat jurus penyembuhan yang digunakan Heilong.


“Aku tidak bisa menguasai jurus-jurus yang ada di dalam teknik ini dengan sempurna. Selain, jurus yang pertama yaitu Jurus Restorasi Jiwa karena aku tidak memiliki benih elemen air yang utuh,” jawab Heilong.


“Itu tidak menjadi masalah. Mungkin Divine Beast Aurora memintamu untuk menemuinya agar kau bisa mendapatkan benih elemen air yang utuh sehingga kau bisa menguasai Teknik Penyembuhan Elemen air itu dengan sempurna,” sahut Mao Shizi.


Hanya dalam waktu dua menit, semua luka bakar yang ada di tubuh Raja Singa Bulu Emas telah berhasil di sembuhkan oleh Heilong.


Mereka bertiga akhirnya kembali masuk ke dalam Istana untuk menyusun rencana pergi ke Tanah Merah.

__ADS_1


*****



__ADS_2