
“Aku tidak akan pernah membiarkanmu bisa hidup dengan tenang. Akan aku hancurkan kultivasiku dan membuatmu menjadi seorang manusia tak berguna,” ancam Jenderal Iblis Nox dengan hawa membunuh yang meluap-luap.
Kehilangan kultivasi adalah hal yang paling ditakuti oleh seorang kultivator dan Jenderal Iblis Nox berniat menggunakan hal ini untuk mengancam dan meruntuhkan mental Heilong. Akan tetapi, perhitungannya sepertinya salah karena Heilong tak terlihat takut sedikitpun.
“Jika kau memang mampu melakukan hal itu maka lakukanlah! Jangan terus berkokok seperti seekor ayam yang ketakutan saat melihat matahari terbit,” balas Heilong menantang.
Jenderal Iblis Nox segera memusatkan pikirannya dan mengatur agar Qi yang tersimpan di dalam dantiannya dapat terfokus ke kepalan tangan kanannya karena ia ingin membunuh Heilong dengan tinju yang sangat mematikan.
Aura energi kegelapan yang sangat kuat langsung menyelimuti tangan kanannya dan membuat benda apapun yang ada di dekatnya menjadi menghitam dan layu karena pengaruh dari racun hawa iblis yang tersembunyi di balik energi kegelapan itu.
Jenderal Iblis Nox lalu menghantamkan tinjunya yang berukuran raksasa ke arah Heilong yang di matanya hanyalah sebesar semut.
Boom ...
Heilong menahan tinju itu dengan kepalan tangan kanannya yang masih menggenggam pedang aura elemen es. Ia terlihat begitu santai saat menahan serangan Jenderal Iblis Nox padahal kekuatan tinju yang dihasilkan oleh kepalan tangan raksasa Jenderal Iblis Nox memiliki berat ratusan ton.
“Jadi hanya dengan kekuatan seperti ini kau berniat untuk menghancurkan kultivasi yang aku miliki? Aku sarankan kau untuk segera bangun dari tidurmu dan berhentilah bermimpi.” Heilong masih diam di tempat sambil menahan tinju Jenderal Iblis Nox. Namun, ucapannya berhasil membuat Jenderal Iblis Nox menjadi semakin marah.
“Tutup mulutmu! Ini hanya sekedar pemanasan saja,” teriak Nox kesal.
“Oh … Jadi hanya sekedar pemanasan saja kau sampai menghancurkan senjata pusaka yang kau miliki. Kalau begitu aku juga akan melakukan pemanasan.”
Heilong lalu menarik tangan kanannya mundur sejenak dan segera menghentakkan ke depan dengan kuat saat Jenderal Iblis Nox terlihat lengah.
Jenderal Iblis Nox yang kurang waspada akhirnya tersungkur ke belakang dan kembali terjatuh. Ia sama sekali tidak mengira bahwa Heilong akan melakukan gerakan seperti ini. Sebab, gerakan itu memanfaatkan kekuatan lawan untuk melakukan serangan balik.
Beberapa prajurit iblis yang melihat Jenderal Iblis Nox terjatuh bahkan sempat tertawa saat melihat kejadian ini. Padahal Jenderal Iblis Nox adalah pimpinan dari Ras mereka. Hal ini tentu saja membuat Jenderal Iblis Nox menjadi sangat malu dan kehilangan harga dirinya di mata ras nya sendiri.
Jenderal Iblis Nox segera bangkit sambil menahan rasa malu. Ia lalu menyatukan kedua tangannya dan kembali menyerang Heilong dengan kekuatan penuh.
__ADS_1
Heilong tak bergeming sedikitpun dari tempatnya meskipun ia tahu bahwa tinju Jenderal Iblis Nox kali ini memiliki kekuatan yang lebih besar dari sebelumnya karena menggunakan dua buah kepalan tangan yang disatukan sehingga kekuatan yang dihasilkan akan meningkat hingga dua kali lipat.
Ia kembali berhasil menahan serangan mematikan dari Jenderal Iblis Nox. Namun, permukaan tahan di bawah kakinya langsung retak dan sedikit menurun kerena tak kuat menahan tekanan kekuatan yang sebesar ini.
“Sepertinya kau baru akan mengerti sebesar apa perbedaan kekuatan tempur yang kita miliki setelah aku menghancurkan kedua tanganmu ini.”
Heilong ingin segera mengakhiri pertarungannya dengan Jenderal Iblis Nox karena ia bisa melihat dari jauh bahwa Feng Tzuyu sudah mulai kehabisan Qi karena Ignis terus melakukan serangan-serangan yang sangat mematikan.
“Coba saja jika kau mampu!” balas Nox sombong.
Heilong segera mengeluarkan Sayap Kaisar Phoenix dan menggerakkan pedang aura elemen api yang ada di tangan kirinya.
Suhu udara yang ada di sekitar tempat ia berdiri seketika meningkat dengan sangat cepat seolah-olah matahari telah turun ke Planet ini.
...“Pedang Racun Api.”...
Ratusan pedang api langsung muncul dan menghantam kedua tangan Jenderal Iblis Nox dan meninggalkan banyak sekali luka yang begitu dalam.
...“Mata Iblis Penghancur Langit.”...
Mata Jenderal Iblis Nox langsung memancarkan kekuatan api dan kegelapan yang sangat pekat lalu menembakkan sebuah sinar yang memiliki daya hancur mengerikan ke arah Heilong.
Heilong pun segera bertindak cepat untuk melindungi dirinya karena ia merasa sedikit ancaman dari serangan Jenderal Iblis Nox kali ini. Ia kembali menggunakan jurus pedang elemen api untuk menahan serangan ini.
...“Pedang Amukan Badai Api.”...
Sebuah badai api dahsyat segera muncul dan menabrak sinar yang muncul dari mata Jenderal Iblis Nox dan membelokkan arah serangannya karena jurus rahasia itu memiliki tekanan yang sangat kuat.
Boom ...
__ADS_1
Serangan Jenderal Iblis Nox akhirnya menghantam sebuah gunung berapi yang ada di dekat medan perang dan gunung berapi itu langsung menghilang dan berubah menjadi debu.
Heilong kembali mengayunkan pedang aura elemen api di tangan kanannya dengan gabungan kekuatan dari api phoenix. Ia berniat menjadikan seragan ini sebagai serangan terakhir dan langsung membunuh Jenderal Iblis Nox dengan sekali tebasan.
...“Pedang Badai Racun Api.”...
Hembusan angin yang membawa ratusan pedang api sepanjang satu meter langsung menghantam tubuh Jenderal Iblis Nox.
Ratusan pedang api itu terus menghujani tubuh Jenderal Iblis Nox tanpa ampun dan berhasil menembus lapisan kulitnya yang sangat tebal.
Luka-luka sangat dalam seketika memenuhi sekujur tubuh Jenderal Iblis Nox dan mengalirkan darah berwarna hitam pekat tanpa henti.
Kali ini Jenderal Iblis Nox benar-benar telah kehilangan semua kekuatannya. Bahkan ia sudah tak sanggup lagi mengerakkan bagian tubuhnya dan hanya bisa berdiri mematung.
“Sudah saatnya mengakhiri semua ini.”
Heilong lalu menyimpan kembali kedua pedang aura yang ada di tangannya dan segera mengepalkan tinjunya yang sudah dipenuhi dengan gabungan kekuatan antara api unicorn dan api phoenix.
...“Tinju Pemusnah Iblis.”...
Tangan kanan Heilong yang dipenuhi dengan cahaya dan berkobar bagaikan sebuah api surgawi langsung menghantam kepala Jenderal Iblis Nox dan menghancurkannya hingga berubah menjadi abu.
Api phoenix dan Api Unicorn yang ada didalam serangan itu langsung menyerap semua hawa iblis yang ada di dalam tubuh Jenderal Iblis Nox sampai kering.
Jenderal Iblis Nox akhirnya mati di tangan Heilong tanpa sempat mengetahui siapa yang telah membunuhnya karena sampai saat ini tubuh Heilong masih diselimuti dengan luapan energi kosmik untuk menyembunyikan identitasnya.
Heilong segera terbang ke tempat Feng Tzuyu dan tak memperdulikan lagi mayat Jenderal Iblis Nox.
Sementara itu Kaisar Feng Cheng yang melihat pertarungan antara Heilong dan Jenderal Iblis Nox dari awal sampai akhir dan dari jarak yang sangat dekat menjadi sangat kagum dengan kekuatan yang dimiliki Heilong saat ini. Ia sebenarnya sudah tahu bahwa pria misterius yang menolong adalah Heilong walaupun ia tidak bisa melihat bagaimana bentuk wajahnya. Sebab, Kaisar Feng Cheng sudah hapal dengan suara Heilong.
__ADS_1
Kaisar Feng Cheng lalu bergabung dengan para prajurit Kerajaan Red Phoenix untuk membunuh para Prajurit Iblis yang berusaha kabur dari kejaran Gremlin. Ia telah sepenuhnya menyerahkan keselamatan Feng Tzuyu pada Heilong karena kekuatan tempur yang ia miliki masih terlalu lemah jika harus melawan Ignis.