LEGENDA DEWA PEDANG S2

LEGENDA DEWA PEDANG S2
V4 # CH 163 SIAPA YANG LEBIH KUAT?


__ADS_3

Sebuah formasi sihir berukuran raksasa tiba-tiba muncul lalu mengurung Heilong dan Jenderal Iblis Bai Long di dalamnya bagaikan dua ekor burung yang terkurung dalam sangkar.


Selain memiliki ukuran yang sangat besar, ternyata formasi sihir ini juga memiliki kekuatan hukum ruang dan waktu yang sangat menakutkan.


Formasi sihir yang memiliki kekuatan hukum ruang dan waktu yang sekuat ini seharusnya hanya bisa dibuat oleh seorang Dewa. Lalu, bagaimana Chariva yang seorang manusia biasa bisa menggunakan kekuatan ini? Dan lagi, selama ini ia hanya mempelajari tentang kekuatan elemen cahaya saja.


Ya! Formasi sihir yang digunakan Chariva ini adalah formasi sihir besar yang dititipkan secara khusus oleh Divine Beast Shen Long untuk membantu Heilong saat ia melawan Jenderal Iblis Bai Long. Karena itu, Chariva sama sekali tidak memerlukan banyak usaha untuk menggunakan formasi besar ini. Ia hanya perlu membaca mantra dan melakukan beberapa gerakan segel tangan yang diajarkan Divine Beast Shen Long untuk mengeluarkan formasi besar ini dari tempat penyimpanan.


Fungsi dari formasi sihir ini adalah untuk membuat sebuah dunia istimewa yang mirip dengan Alam Bawah Sadar manusia sehingga roh Long Bai akan terpisah dari Jenderal Iblis Bai Long selama berada di dalam dunia khusus ini. Dan, Heilong pun akhirnya bisa dengan bebas menyerang Jenderal Iblis Bai Long tanpa takut mengalami efek serangan balik.


“Sejak kapan kau bisa membuat formasi sihir sekuat itu?” tanya Casbah terkejut setelah melihat Chariva membuat sebuah formasi besar dengan kekuatan yang begitu menakjubkan di depan semua orang.


“Aku tidak memiliki kemampuan seperti itu. Jika aku memiliki kemampuan untuk membuat sebuah formasi sihir sekuat itu, maka kita tidak perlu tertahan cukup lama saat berada di depan pintu gerbang istana. Formasi besar ini adalah titipan dari Guru sebelum aku pergi ke medan perang,” jawab Chariva.


Casbah akhirnya ingat bahwa Divine Beast Shen Long pernah memberikan sesuatu pada Chariva saat mereka berdua masih berada di Tanah Biru dan Chariva merahasiakan benda apa yang telah diberikan Divine Beast Shen Long.


**

__ADS_1


Sementara itu, di dalam formasi sihir besar. Heilong dan Jenderal Iblis Bai Long saling berhadap-hadapan satu sama lain dengan tatapan yang sedingin es. Mereka berdua bagaikan dua ekor singa yang siap bertarung sampai mati.


“Kau akan mati hari ini! Aku bersumpah bahwa aku tidak akan pernah kembali ke Planet Dreamland sebelum aku berhasil membunuhmu dan membalaskan dendam Mao Shizi.” Niat membunuh yang sangat kuat bisa terlihat jelas pada sorot mata Heilong yang setajam pedang karena Mao Shizi adalah wanita yang paling dekat dengannya di Alam Gaib ini.


“Apakah kau tidak bisa mengukur kekuatan kawannu. Lihatlah, di hadapan tubuh Nagaku ini, kau hanyalah seperti seekor semut yang akan mati hanya dengan sekali hentakan telapak kakiku. Jangankan berbicara membunuh, melukaiku saja sepertinya kau tak akan mampu,” seru Jenderal Iblis Bai Long mencemooh.


“Kalau begitu ayo kita buktikan.” Heilong meledakkan kekuatan api dan petir yang ada di dalam tubuhnya karena sisik naga perak yang ada di sekujur tubuh Naga Jenderal Iblis Bai Long terlihat sangat keras dan tidak akan bisa dirusak hanya dengan serangan biasa.


Jenderal Iblis Bai Long juga melakukan hal yang sama. Ia menatap Heilong dengan niat membunuh lalu meledakkan energi kegelapan yang ada di dalam tubuhnya.


Karena itu, Jenderal Iblis Bai Long sama sekali tidak merasa terkejut saat roh Long Bai keluar dari tubuhnya. Tapi, ia tahu bahwa Heilong juga mengincar roh Long Bai. Jadi, ia segera melilitkan ekornya ke roh Long Bai agar Heilong tidak bisa merebutnya.


Ke-sebelas kepala Naga Jenderal Iblis Bai Long langsung menyerang Heilong begitu ia berada dalam jangkauannya. Ia sama sekali tak menghiraukan formasi besar ini. Sebab, menghancurkan formasi besar ini bukanlah hal sulit bagi dirinya asalkan ia bisa mengatasi Heilong lebih terlebih dahulu.


Heilong segera menggunakan kekuatan kedua tangannya dengan sangat terampil untuk menghalau setiap serangan dari masing-masing kepala Naga.


Walaupun semua kepala Naga itu menyerang secara bersamaan, Heilong masih bisa melihat perbedaan kecepatan pada masing-masing kepala Naga karena pemahamannya pada hukum elemen angin dan hukum elemen petir yang merupakan dasar dari kecepatan telah mengalami peningkatan yang cukup besar.

__ADS_1


Tangan kirinya mencengkram setiap kepala Naga yang mengarah ke arahnya agar gerakan kepala Naga itu berhenti sesaat, lalu tangan kanannya segera menghantamkan tinju yang telah diperkuat dengan api unicorn dan kekuatan elemen petir.


Setiap kali tinjunya melesat ke atas permukaan kepala Naga, maka kepala Naga itu hancur berkeping-keping menjadi bubuk.


Heilong akhirnya berhasil menghancurkan ke-sebelas kepala Naga itu setelah pertarungan sengit selama tiga puluh menit.


Dalam pertarungan itu, Heilong sama sekali tidak mengalami luka sedikitpun. Sebab, kepala Naga itu tidak dapat mengikuti kecepatan gerakan yang ia miliki saat ia menggunakan jurus tarian menembus langit.


Saat ini, hanya ada satu kepala Naga saja yang tersisa. Kepala ini adalah kepala utama dari Naga Perak Bayangan Kegelapan dan memegang kendali penuh atas kesebelasan kepala Naga yang lain. Dan, kesadaran Jenderal Iblis Bai Long sepertinya berada di dalam kepala ini.


Jenderal Iblis Bai Long bukannya merasa takut saat melihat ke-sebelasan kepala miliknya dihancurkan dengan mudah oleh Heilong. Tapi, ia malah menjadi semakin bersemangat. Ia menyeringai dan menatap tajam ke arah Heilong bagaikan tatapan seekor harimau yang melihat seekor rusa. “Ternyata kau cukup tangguh juga. Kemampuan bertarung yang kau miliki telah meningkat pesat jika dibandingkan beberapa waktu yang lalu. Namun, kekuatan itu masih kurang jika kau ingin membunuhku.”


“Kau terlalu besar mulut! Sejak tadi, kau selalu mengatakan bahwa kekuatan yang aku miliki tidak cukup untuk melawanmu. Tapi, Ke-sebelas kepala Naga yang kau miliki dapat aku hancurkan dengan mudah seperti sepotong kerupuk. Jadi, siapa yang lebih lemah sekarang?” balas Heilong mengejek.


Aura energi kegelapan dan hawa iblis yang sangat pekat seketika meledak dari tubuh Jenderal Iblis Bai Long saat sisa dari ke-sebelas kelapa naga yang telah hancur kembali menyatu dengan kepala utama.


Tubuh Naga Perak yang tadinya hanya sebesar dua puluh meter, kini membesar dua kali lipat hingga mencapai empat puluh meter.

__ADS_1


__ADS_2