LEGENDA DEWA PEDANG S2

LEGENDA DEWA PEDANG S2
V4 # CH 167 PENYATUAN


__ADS_3

Heilong menatap dengan dingin lalu mencibir. “Kau memang telah menjadi seorang Dewa Iblis. Namun, kau terlalu cepat ke turun medan perang tanpa menstabilkan dulu pondasi kultivasi yang kau miliki setelah melakukan terobosan kultivasi.”


“Omong kosong! Apakah kau pikir aku ini adalah seorang amatir dalam dunia kultivasi? Aku telah hidup ribuan tahun lebih lama daripada kau. Dan, pengalaman bertarung yang aku miliki juga lebih banyak. Kau pasti memiliki suatu rahasia di dalam tubuhmu yang membuat kemampuan bertarung yang kau miliki berada jauh di atas kultivasimu sendiri,” balas Jenderal Iblis Bai Long dengan niat membunuh yang semakin besar walaupun tubuhnya sudah sangat lemah.


“Jika kau mau tahu dimana letak kesalahanmu sehingga kau bisa dikalahkan dengan begitu mudah oleh seorang kultivator dengan tingkat yang berada di bawahmu, maka kau harus menanyakan hal itu pada kesombongan yang kau miliki. Bahkan semua formasi sihir yang kau gunakan kali ini jauh lebih lemah daripada saat kau masih berada di Tingkat Grand Emperor.”


Sejak pertarungan ini dimulai, Heilong sudah merasakan bahwa anda yang aneh pada Jenderal Iblis Bai Long dan hal itu akan membatu dirinya untuk mendapatkan kemenangan. Karena itu, sejak awal pertarungan ia tidak pernah ragu sedikitpun setiap kali menggunakan jurus yang ia miliki walaupun harus melawan sesosok naga perak berukuran raksasa. Bahkan, ini bisa dibilang sebagai naga terbesar yang pernah ia lawan.


“Sekarang adalah giliranku mengucapkan terimalah kematianmu!” lanjut Heilong menyeringai sambil memegang dua pedang aura elemen api di kedua tangannya. Ia telah siap untuk mengakhiri pertarungan yang panjang ini dan mengembalikan kedamaian di Alam Gaib.


Aura energi api yang kuat meledak dari tubuh Heilong dan memperkuat kedua pedang aura yang ada di kedua tangannya. Ia lalu mengayunkan kedua pedang aura itu dengan gerakan berputar.


...“Amukan Badai Api.”...


Sebuah tornado api yang sangat panas langsung melesat ke arah Jenderal Iblis Bai Long dan membakar tubuhnya. Namun, kekuatan sisik naga perak memang tidak dapat diremehkan.


Tubuh Naga Jenderal Iblis Bai Long masih tetap utuh dan hanya meninggalkan sedikit luka setelah diterjang oleh tornado api yang sepanas matahari karena pengaruh api unicorn.


...“Pedang Racun Api.”...


Heilong sama sekali tidak memberikan kesempatan pada Jenderal Iblis Bai Long untuk memulihkan diri. Setelah serangan pertama gagal, ia langsung mengayunkan kembali kedua pedang aura miliknya dengan jurus yang berbeda.


Boom ...

__ADS_1


Suara ledakan yang sangat dahsyat bergema di seluruh dunia buatan ini saat ribuan jarum-jarum api yang sangat panas menyerang tubuh Naga yang sudah tak berdaya dan hanya bisa berdiri tanpa bisa melakukan serangan balasan.


Jenderal Iblis Bai Long hanya bisa mengernyitkan keningnya menahan sakit saat Heilong menyerangnya tanpa henti dan dengan kekuatan penuh.


...“Pedang Api Membelah Angkasa.” ...


Slash ...


Kekuatan api berbentuk seperti bulan sabit berwarna putih dan memancarkan hawa panas yang sangat mengerikan, langsung muncul dan melesat ke tempat dantian Jenderal Iblis Bai Long berada saat Heilong kembali mengayunkan kedua pedang api yang ada di tangannya.


Serangan terakhir dari Heilong ini mampu menembus pertahanan dari sisik naga perak yang sangat kuat lalu menyerang dantiannya yang sudah mengering.


Jerit kesakitan akhirnya keluar dari mulut Jenderal Iblis Bai Long. Padahal sejak awal pertarungan ia terlihat begitu sombong dan seolah-olah tak terkalahkan.


Pusaran air yang sejak tadi berada di dalam dantian Jenderal Iblis Bai Long, langsung malahap dantian itu begitu dirusak oleh serangan jurus pedang api membelah angkasa.


Jenderal Iblis Bai Long yang merupakan musuh terbesar baginya di Alam Gaib ini akhirnya binasa dan roh Long Bai akhirnya bisa diselamatkan walaupun tak memiliki kesadaran sama sekali.


Kondisi roh Long Bai saat ini mirip sekali dengan sebuah boneka hidup karena yang dibutuhkan oleh Jenderal Iblis Bai Long saat itu hanyalah keberadaan rohnya saja untuk menopang raganya yang telah disimpan oleh Dark Etheroz.


Heilong lalu berjalan mendekati roh Long Bai. Niatnya sudah jelas yaitu untuk menyatukan roh ini dengan roh miliknya sendiri karena itu adalah kunci satu-satunya agar ia bisa melangkah ke Tingkat God.


Begitu ia sampai di depan roh Long Bai, Heilong segera menyentuh kening roh itu dengan tangan kanan. Dan … sensasi aneh yang memberikan kenyamanan sendiri mulai ia rasakan.

__ADS_1


Ia merasa bahwa ada sesuatu yang bergerak-gerak di dalam dantiannya seakan-akan sudah lama menantikan proses penyatuan kedua roh yang telah lama terpisah ini. Sesuatu yang bergerak-gerak itu adalah benang aura roh emas miliknya.


Benang aura roh emas yang ada di dalam roh Heilong dan Long Bai sejatinya adalah satu kesatuan yang utuh. Namun, karena suatu sebab khusus, benang aura roh emas itu akhirnya terpisah. Dan sekarang adalah saatnya kedua benda ini disatukan kembali.


Benang aura roh emas tiba-tiba keluar dari tubuh Heilong, hal yang sama juga terjadi pada roh Long Bai. Benang aura roh emas yang ada di tubuh Long Bai juga ikut keluar dan kedua ujung benang roh emas ini akhirnya saling menyatu.


Sesaat kemudian, roh Long Bai ditarik masuk ke tubuh Heilong oleh benang roh emas ini lalu disatukan dengan roh Heilong.


Kedua roh ini akhirnya menyatu kembali dan Heilong langsung merasakan bahwa Qi yang ada di dalam dantian sedang bergejolak. Dan sensasi seperti ini hanya akan ia rasakan setiap kali ia akan menerobos ke tingkat kultivasi yang lebih tinggi.


“Aku akan menerobos ke Tingkat God,” ucap Heilong dengan tawa renyah.


Heilong lalu duduk bermeditasi dan menenggelamkan konsentrasinya untuk mengendalikan setiap titik-titik meridian yang ada di tubuhnya. Ia sudah tidak peduli lagi dengan keadaan yang ada di sekitarnya lagipula sudah tidak ada lagi musuh yang dapat mengancam nyawanya.


**


Sementara itu, Chariva langsung menghilang formasi sihir yang ia buat setelah melihat Jenderal Iblis Bai Long berhasil di kalahkan. Namun, mereka semua tidak ada yang berani mendekati Heilong karena takut menganggu meditasinya.


“Sepertinya seorang Dewa baru akan kembali terlahir di Alam Gaib ini,” ucap Casbah menatap ke arah Heilong. Ia bisa melihat bahwa warna aura yang memancar dari tubuh Heilong sedang mengalami perubahan dan mirip dengan aura yang dipancarkan oleh seorang Dewa.


Berbeda dengan Casbah yang terlihat senang saat mengetahui Heilong akan menerobos ke Tingkat God, Chariva justru terlihat gelisah. “Dewa-dewa baru mulai terlahir di Alam Gaib. Apakah perang besar antara para dewa dan iblis akan kembali meletus sebentar lagi.”


“Tidak ada yang bisa menebak jalannya takdir. Jika perang besar antara Dewa dan Iblis kembali pecah, maka sebagai raja yang melindungi Alam Gaib ini, kita semua harus berjuang matian-matian mempertahankan Planet ini,” sahut Nisaka.

__ADS_1


...\=\=\=\=\=V4. Manusia Setengah Dewa (End) \=\=\=\=...


Volume ke 5 dari novel legenda dewa pedang akan segera dimulai dan ini adalah volume terakhir dari cerita yang saya buat. Jadi jangan pernah dilewatkan ya... Terimakasih 🙏


__ADS_2