LEGENDA DEWA PEDANG S2

LEGENDA DEWA PEDANG S2
V4 # CH 96 PEDANG ES TERKUAT


__ADS_3

Jangan lupa like dan komen setelah membaca. Anggap saja like itu sebagai biaya buka bab di novel berbayar.


—Apa ada yang punya solusi agar tidak sering typo. Padahal auto correct udh di off in. Saran yang sukses aku coba, nanti aku kasih bonus 🙏.


################################


Mereka bertiga gemetar ketakutan dan mengeluarkan keringat dingin saat menatap mata Jenderal Iblis Bai Long yang berwarna hitam pekat. Mata itu seperti warna mata raja iblis yang berusia ribuan tahun dan haus darah.


Aura energi kegelapan yang memancar dari tubuh Jenderal Iblis Bai Long lalu berubah menjadi bayangan tiga ekor iblis dengan sebuah sabit di tangannya. Wujud ketiga bayangan itu sangat menerapkan bagaikan sosok Dewa Kematian yang siap mencabut nyawa siapapun.


Jenderal Iblis Bai Long akhirnya mengungkapkan wujudnya di depan mereka bertiga setelah aura energi kegelapan yang menyelimuti tubuhnya berubah menjadi tiga buah bayangan iblis.


“Apa kau pikir iblis sepertimu bisa membunuh kami hanya dengan menggunakan kekuatan dari ketiga bayangan iblis itu?” Lin Wei sudah membuat sebuah formasi pelindung untuk melindungi mereka bertiga dari serangan Jenderal Iblis Bai Long.


“Aku pasti akan membungkam mulutmu untuk selamanya sebentar lagi,” seru Jenderal Iblis Bai Long menyeringai sambil menatap dingin ke arah mereka bertiga. “Kalian bertiga membuatku menjadi semakin bersemangat. Kebetulan aku juga kekurangan vitalitas Beast untuk melewati terobosan kultivasiku. Dan vitalitas hidup siluman berusia ribuan tahun seperti kalian bertiga, sepertinya sangat cocok untuk memenuhi hal ini. Aku akan memberi kehormatan pada kalian bertiga untuk menjadi tumbal dalam peningkatan kultivasiku. Hehe …”


Feng Xiao tiba-tiba keluar dari formasi pelindung yang dibuat Lin Wei lalu mengganti senjata pusakanya dengan sebuah pedang es yang jauh lebih kuat. Saat dia mengeluarkan pedang pusakanya ini, suhu udara yang ada di tempat ini menjadi jauh lebih dingin dari sebelumnya. Badai salju yang sangat kuat, juga tiba-tiba turun di tempat ini tanpa ada pertanda apapun.


“Ternyata di Alam Gaib ini juga ada sebuah pedang yang sangat bagus. Pedang pusaka yang ada di tanganmu itu seharusnya terbuat dari Batu Es Khayalan dan merupakan pedang es terkuat di planet ini. Tujuanku datang ke tempat ini sebenarnya untuk mencari batu itu. Beruntung sekali kau membawanya ke hadapanku, jadi aku tidak perlu membuang banyak waktu untuk menyempurnakan senjata pusaka milikku.”


Jenderal Iblis Bai Long lalu mengerakkan salah satu bayangan iblis ke arah Feng Xiao dan memerintahkan bayangan iblis itu untuk memotong tangan kanan Feng Xiao yang memegang pedang pusaka.


“Mati saja kau!! Jangan harap aku akan menyerahkan pedang pusaka warisan leluhur ku dengan sangat mudah. Kau harus melewati nyawaku dulu.”

__ADS_1


Feng Xiao yang sudah tak tahan lagi dengan semua ucapan yang keluar dari mulut Jenderal Iblis Bai Long, langsung menebaskan pedangnya ke arah bayangan iblis yang menuju kr,arahnya.


Gerakan Feng Xiao saat mengayunkan pedang pusaka di tangannya terasa sangat ringan. Namun, gerakan ini menciptakan serpihan-serpihan es yang menyerupai anak panah dan langsung menembus tubuh bayangan iblis itu.


Tubuh bayangan iblis itu langsung membeku dan berubah menjadi bongkahan berwarna hitam karena kekuatan hawa dingin yang berasal dari ribuan anak panah es yang bersarang di dalam tubuh bayangan iblis itu


Namun, tidak ada yang menyangka jika Jenderal Iblis Bai Long memerintah salah satu bayangan iblis yang lain untuk melakukan serangan rahasia.


Tiba-tiba sebuah sabit pusaka datang menyerangnya dari arah samping. Sabit pusaka itu memiliki kedua sisi yang tajam. Berbeda sekali dengan senjata sabit pada umumnya yang hanya memiliki sisi tajam di bagian dalam.


Untungnya refleks Feng Xiao sangat bagus. Dia segera mengayunkan kembali pedang pusakanya ke arah serangan sabit yang datang ke arahnya tanpa melihat ke arah itu.


Clang …


Mereka berdua sama-sama mundur ke belakang akibat dorongan dari hembusan angin itu.


“Lebih baik kau menyerah saja dan serahkan pedang pusaka yang ada di tanganmu itu. Aku berjanji akan membiarkan mayatmu utuh.” Jenderal Iblis Bai Long menatap tajam ke arah Feng Xiao sambil tetap duduk dengan posisi meditasi di tempatnya.


Feng Xiao menanggapi ucapan Jenderal Iblis Bai Long dengan cibiran. “Menyerah pada seekor iblis yang memiliki derajat yang lebih rendah dari kami?! Jangan pernah bermimpi!!.”


Feng Xiao lalu meletakkan posisi pedangnya secara horizontal sejajar dengan dadanya lalu melakukan gerakan berputar.


...“Pusaran Badai Salju.” ...

__ADS_1


Hembusan angin yang muncul dari gerakan putaran ini, langsung menyedot semua benda yang ada di sekitarnya seperti bebatuan dan pepohonan yang telah tertutup salju dan merubahnya menjadi bongkahan abadi yang memiliki bagian tajam di setiap sisinya.


Beberapa menit kemudian …


Ratusan bongkahan es tajam yang ada di dalam pusaran angin buatan Feng Xiao, langsung bergerak menyerang ke arah Bayangan iblis itu saat Feng Xiao membalikkan arah putarannya.


Jenderal Iblis Bai Long yang memiliki pengalaman bertarung lebih banyak daripada Feng Xiao, bisa menghalau serangan ini dengan mudah. Bahkan dia hanya perlu menjentikkan ujung jari telunjuk yang ada di kedua tangan saja untuk mengeluarkan kekuatan penuh yang ada di dalam bayangan iblis yang tersisa.


Feng Xiao merasa sedikit terdesak. Dia tidak pernah menyangka jika iblis yang akan dia lawan ternyata memiliki kekuatan yang sebesar ini. Apalagi dia telah menunjukkan keberadaan pedang pusaka milik leluhurnya.


“Aku pertaruhkan semuanya pada serangan terakhirku ini. Jika aku tidak mampu membunuhnya, maka aku lebih memilih untuk mati daripada aku harus melihat iblis itu mengambil pedang pusaka warisan leluhurku.”


...“Tebasan Neraka Es.”...


Pusaran angin tornado yang mengelilingi Feng Xiao langsung berhenti dan berubah menjadi bayangan sebuah pedang es berukuran raksasa.


“Ternyata kau memang tidak akan pernah menyerah sebelum nyawamu benar-benar hilang. Karena itu adalah permintaanmu sendiri, maka aku akan mengabulkannya.”


Jenderal Iblis Bai Long lalu membuat gerakan segel tangan yang dan menyatukan kedua bayangan iblis yang tersisa. Ukuran tubuh bayangan iblis itu juga menjadi jauh lebih besar dari sebelumnya.


Sedangkan, untuk bayangan iblis yang terjebak dalam bongkahan es buatan Feng Xiao, Jenderal Iblis Bai Long merubah bayangan iblis itu menjadi sebuah perisai raksasa lalu digunakan oleh bayangan iblis yang berukuran raksasa.


Mereka berdua lalu mengerakkan tangan mereka untuk melepaskan serangan masing-masing dan saling membunuh satu sama lain.

__ADS_1


Lin Wei dan Hao Lin yang kebetulan berada tepat berada di belakang Feng Xiao, juga sudah bersiap untuk menyelamatkan Feng Xiao dan membawanya melarikan diri dari tempat ini jika serangannya kali ini ternyata gagal.


__ADS_2