
Tiga buah bayangan pedang berukuran raksasa yang terbentuk dari energi elemen es dan angin dengan tekanan yang begitu mengerikan tiba-tiba muncul dan meleset lurus ke arah Dark Etheroz.
Heilong sengaja memanfaatkan kelengahan Dark Etheroz yang secara tidak sengaja terekspos ketika mereka berdua saling menghindari serangan. Dan, rencananya itu sepertinya berjalan lancar. Sebab, hanya dalam waktu satu nafas saja ia mampu melakukan serangan balasan sebanyak tiga kali.
“Sepertinya kau benar-benar ingin mati dengan cepat.” Dark Etheroz memelototi Heilong dengan ganas. Ia tidak menyangka jika kecerobohannya yang hanya berlangsung sesaat itu akan dengan mudah diketahui Heilong padahal mereka berdua sedang berada di tengah pertarungan.
Heilong balas menatapnya tanpa rasa takut. Bahkan tatapan Heilong ini terkesan meremehkan ancaman Dark Etheroz. Artinya jelas bahwa ia sama sekali tidak takut dengan kekuatan yang dimiliki Dark Etheroz walaupun Dark Etheroz saat ini adalah seorang Raja Iblis. Dalam hati, Heilong sudah bertekad. 'Aku harus membunuhmu atau membawamu mati bersamaku.”
Sementara itu, serangan Heilong telah semakin mendekati Dark Etheroz dan hanya berjarak sekitar beberapa meter saja dari tempat ia berdiri.
...“Tebasan Badai Iblis.”...
Dark Etheroz pun mengeluarkan salah satu jurus andalannya untuk menangkis serangan pedang Heilong. Gelombang angin yang sangat kuat dan berwarna hitam pekat seketika muncul ketika ia mengayunkan pedangnya secara vertikal. Serangan pedang ini melesat dengan kecepatan tinggi ke arah Heilong
Boom …
__ADS_1
Kedua serangan pedang yang sangat dahsyat itu akhirnya saling bertabrakan dan menimbulkan suara ledakan yang sanggup mengguncang langit dan bumi.
Semua prajurit dari Benua sekitar yang ingin datang ke Benua Tengah untuk melihat secara langsung pertarungan antara Heilong melawan Dark Etheroz, langsung terhempaa kembali ke tempat asal mereka ketika hembusan angin yang memiliki tekanan sangat kuat tiba-tiba muncul dan menghantam mereka semua.
Heilong dan Dark Etheroz berdiri di tempatnya masing-masing sambil memegang pedang pusaka yang ada di tangan mereka dengan erat. Mereka berdua saling memandang dengan dingin layaknya seekor serigala yang sedang mengatur strategi untuk menghabisi buruannya.
“Sudah ribuan tahun aku tidak mengalami pertarungan yang sehebat ini. Kau benar-benar layak menjadi seorang Dewa Pedang di masa lalu. Tapi sekarang, aku akan segera membuatmu menjadi sebuah kenangan yang akan membuat seluruh dewa merasa takut jika bertemu dengan Bangsa Iblis.” seru Dark Etheroz sinis dengan mata yang dipenuhi niat membunuh.
“Hentikan omong kosongmu! Jika kau masih memiliki kekuatan untuk bertarung, ayo segera selesaikan pertarungan ini.”
Dark Etheroz langsung melesat menyerang Heilong karena ia merasa tertantang dengan ucapan Heilong yang ingin segera menyelesaikan pertarungan. Ia terus mengarahkan serangan-serangan pedang yang cukup mematikan ke arah titik-titik meridian yang ada di tubuh Heilong. Sebab, jika ia bisa menghancurkan beberapa titik meridian yang ada di tubuh Heilong, maka Heilong tidak akan bisa mengendalikan Qi dengan baik sehingga kekuatan serangannya akan menurun dengan sangat drastis.
Hanya cara inilah yang terpikir di dalam pikirannya untuk mengalahkan Heilong dengan cepat. Namun, ia tidak menyadari jika kekuatan fisik yang dimiliki Heilong juga mengalami peningkatan kekuatan yang cukup mengesankan.
Suara serangan pedang yang saling berbenturan terus terdengar dari Benua Tengah dan membuat siapapun yang mendengarnya merasa enggan untuk mendekati tempat itu kecuali para kultivator yang berada di puncak Grand Emperor ke atas.
__ADS_1
...“Tebasan Kegelapan Pemusnah Cahaya.”...
Dark Etheroz akhirnya meledakkan semua kekuatan yang ada di dalam tubuhnya dan memasukkannya ke dalam pedang pusaka yang ada di tangannya. Ia lalu mengayunkan pedangnya itu ke arah langit.
Tekanan energi kegelapan yang sangat menakutkan seketika menutupi langit dan memblokir sinar matahari memasuki Planet ini.
Seketika, seluruh wilayah Planet Dreamland menjadi gelap gulita karena tertutup energi kegelapan yang sangat pekat. Keadaan seperti ini bahkan lebih gelap dari malam.
“Apa yang sebenarnya kau lakukan dengan Planet Dreamland?” Heilong tampak sangat marah karena serangan yang baru saja dilakukan Dark Etheroz memiliki dampak secara langsung pada semua penduduk yang ada di Planet Dreamland.
“Planet Dreamland?!” balas Dark Etheroz setengah mengejek sambil mengulang pertanyaan Heilong. Lalu ia tertawa renyah. “Haha … Sudah tidak ada lagi Planet Dreamland di dunia ini. Planet ini sekarang telah menjadi Dunia iblis.”
Heilong sebenarnya tak mengerti dengan apa yang telah diucapkan Dark Etheroz, ia pun ingin mengulangi pertanyaan itu. Namun, ia segera mengurungkan niatnya itu karena ingatan Li Xuan tentang pertarungan besar antara dewa dan iblis tiba-tiba muncul di dalam Dunia Pikiran Heilong dan memberikannya sebuah jawaban.
Ternyata, Bangsa Iblis memiliki sebuah teknik rahasia yang dapat merubah sebuah Planet menjadi sebuah tempat yang cocok untuk tempat tinggal para Iblis dan membuat kekuatan para iblis yang berada di dalam tempat itu menjadi meninggalkan drastis. Teknik rahasia itu dikenal dengan sebutan teknik domain iblis.
__ADS_1