LEGENDA DEWA PEDANG S2

LEGENDA DEWA PEDANG S2
V4 # CH 149 FORMASI PERANG


__ADS_3

Setelah berhasil membunuh Raja Iblis Dagon, Dewi Bulan Ungu lalu menghentikan sabit pusaka miliknya di atas mayat Raja Iblis Dagon.


Sabit pusaka itu terus berputar-putar dengan sangat cepat di atas mayat Raja Iblis Dagon dan menunggu pernah selanjut.


Jari-jari lembut Dewi Bulan Ungu kembali menari-nari di udara saat membuat gerakan segel. Tekanan aura yang memancar dari tubuhnya saat ini tidak sekuat sebelumnya karena teknik yang akan ia gunakan kali ini bukanlah teknik untuk menyerang ataupun teknik bertahan melainkan teknik pemindahan yang memanfaatkan kekuatan hukum ruang.


“Teknik Pemindahan Bulan.”


Seketika, putaran sabit pusaka itu menjadi jauh lebih cepat dari sebelumnya. Bahkan, lebih cepat daripada saat ia menyerang Raja Iblis Dagon.


Angin tornado mulai terbentuk dan menciptakan sebuah ruang hampa udara tepat di bawah sabit pusaka itu akibat putaran sabit pusaka yang berada di luar imajinasi semua orang.


Darah dan setiap bagian tubuh Raja Iblis Dagon mulai terhisap ke dalam ruang hampa udara itu dan berkumpul menjadi satu sebelum akhirnya dipindahkan ke dalam sebuah lubang hitam yang tiba-tiba muncul selama beberapa detik di antara sabit pusaka dan mayat Raja Iblis Dagon.

__ADS_1


Akhirnya mayat Raja Iblis Dagon berhasil dibuang dari Alam Gaib sehingga hawa iblis yang ada di dalam tubuhnya tidak akan pernah mencemari dunia tengah.


**


Para prajurit langit yang ada di medan perang juga tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Sebab, jika tidak segera dimusnahkan, para iblis itu bisa saja menjadi gila karena rasa putus asa yang begitu dalam lalu menyerang secara gila-gilaan.


Namun, ada satu hal yang sangat ditakutkan oleh para prajurit langit jika para prajurit iblis yang ini tidak segera dimusnahkan. Hal yang sangat mereka takutkan itu adalah ledakan racun hawa iblis.


Para prajurit iblis itu bisa meledakkan diri jika mereka merasa tak memiliki jalan keluar untuk bertahan hidup dan hasil dari tindakan itu adalah menyebarnya racun hawa iblis yang ada di dalam tubuh mereka ke seluruh area medan perang, bahkan bisa saya ke seluruh Alam Gaib jika tidak segera ditangani.


Akan tetapi, para makhluk yang berasal dari dunia tengah tidak memiliki hal itu. Jadi mereka semua akan mati dan berubah menjadi iblis kecuali tingkat kultivasi yang mereka miliki cukup tinggi.


Para prajurit langit langsung bergerak ke segala arah dan menyusun sebuah formasi perang. Formasi perang ini mengepung para prajurit iblis yang berasal dari dunia bawah di tengah-tengah formasi.

__ADS_1


Aura berwarna putih yang sangat kuat memancar dari barisan prajurit langit dan membuat seluruh medan perang dipenuhi dengan cahaya yang menyilaukan mata saat para prajurit langit meledak Qi yang ada di dalam tubuh mereka secara bersamaan.


“Formasi Pemusnah Iblis,” teriak semua prajurit kompak saat mereka semua telah berbaris dengan rapi membentuk sebuah formasi perang.


Dewi Bulan Ungu hanya menatap dari langit dan tidak berniat untuk ikut campur dalam perang antar prajurit karena tugasnya di tempat ini sebenarnya sudah selesai. Sebab, ia sebenarnya hanya diberi tugas untuk membunuh Raja Iblis Dagon dan memusnahkan setiap bagian tubuhnya agar tidak mencemari dunia tengah.


Akan tetapi, ia tidak bisa begitu saja kembali ke Alam Dewa setelah berhasil membunuh Raya Iblis Dagon. Ia tetap harus menunggu para Prajurit Langit selesai berperang lalu membawa mereka semua kembali ke Alam Dewa karena kunci untuk membuka portal dimensi yang menuju ke Alam Dewa berada di tangannya.


Barisan formasi perang yang dibentuk oleh para prajurit langit langsung berubah menjadi sosok naga cahaya berukuran raksasa saat mereka semua menyatukan kekuatan.


Sekilas, sosok naga cahaya yang terwujud dari formasi perang itu mirip sekali dengan Divine Beast Shen Long karena dia adalah dewa yang menciptakan formasi perang ini.


Dan, formasi perang ini sangat ditakuti oleh para iblis dari Dunia Bawah karena para prajurit langit berhasil membunuh jutaan prajurit iblis dalam perang besar antara Dewa dan Iblis yang terjadi ribuan tahun yang lalu dengan menggunakan kekuatan dari formasi perang ini.

__ADS_1


Roar …


Ruangan seekor naga yang terdengar sangat perkasa dan memiliki kekuatan yang menentang langit seketika bergema di seluruh area medan perang saat sosok naga cahaya itu melesat menyerang barisan para prajurit iblis dari Dunia Bawah.


__ADS_2