
Tubuh Naga Api Raksasa mulai terhisap masuk ke dalam formasi pelahap bintang.
Naga itu berusaha keras menggerakkan tubuhnya untuk melawan daya hisap dari formasi sihir itu.
Akan tetapi, semua usahanya itu berakhir dengan sia-sia. Dia seperti menciptakan sebuah bom waktu untuk dirinya sendiri karena setiap gerakan yang dia lakukan, malah membuat daya hisap formasi sihir itu menjadi semakin kuat.
“Lebih baik kau menyerah saja, Tuan Naga. Aku tidak ingin membunuhmu. Guru hanya memerintahkanku untuk mengalahkanmu saja, tidak memintaku untuk membunuhmu. Jika kau menyerah, maka semua ini akan selesai dan aku akan lulus dalam ujian ini,” ucap Xin Ye menatap dingin ke arah Naga Api Raksasa.
“Mana mungkin aku menyerah pada seorang manusia. Apalagi manusia itu masih sangat mudah. Mau ditaruh di mana mukaku jika hal ini sampai diketahui oleh Naga yang lain.”
Naga Api Raksasa tetap bersikeras untuk tidak mau mengaku kalah. Dia sepertinya lebih baik memilih mati daripada mengaku kalah pada seorang bocah.
Xin Ye pun tidak berusaha membujuk lagi dan hanya menunggu sampai formasi sihir itu berhasil menghisap tubuh Naga Api Raksasa itu sepenuhnya dan akhirnya dia akan mati dengan sendiri di dalam sana.
Di atas langit, Divine Beast Lambda melihat semua yang dilakukan Xin Ye dengan raut wajah serius.
Dia sebenarnya menginginkan Naga Api Raksasa itu mati. Jika sampai Naga Api Raksasa itu mati, maka pegunungan api langit akan kehilangan penjaganya. Dan untuk mencari Beast yang mampu menggantikan tugasnya bukanlah sesuatu hal yang mudah.
Lagipula Naga Api Raksasa ini masih memiliki hubungan dengan Shen Long. Jika Xin Ye sampai membunuhnya, maka itu akan melukai perasaan Shen Long.
“Dewi, sepertinya anda harus turun dan memberikan sedikit nasihat pada Naga Api Raksasa agar dia mau mengakui kekalahannya. Jika dia sampai mati, masalahnya akan semakin rumit.”
Seorang gadis remaja yang sejak tadi terus berdiri dengan diam di samping Divine Beast Lambda, akhirnya membuka suara setelah melihat sedikit kecemasan di wajah Divine Beast Lambda.
Gadis ini adalah Lin Meylin.
Saat Benteng Ardent yang melindungi Benua Tengah berhasil dihancurkan oleh Dark Etheroz, Shen Long terpaksa melanggar peraturan dengan menyamar sebagai seorang Kakek tua lalu pergi ke Benua Tengah dan memindahkan semua penduduk yang ada di sana ke Benua Atlantis.
Shen Long juga memberi latihan khusus pada Lin Meylin selama beberapa hari untuk memperkuat kekuatan elemen cahaya miliknya.
__ADS_1
Setelah dinyatakan lulus, Shen Long memerintah Lin Meylin pergi ke tempat Divine Beast Lambda. Dia ingin Lin Meylin kembali ke Bumi Planet Dreamland dan membantu keempat Benua yang tersisa mempertahankan wilayah mereka dari serangan Bangsa Iblis.
Dan portal dimensi yang menghubungkan antara Planet Dreamland dan Benua Atlantis, berada di dalam Istana Divine Beast Lambda.
Kebetulan Xin Ye juga akan kembali ke Planet Dreamland, jadi Divine Beast Lambda meminta Lin Meylin menunggu sebentar sampai Xin Ye berhasil menyelesaikan ujiannya jadi mereka berdua bisa kembali ke Planet Dreamland bersama-sama.
Lagipula portal dimensi itu tidak bisa digunakan setiap saat. Portal dimensi itu hanya bisa digunakan satu kali dalam seminggu.
“Itu sangat sulit. Bangsa Naga terkenal dengan sifat keras kepala dan harga dirinya yang sangat tinggi. Jika bukan Shen Long sendiri yang menasihati dia, aku yakin dia tidak akan pernah berubah pikiran. Aku juga tidak bisa menggunakan kekuatanku untuk memihak salah satu dari mereka,” ucap Divine Beast Lambda mengerutkan kening.
“Jika Naga Api itu hanya mau mendengarkan perkataan Divine Beast Shen Long, mungkin aku bisa membantu. Aku akan memanggil Guru dan memintanya untuk menasihati Naga Api itu.”
Lin Meylin lalu mengeluarkan sebuah Giok berbentuk cermin dengan ukiran naga yang mengelilingi setiap sisinya. Dia lalu berbicara beberapa kata dengan giok itu lalu turun menemui Naga Api Raksasa.
Naga Api Raksasa langsung menyerah saat mendengar ucapan yang keluar dari cermin Giok yang ada di tangan Lin Meylin.
Xin Ye pun segera menghilangkan formasi pelahap bintang miliknya dan membebaskan Naga Api Raksasa.
**
Goa Kirin Tanduk Emas. Benua Atlantis.
Hanya terbang selama lima menit, mereka bertiga akhirnya sampai di Istana Divine Beast Lambda.
“Apakah kalian berdua akan kembali ke Planet Dreamland sekarang? Aku sarankan kalian istirahat selama satu atau dua hari di tempat ini karena setelah sampai di Planet Dreamland, hari-hari kalian akan dipenuhi dengan pertempuran.”
“Tidak, Guru. Jika kami terlalu lama di sini, takutnya Bangsa Iblis akan berhasil menaklukkan Benua yang lain.”
“Benar, Dewi. Kejatuhan Benua Tengah seharusnya memberikan dampak yang buruk bagian keempat Benua yang tersisa. Jika terlalu lama di sini, takutnya Kerajaan Klan Iblis akan menjadi semakin kuat.”
__ADS_1
Divine Beast Lambda berusaha membujuk mereka berdua untuk istirahat selama beberapa hari di tempat ini. Namun, Xin Ye dan Lin Meylin menolaknya karena khawatir dengan keadaan Planet Dreamland.
Sebenarnya, alasan Divine Beast Lambda menunda kepergian mereka adalah untuk menunggu kedatangan Heilong karena beberapa hari lagi Heilong pasti akan datang ke Benua Atlantis dan menggunakan portal dimensi ini untuk kembali ke Planet Dreamland.
Jika saat Heilong datang dan portal dimensi ini tidak dapat digunakan karena harus menunggu setelah digunakan oleh Xin Ye dan Lin Meylin, maka para iblis yang ada di Planet Dreamland akan semakin lama dibasmi.
Divine Beast Lambda akhirnya memikirkan suatu alasan yang terlihat masuk akal. Dia berpura-pura mengaktifkan portal dimensi dengan membaca mantra yang salah. Akhirnya portal dimensi itu gagal di aktifkan.
“Sepertinya kalian berdua harus menunggu selama beberapa hari lagi karena portal dimensi ini masih belum dapat digunakan. Mungkin saja energi yang dibutuhkan untuk membawa penduduk Benua Tengah ke Benua Atlantis terlalu besar sehingga menguras cadangan energi alam yang ada di dalam portal dimensi ini habis.”
Xin Ye dan Lin Meylin tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka berdua akhirnya menuruti saran Divine Beast Lambda untuk istirahat di sini selama beberapa hari sambil menunggu portal dimensi itu bisa digunakan kembali.
**
Alam Gaib. Planet Bumi.
Kuncup Teratai Asal Kehidupan yang mengurung Heilong seperti sebuah kepompong akhirnya mulai menunjukkan perubahan.
Retakan-retakan kecil mulai muncul di permukaan kuncup bunga teratai itu. Dari celah-celah retakan kecil itu, mereka berdua bisa mengintip sosok Heilong setelah tubuhnya digabungkan dengan tubuh Long Bai.
“Proses penggabungan tubuhnya sudah hampir selesai. Saat ini dia sedang mencoba membangun ulang Dunia Jiwanya yang baru. Aku akan memindahkannya ke tempat yang lebih cocok karena energi alam di tempat ini tidak akan cukup untuk proses pembentukan ulang Dunia Jiwanya.”
Divine Beast Aurora lalu menggunakan kekuatan ruang untuk memindahkan formasi sekaligus Bunga Teratai Asal Kehidupan yang mengurung tubuh Heilong ke suatu tempat yang tidak diketahui. Sebab, Divine Beast Aurora masih tetap berada di sini.
Tidak ada yang tahu kenapa Divine Beast Aurora memilih untuk tetap menunggu di tempat ini.
##############################
Bantu Share dong novel ini jika kalian suka dengan ceritanya. 🙏
__ADS_1
Jangan lupa like dan komen setelah membaca. Anggap saja like itu sebagai biaya buka bab di novel berbayar.