
“Pertarungan yang sebenarnya baru saja di mulai. Persiapkan dirimu untuk menemui Raja Akhirat!!”
Heilong memasukkan kekuatan elemen es dan angin ke dalam Pedang Penjaga Surga yang ada di tangan kanannya hingga menyebabkan suhu udara di sekitarnya turun dengan cepat hanya dalam waktu beberapa sekejap.
Seketika, seluruh daratan di Benua Selatan yang tadinya berupa padang rumput yang sangat luas langsung berubah menjadi daratan es yang sangat dingin.
Badai salju pun mulai turun dengan ganas akhir pengaruh kekuatan es dan angin yang memancar tubuh Heilong.
Swost ...
Hembusan angin yang begitu dahsyat disertai dengan serpihan-serpihan es setajam pisau mulai menyelimuti bilah Pedang Penjaga Surga.
...“Pedang Membelah Bumi.”...
__ADS_1
Heilong langsung menggunakan jurus andalannya dan menghantam dengan keras ke arah Dark Etheroz hingga membuat permukaan tanah berguncang dengan kuat seakan-akan mau terbelah.
Serangan kekuatan penuh dari seorang kultivator tingkat Divine God memang telah melampaui batas kekuatan yang dapat diterima oleh hukum dunia gang ada di Planet Dreamland dan bisa menyebabkan Planet ini hancur berkeping-keping.
Boom ….
Aliran energi angin yang sangat merusak dan hembusan hawa dingin yang sangat mematikan langsung menghantam tubuh Dark Etheroz tanpa ampun.
...“Teknik Bayangan Kegelapan.”...
Namun, Heilong bisa mengetahui jika Dark Etheroz masih hidup dan semua yang ia lihat saat ini hanyalah sebuah trik. Sebab, ia masih bisa merasakan hawa membunuh yang begitu kuat mengelilingi dirinya.
Dark Etheroz ternyata menggunakan teknik rahasia milik iblis bayangan kegelapan untuk menghindari serangan Heilong dan berpindah tempat hanya dalam waktu sepersekian detik.
__ADS_1
Sebab, selain memanfaatkan prinsip-prinsip hukum ruang tingkat tinggi. Teknik rahasia milik iblis bayangan kegelapan ini juga memanfaatkan kekuatan yang dimiliki energi kegelapan untuk menyembunyikan hawa keberadaannya.
Saat ini, Dark Etheroz sudah berdiri di belakang Heilong dengan jarak kurang lima meter. Ia tak berani lagi meremehkan Heilong setelah Heilong naik ke Tingkat Divine God dan memiliki kekuatan serang yang sebanding dengan yang ia milik.
“Hebat juga kau! Tidak salah lagi kau memang reinkarnasi Li Xuan. Sebab, hanya dia saja yang mampu menggunakan jurus - jurus yang tertulis di dalam Kitab Pedang Tujuh Bintang dengan maksimal. Tapi, Aku mampu membunuhmu dengan mudah di masa lalu dan sekarang pun tidak akan jauh berbeda,” seru Dark Etheroz bersiap melakukan serangan balasan.
Semangat dan dendam yang ada di dalam diri Heilong menjadi semakin membara setelah mendengar ucapan Dark Etheroz. Semua kenangan-kenangan buruk yang menimpa dirinya seketika melintas di dalam pikiran termasuk ingatan saat ia masih menjadi Li Xuan.
Heilong lalu menggunakan Jurus Tarian Menembus Langit untuk menyaingi kecepatan Teknik Bayangan Kegelapan yang digunakan Dark Etheroz.
Pertempuran sengit antara Heilong dan Dark Etheroz kembali pecah di Benua Tengah. Keduanya menggunakan jurus pedang tingkat tinggi yang telah diperkuat oleh kekuatan roh pedang pusaka yang ada di tangan masing-masing untuk saling membunuh.
Langit bergemuruh dan tanah pun berguncang dengan kuat ketika kekuatan mereka berdua saling bertabrakan. Suara ledakan akibat benturan dua kekuatan yang begitu dahsyat terus bersenandung tanpa henti dan mengusik ketenangan semua penduduk yang hidup di Planet Dreamland.
__ADS_1
Namun, tidak ada seorang pun yang dapat melihat Heilong dan Dark Etheroz saat bertarung karena kecepatan yang mereka berdua miliki sudah melawati batas-batas kecepatan yang dapat dilihat oleh penglihatan manusia ataupun para kultivator di Tingkat God.
Mereka semua hanya melihat kilatan-kilatan langit layaknya dua buah petir yang saling bertabrakan saat serangan mereka berdua saling bertabrakan. Bahkan para Divine Beast yang ada di masing-masing Benua pun harus mendorong kemampuan mata dewa yang mereka miliki sampai ke tingkat tertinggi hanya untuk menonton pertarungan sengit antara Heilong dan Dark Etheroz.