
Saat tiba di tempat ini, Heilong dan Xue Xian Hou melihat Jenderal Iblis Last sedang terjebak dalam lingkaran api yang dibuat oleh Raja Api Lilla di atas permukaan tanah bersalju.
Lingkaran api berwarna ungu yang dibuat oleh Raja Api Lilla ini tetap bisa menyala dengan stabil walaupun berada di atas permukaan tanah bersalju yang memiliki suhu udara sangat dingin. Bisa dibayangkan bagaimana panasnya api ini kerena bisa tetap menyala dengan stabil di tengah kepungan hawa dingin.
Jenderal Iblis Last tidak mampu melepaskan diri dari lingkaran api itu walaupun ia sudah mencoba dengan berbagai macam cara. Termasuk terbang dengan sangat tinggi hingga hampir menyentuh langit.
Tepat seperti tebakan Heilong sebelumnya bahwa Raja Api Lilla sama sekali tidak mengalami kesulitan saat bertarung melawan Jenderal Iblis Last. Walaupun Jenderal Iblis Last memiliki kelebihan dalam hal kekuatan fisik dan juga kecepatan.
Namun, seekor kelelawar akan selalu takut terhadap api kerena mereka akan kehilangan penglihatannya saat berada berada di tengah asap.
“Tidak ada gunanya meskipun kau terbang setinggi apapun. Sebab, asap dari apiku ini telah membentuk lapisan awan panas yang sangat tebal di langit. Jika kau mencoba kabur lewat udara, maka kau akan menjadi kelelawar bakar. Apakah kau masih yakin ingin mencoba kabur lewat udara?”
Raja Api Lilla hanya menatap dari luar lingkaran api sambil menunggu Jenderal Iblis Last mati dengan sendirinya karena kehabisan udara.
“Api seperti ini tidak akan mampu membunuhku karena aku adalah vampire yang abadi.”
Meskipun berada di dalam keadaan yang tidak menguntungkan Jenderal Iblis Last masih saja tetap sombong dan angkuh. Ia masih beranggapan bahwa dirinya adalah makhluk yang abadi karena ia bisa menyebutkan semua luka yang ada di tubuhnya dengan cepat saat menghisap darah makhluk lain.
“Jika kau memang makhluk yang abadi, maka kau tidak akan ragu untuk menerobos api kecil seperti ini,” balas Raja Api Lilla yang sudah mulai bosan. Sebab, ia tidak dapat mendekati Jenderal Iblis Last karena di sekitar Jenderal Iblis Last berada terdapat banyak sekali kelelawar penghisap darah yang sulit dibunuh karena di tubuh mereka terdapat sebuah mantera khusus yang bisa langsung membuat mereka hidup kembali setelah dibunuh.
Jika tidak ada ribuan kelelawar penghisap darah di sekitar Jenderal Iblis Last, ia pasti sudah mati sejak lama di tangan Raja Api Lilla karena api ungu miliknya memiliki suhu yang sangat panas dan dapat menyerang jiwa seseorang.
“Sepertinya aku harus menggunakan teknik rahasia itu jika aku ingin selamat.”
Jenderal Iblis Last lalu membuat sebuah formasi sihir di bawah kakinya dan meletakkan beberapa kelelawar penghisap darah di beberapa titik dalam formasi sihir itu. Setelah semuanya siap, barulah ia membaca sebuah mantera untuk mengaktifkan formasi sihir itu.
...“Pengorbanan Keabadian Iblis.”...
Semua kelelawar penghisap darah yang diletakkan Jenderal Iblis Last di dalam formasi sihir itu langsung menghilang.
Tubuh semua kelelawar penghisap darah itu ditelan oleh formasi sihir ini dan kemampuan penyembuhan yang mereka miliki langsung dipindahkan ke dalam tubuh Jenderal Iblis Last.
Sekarang, Jenderal Iblis Last telah menjadi makhluk yang hampir mendekati keabadian karena ia miliki kemampuan penyembuhan diri yang sebanding dengan seekor phoenix.
Begitu ritual ini selesai, Jenderal Iblis Last langsung melesat keluar dari lingkaran api dan menyerang Raja Api Lilla tanpa ampun.
__ADS_1
Raja Api Lilla tidak sempat menahan serangan Jenderal Iblis Last karena kecepatan yang dimiliki Jenderal Iblis ini tiba-tiba mengalami peningkatan yang berada di luar batas kewajaran.
“Bagaimana caramu meningkatkan kekuatan secepat itu?” Raja Api Lilla cukup terkejut dengan perubahan yang terjadi pada Jenderal Iblis Last.
“Apakah kau sama sekali tidak melihat apa yang telah aku lakukan barusan? Seharusnya kau tidak menanyakan hal yang tidak penting pada musuhmu selama pertarungan berlangsung,” jawab Last balik bertanya dengan senyum mengejek.
Raja Api Lilla yang geram dengan ejekan Jenderal Iblis Last, langsung menggunakan kekuatan api ungu miliknya untuk membakar vampire ini. Akan tetapi, Jenderal Iblis Last dapat menghindari serangan api itu dengan sangat cepat.
Jenderal Iblis Last meraih tangan kanan Raja Api Lilla dan menghantamkan tinjunya beberapa kali di bagian perut lalu melemparnya ke tempat Heilong dan Xue Xian Hou berada.
Xue Xian Hou segera terbang dan menangkap tubuh Raja Api Lilla karena ia tahu bahwa Raja Api Lilla sedang mengalami luku dalam karena pukulan yang baru saja dilakukan Jenderal Iblis Last memiliki kekuatan yang setara dengan puluhan ekor gajah.
“Aku sudah lama menunggu kedatangamu! Ayo lawanlah aku!” tantang Jenderal Iblis Last saat melihat Heilong sudah berada di tempat ini.
“Apakah kau yakin ingin bertarung melawanku? Aku bahkan tidak yakin bahwa kau akan sanggup menyentuh bayanganku,” jawab Heilong sinis.
"Dasar kau manusia tak tahu diri!! Terimalah ajalmu!!” Jenderal Iblis Last geram.
...“Rantai Penghancur Bulan.”...
Ratusan rantai berwarna hitam pekat dengan aura kegelapan yang sangat kuat seketika muncul dari kedua tangannya saat ia menghentakkan kedua tangannya ke arah Heilong.
“Rantai-rantai itu terbuat dari ribuan tulang vampire kuno yang telah di tempa secara khusus oleh Raja Iblis,” jelas Xue Xian Hou singkat karena ia juga tidak seberapa mengetahui asal usul rantai itu.
Jenderal Iblis Last lalu menggerakkan kedua tangannya dengan arah melingkar searah jarum jam dasar rantai-rantai itu sudah semakin dekat dengan Heilong.
...“Rantai Penghisap Darah.”...
Rantai berwarna hitam pekat itu langsung mengelilingi tubuh Heilong dan menjeratnya dengan kuat bagaikan lilitan seekor ular. Heilong hanya diam saja saat mendapatkan serangan seperti itu. Ia seolah-olah sedang menguji kekuatan yang dimiliki lawannya.
“Aku akan membuatmu mati kehabisan darah!! Haha ....” Jenderal Iblis Last tertawa terbahak-bahak saat melihat Heilong terjebak dalam rantai penghisap darah miliknya.
Akan tetapi …
Jenderal Iblis Last merasakan ada hal yang aneh saat ia mencoba menghisap darah Heilong melalui rantai-rantai hitam miliknya.
__ADS_1
Suhu tubuh Heilong sangat dingin dan kulit tubuhnya sangat keras bagaikan bongkaran es tebal. Di dalam tubuhnya pun sama sekali tidak ada darah sedikitpun.
“Apakah kau masih seorang manusia?” celetuk Jenderal Iblis Last tanpa sadar karena hal ini terlalu aneh baginya. Bagaimana mungkin ada makhluk hidup yang sama sekali tak memiliki darah? Bahkan iblis sekalipun masih memiliki darah walaupun warna hitam pekat.
“Tentu saja aku masih seorang manusia. Apakah kau pikir aku akan terjebak dalam jurus yang sama berkali-kali? Kau sepertinya terlalu menganggapku remeh.”
Suara Heilong tiba-tiba muncul dari arah belakang dan mengejutkan Jenderal Iblis Last. Tiruan tubuh Heilong yang terjerat dalam lilitan rantai berwarna hitam pekat itupun juga langsung hancur menjadi serpihan es.
“Bagaimana kau bisa bergerak secepat itu?” hanya kata-kata ini saja yang bisa terucap dari mulut Jenderal Iblis Last saat ia melihat Heilong sudah berdiri di belakangnya.
Yang membuat Jenderal Iblis Last menjadi sangat terkejut bukalah kenapa Heilong bisa tiba-tiba muncul di belakang tubuhnya karena hal seperti ini sudah pernah ia alami berkali-kali. Namun, ia sangat terkejut bagaimana Heilong bisa memiliki banyak waktu untuk membuat tiruan tubuh dari bongkah es mengelabui rantai-rantai hitam miliknya.
Raja Api Lilla dan Xue Xian Hou pun memiliki pemikiran yang sama karena sejak tadi pandangan mereka berdua tidak pernah lepas dari Heilong.
“Jadi kau ingin tahu kenapa aku bisa memiliki banyak waktu untuk membuat tubuh tiruan dari kekuatan elemen es? Kalau begitu lihatlah telapak tanganku ini! ucap Heilong sambil membuka telapak tangan kanannya ke arah Jenderal Iblis Last.
Pikiran Jenderal Iblis Last seolah-olah terpengaruh dengan ucapan Heilong dan langsung melihat telapak tangan itu. Rasa penasaran yang begitu kuat telah membuatnya menjadi lupa diri.
...“Teknik Hukum Waktu — Pembekuan Aliran Waktu.”...
Waktu di sekitar tempat ini seketika terhenti dan Jenderal Iblis Last langsung mematung di tempat.
Namun, Heilong sepertinya sangaja menekan kekuatan hukum waktunya kali ini karena Raja Api Lilla dan Xue Xian Hou masih bisa bergerak dengan bebas dan melihat apapun yang dilakukan Heilong dengan jelas padahal jarak mereka berdua juga tidak terlalu jauh dari tempat ini.
“Ternyata dia berhasil memahami tentang prinsip hukum waktu. Pantas saja ia tidak takut sedikitpun saat Jenderal Iblis Last melakukan serangan yang cukup mematikan.” ucap Raja Api Lilla.
“Dua tidak hanya memahami prinsip hukum waktu saja karena aku sempat melihatnya menggunakan kekuatan hukum ruang saat bertarung melawan Jenderal Iblis Minmei,” sahut Xue Xian Hou.
Raja Api Lilla hanya bisa menggelengkan kepala saat mengetahui semua kelebihan yang dimiliki Heilong. Susah baginya untuk percaya bagaimana bisa kekuatan yang sangat langka seperti itu bisa berada di tubuh seorang manusia. Namun, ia langsung percaya saat ingat bahwa Heilong adalah manusia pilihan yang ditugaskan untuk memusnahkan para iblis yang selalu menebarkan teror di mana-mana.
...“Tinju Pemusnah Iblis.”...
Heilong langsung menggunakan kekuatan tinju api miliknya untuk menghilangkan semua hawa iblis yang ada di dalam tubuh Jenderal Iblis Last.
Kekuatan dari teknik rahasia yang digunakan oleh Jenderal Iblis Last juga langsung menghilang saat gabungan antara api unicorn dan api phoenix menyentuh permukaan tubuhnya.
__ADS_1
“Kau akan mendapatkan jawabannya di Alam Kematian.” Heilong lalu menarik kembali tangannya dari tubuh Jenderal Iblis Last setelah hawa iblis yang ada di tubuh Jenderal Iblis itu mengering.
Jenderal Iblis Last akhirnya terjatuh tak sadar diri setelah hawa iblis yang ada di dalam tubuhnya habis. Ia pun akhirnya mati di tangan Heilong seperti para Jenderal Iblis yang lain.