LEGENDA DEWA PEDANG S2

LEGENDA DEWA PEDANG S2
V5 # CH 238 TERNYATA HANYA SEPERTI ITU


__ADS_3

“Apakah kau pikir akan semudah itu membunuh seorang Jenderal Iblis? Meskipun jiwa Xiao Bailian dan kekuatan yang ada di dalam tubuh sedikit berkurang. Tapi, kekuatan yang tersisa di dalam tubuhku lebih dari mampu untuk menahan serangan dari kultivator Tingkat God sepertimu.”


Jenderal Iblis Zed Bailian sangat percaya diri walaupun tingkah kultivasi yang ia miliki saat ini telah jatuh sebanyak delapan tingkat alam kecil dan kembali ke Lapis God tingkat pertama. Sebab, ia masih memiliki pengalaman bertarung seorang kultivator Tingkat Divine God di dalam ingatannya saat ia masih berada di masa jayanya dulu di Dunia Bawah.


Dan, tingkat tingkat kultivasi yang dimiliki Heilong juga berada di Lapis God tingkat pertama. Jadi, bisa dikatakan bahwa tingkat kultivasi mereka berdua saat ini adalah setara.


“Kalau begitu kita lihat saja siapa yang akan mati lebih dulu. Kau atau aku …!!” Heilong pun juga sangat percaya diri karena ia saat ini telah memiliki kekuatan semua elemen kultivasi dan menguasai tentang prinsip hukum ruang dan waktu.


...“Sayap Kaisar Phoenix.”...


Sepasang sayap api dan es seketika muncul di punggung Heilong saat ia mengaktifkan kekuatan dari Phoenix Es dan Phoenix Api yang ada di dalam tubuhnya. Sepasang sayap ini juga meningkatkan kekuatan elemen es dan elemen api yang ia miliki. Teknik ini adalah teknik yang cocok untuk menggertak dan menguji kekuatan yang dimiliki lawan.


Sepasang pedang aura elemen es dan elemen api secara perlahan mulai muncul di ke-dua tangan Heilong. Ke-dua pedang aura ini memancar tekanan kekuatan yang sangat kuat dan membuat para prajurit iblis yang berdiri di sekitarnya terdorong mundur ke belakang sejauh beberapa meter karena ia memasukkan kekuatan ke-dua Phoenix ke dalamnya.


Sampai saat ini, Li Zen belum juga menyelesaikan proses penempaan Pedang Penjaga Surga. Jadi, Heilong tidak punya cara lain selain membuat pedang aura untuk dijadikan sebuah senjata karena semua pedang pusaka yang ia miliki juga telah dibawa Li Zen untuk memperkuat Pedang Penjaga Surga selama proses penempaan.


“Pedang yang cukup bagus! Tapi, apakah kau yakin jika pedang tiruan seperti itu akan mampu menembus pertahananku?”


...“Tubuh Absolute Naga Emas.”...


Jenderal Iblis Zed Bailian kembali menggunakan jurus pertahanan terkuat yang ia miliki sebelum cadangan Qi yang ada di dantiannya banyak berkurang. Sebab, semakin banyak Qi yang digunakan maka lapisan pelindung sisik naga emas yang melindungi tubuhnya akan menjadi semakin keras.


Ia juga tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama saat ia bertarung melawan Xin Ye. Saat itu kekuatan jurus Tubuh Absolute Naga Emas tidak berada di puncaknya karena cadangan Qi yang ada di dalam tubuhnya sudah banyak berkurang saat bertarung melawan Kaisar Xin Feng dan Pagoda raksasa yang dibuat Xin Ye.


Golok Elang Neraka pun saat ini juga telah kembali ke dalam genggaman tangan Jenderal Iblis Zed Bailian. Tanpa membuang banyak waktu lagi, Jenderal Iblis Zed Bailian langsung melesat ke arah Heilong sambil membawa Golok Elang Neraka di tangan kanannya.

__ADS_1


Hawa membunuh yang begitu besar dan hawa iblis yang begitu kental dapat dilihat dari aura yang memancar dari tubuh Jenderal Iblis Zed Bailian. Ia saat ini bagaikan seorang iblis pembunuh yang siap menghabisi para dewa yang menghalangi jalannya.


“Jangan kau pikir aku takut!! Jika kau mempunyai sebuah Golok pusaka, maka di tanganku juga ada dua buah pedang aura.”


Heilong juga melesat ke arah Jenderal Iblis Zed Bailian untuk menyambut serangannya. Niat membunuh yang begitu kuat juga tercetak di kedua mata Heilong karena Bangsa Iblis telah berani memanfaatkan Ayah kandungnya. Biar bagaimana pun juga ia telah bertekad untuk membunuh semua Bangsa Iblis yang tunduk pada Dark Etheroz.


Suara benturan serangan pedang mulai bersenandung di tengah-tengah medan perang. Tidak ada yang bisa melihat pertarungan antara Heilong dan Jenderal Iblis Zed Bailian dengan jelas selain Xin Ye karena kecepatan yang dimiliki seorang kultivator Tingkat God sudah berada di luar batas kewajaran.


Para prajurit iblis yang ada di tempat ini mulai berhamburan menjauhi medan perang saat tekanan kekuatan dahsyat muncul secara tiba-tiba di sekitar mereka saat mereka melihat bayangan Heilong dan Jenderal Iblis Zed Bailian yang sedang menyerang satu saja lain.


Heilong sepertinya tak berniat menunjukkan semua kekuatan yang ia miliki. Sebab, ia tiba-tiba merasakan ada seseorang yang sedang mengawasinya dari kejauhan saat Jenderal Iblis Zed Bailian kembali memegang Golok Elang Neraka. Ia sebisa mungkin menahan diri untuk tidak menggunakan kekuatan hukum ruang dan waktu yang ia miliki karena kedua jurus itu adalah kartu as yang ia miliki jika berada dalam keadaan bahaya.


“Jika hanya selemah itu kekuatan jurus pedang yang kau miliki, maka bersiaplah mati di bawah Golok Elang Neraka milikku ini.”


...“Ayunan Pedang Menebus Bumi.”...


Boom ...


Suara ledakan pun muncul disertai hembusan angin dengan tekanan yang cukup kuat dan menghembus semua prajurit iblis yang ada di sekitar mereka terpental cukup jauh saat Heilong manahan serangan Golok Elang Neraka dengan menyilangkan pedang aura elemen es dan pedang aura elemen api di atas krpdld.


“Ternyata kekuatan fisik dan insting yang kau miliki tidak bisa dianggap remeh. Jika kau terlambat sedikit saja, maka kepalamu itu pasti akan terbelah menjadi dua seperti batok kelapa.” Jenderal Iblis Zed Bailian menyembunyikan keterkejutannya saat mengetahui kekuatan fisik yang dimiliki Heilong ternyata sebanding dengan kekuatan fisik yang dimiliki oleh seekor naga.


Heilong menyeringai lalu menghilang dari pandangan Jenderal Iblis Zed Bailian. Ia sekali lagi menggunakan jurus tarian menembus langit yang telah diperkuat dengan kekuatan elemen cahaya dan kegelapan yang membuat kecepatan gerakannya menjadi meninggalkan dengan sangat tajam jika dibandingkan dengan saat ia menggunakan jurus gerakan ini dengan gabungan antara kekuatan elemen petir dan elemen angin.


Dalam sekejap, Heilong sudah berada di belakang Jenderal Iblis Zed Bailian dan mengayunkan pedang elemen api yang ada tangan kirinya.

__ADS_1


...“Pedang Badai Racun Api.”...


Hembusan angin yang membawa ratusan pedang api sepanjang satu meter langsung menghantam tubuh Jenderal Iblis Zed Bailian tanpa ampun.


Berkat bantuan dari kekuatan Phoenix Api, bayang pedang api yang terbentuk dari jurus pedang racun api telah diperkuat. Hal ini terlihat dari ukuran bayangan pedang api yang sebelumnya hanya sebesar jarum, sekarang telah berubah menjadi sepanjang satu meter layaknya sebuah pedang asli.


Selain itu, ia juga menggabung jurus pedang racun api dengan jurus amukan badai api untuk menambah daya serang dari semua bayangan pedang api.


Ratusan pedang api itu terus menghujani tubuh Jenderal Iblis Zed Bailian dan berhasil menembus pertahanan tubuh absolut naga emas miliknya. Luka-luka yang cukup dalam memenuhi sekujur tubuh Jenderal Iblis Zed Bailian dan mengalirkan darah berwarna hitam pekat tanpa henti.


Walaupun Jenderal Iblis Zed Bailian memiliki sisik naga berwarna emas yang melambangkan keagungan seorang Dewa. Tapi, darahnya ternyata berwarna hitam pekat tidak jauh berbeda dengan darah para iblis. Sebab, racun hawa iblis telah menyatu dengan darahnya dan menghilangkan sifat kedewaan Ras Naga.


Pertahanan tubuh absolut naga emas akhirnya hancur berkeping-keping dalam sekali sekarang. Jenderal Iblis Zed Bailian tidak bisa percaya dengan hal ini, apalagi ia sama sekali tidak melihat adanya perbedaan kekuatan yang terlalu mencolok dari tubuh Heilong. Akan tetapi, hasil dari pertarungan yang singkat ini telah membuktikan padanya bahwa Heilong bukalah kawan yang bisa remehkan.


“Ternyata hanya seperti itu kekuatan dari tubuh absolut naga emas. Aku sarankan kau ganti saja nama jurusmu itu dengan pertahanan kaleng-kaleng emas. Haha ....” Heilong tertawa renyah mengejek Jenderal Iblis Zed Bailian. Ia sengaja melakukan hal ini agar mental semua prajurit iblis yang ada di sekitar area medan perang menjadi semakin hancur saat melihat pimpinan mereka dapat dikalahkan hanya dengan satu jurus saja.


**


Sementara itu, Kaisar Xin Feng, Xin Ye dan juga semua prajurit Kerajaan White Tiger bersorak-sorak gembira saat melihat Jenderal Iblis Zed Bailian dapat ditaklukkan dengan begitu mudah.


“Aku tidak pernah menyangka bahwa kekuatan yang ia miliki akan meningkat dengan begitu pesat hanya dalam waktu beberapa bulan saja. Sepertinya ia telah melakukan latihan yang sangat keras selama beberapa tahun ini. Aku jadi merasa sedikit bersalah karena menganggap ia hanya bermain-main saja selama menghilang beberapa bulan belakangan ini.”


Kaisar Xin Feng menjadi semakin semangat saat melihat sebuah harapan telah muncul di depan matanya. Apalagi sosok yang menjadi pahlawan bagi Benua Barat itu tidak lain adalah calon menantunya sendiri.


“Ayah benar! Untungnya Kak Long juga datang di saat yang tepat, jika terlambat beberapa nafas saja maka nyawa kita berdua pasti sudah melayang di tangan Jenderal Iblis itu.” Xin Ye tentu saja setuju dengan ucapan Ayahnya.

__ADS_1


Semua prajurit Kerajaan White Tiger yang ada di benteng perlindungan juga menganggukkan kepala lalu bertepuk tangan untuk memberikan dukungannya pada Heilong.


__ADS_2