
Bang … Bang …
Pedang Es Raksasa buatan Feng Xiao terus menghantam perisai kegelapan yang ada di tangan bayangan iblis tanpa ampun, bagaikan sebuah palu dewa petir yang menghantam langit saat akan turun hujan.
Perisai kegelapan itu mulai retak karena hantaman yang sangat keras dari benda yang sangat tajam secara bertubi-tubi. Dan, setiap retakan yang ada di permukaan perisai kegelapan itu akan langsung membeku sehingga tidak memberikan kesempatan pada energi iblis untuk mengalir dan memperbaikinya.
Namun …
Konsentrasi Feng Xiao tiba-tiba terganggu karena kesombongan yang ada di dalam hatinya. Dia merasa sudah berada di atas angin dan selangkah lagi akan meraih kemenangan karena mampu membuat bayangan iblis itu terpojok tanpa punya kesempatan untuk melakukan serangan balasan.
Kesempatan ini ternyata dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Jenderal Iblis Bai Long yang mengendalikan gerakan dan pikiran bayangan iblis. Dia segera memanfaatkan kesempatan ini untuk merubah kembali perisai kegelapan menjadi rantai kegelapan dan langsung melesat di atas permukaan tanah seperti seekor ular menuju ke kedua kaki Feng Xiao.
Feng Xiao yang tak menyadari serangan diam-diam ini, kedua kakinya langsung terjerat oleh rantai kegelapan dan semua kekuatan yang ada di tubuhnya berhasil disegel oleh kekuatan rantai ini sampai benar-benar menghilang.
Dan … Bayangan pedang es raksasa yang terbuat dari gabungan kekuatan pedang pusaka dan jurus beladiri yang digunakan Feng Xiao, seketika itu langsung hancur berkeping-keping dan kembali ke bentuk aslinya lalu jatuh ke tangan Lin Wei.
“Ahhh …”
Langit malam Tanah Ungu itu langsung dipenuhi dengan suara jerit kesakitan Feng Xiao yang sangat menyayat hati saat Jenderal Iblis Bai Long berusaha menyerap vitalitas hidupnya melalui rantai kegelapan yang menjerat kedua kakinya.
Lin Wei dan Hao Lin sama-sama merasakan kengerian yang sangat luar biasa sampai tubuh mereka bergetar saat melihat vitalitas Feng Xiao diserap sampai kering oleh Jenderal Iblis Bai Long.
Mereka berdua tidak pernah menyangka jika mereka akan berjumpa dengan seekor iblis yang memiliki kekuatan dan jurus-jurus yang sangat menakutkan di tempat ini.
Andai saja mereka tahu jika iblis yang akan mereka lawan memiliki kekuatan yang sangat menakutkan, maka mereka berdua pasti akan meminta bantuan pada beberapa kerajaan besar di sekitar tempat sini sebelum bergerak untuk menyerang.
Akan tetapi, semuanya sekarang sudah terlambat … tidak ada gunanya meratapi nasib yang telah digariskan oleh sang pencipta.
Mereka lalu mencari cara untuk melarikan diri dari tempat ini dan pergi ke Kerajaan besar terdekat untuk meminta perlindungan.
Di dekat Tanah Ungu ada dua buah kerajaan besar, yang satu adalah Kerajaan Siluman Serigala Bulan yang ada di Tanah Biru dan satunya lagi adalah Kerajaan Kalsedon yang dikuasai oleh Bangsa Manusia di tanah abu-abu.
Kemungkinan besar mereka berdua akan pergi melarikan diri ke Tanah Biru karena kedua raja ini adalah para siluman yang kurang menyukai Bangsa Manusia.
__ADS_1
Di saat Xin Wei dan Hao Lin masih sedang memikirkan kemana mereka berdua akan pergi untuk mencari tempat perlindungan, Feng Xiao yang sudah berada diambang kematian tiba-tiba membuka membuka mulutnya dan mengatakan pesan terakhirnya.
“Kalian berdua cepatlah lari tinggal tempat ini. Pergilah ke Tanah Biru. Aku memiliki hubungan kekerabatan dengan Raja Siluman Serigala Bulan. Jika kalian memberitahukan berita tentang kematianku dan memberikan pedang pusakaku itu kepada mereka, mereka pasti akan membantu kalian dan membalaskan kematianku.”
“Mana mungkin aku akan melarikan diri ketika kau sedang diserang. Aku akan membantumu menghancurkan rantai iblis itu lalu kita semua pergi melarikan diri ke Tanah Biru bersama-sama.”
Hao Lin yang merupakan sahabat Feng Xiao sejak kecil, tiba-tiba keberaniannya bangkit kembali ketika mengetahui bahwa Feng Xiao masih ingin melindungi keselamatan rekan-rekannya, meskipun dirinya saat ini berada di ambang kematian.
“Haha … Menarik sekali persahabatan di antara kalian. Sebagai penghormatan, aku akan membunuh kalian semua bersamaan agar kalian bisa tetep berkumpul di akhirat,” seru Jenderal Iblis Bai Long tertawa mengejek.
Jenderal Iblis Bai Long lalu memerintahkan bayangan iblis untuk menyerang Hao Lin karena saat ini dia sudah keluar dari formasi pelindung buatan Lin Wei.
Dalam sekejap, Bayangan iblis itu sudah menghilang dari tempatnya berdiri dan langsung muncul di depan Hao Lin.
Bayangan iblis itu lalu mengayunkan sabit yang ada di tangannya menyerang Hao Lin.
“Boom …”
Serangan sabit raksasa milik bayangan iblis itu berhasil dihentikan Hao Lin saat tepat berada di atas kepala. Tapi, dia merasakan ada suatu energi yang aneh sedang merambat ke kedua tangannya lalu menyebar ke seluruh bagian tubuhnya.
“Si—Siapa kau sebenarnya? Dan racun apa yang kau sembunyikan di dalam sabit yang digunakan iblis ini. Kenapa racun ini seakan-akan memiliki kesadaran sendiri dan ingin mengambil alih jiwaku?” suara Hao Lin bergetar dan nafasnya sesak karena menahan rasa sakit yang sangat luar biasa di sekujur tubuhnya.
Jenderal Iblis Bai Long lalu berdiri di tempatnya dan berteriak. “Karena kalian semua akan mati sebentar lagi, maka aku akan menunjukkan identitas ku pada kalian. Aku adalah salah satu Jenderal Iblis terkuat dari Dunia Bawah yang dibangkitkan kembali di Dunia Tengah ini, sekaligus monster iblis yang pernah mengacaukan Alam Gaib ini sepuluh ribu tahun yang lalu. Namaku adalah Bai Long penguasa Istana Kristal Ungu ini.”
Darah langsung menyembur dari mulut Hao Lin setelah Jenderal Iblis Bai Long mengungkapkan identitasnya.
“Sepertinya Racun Hawa Iblis yang aku tanamkan di dalam sabit kegelapan itu telah berhasil menyebar ke seluruh tubuhmu. Sudah saatnya kau menyusul kematian temanmu.”
Jenderal Iblis Bai Long segera memindahkan rantai kegelapan yang ada di tubuh Feng Xiao yang telah mati mengering ke tubuh Hao Lin. Dan vitalitas Hao Lin pun langsung diserap dengan kecepatan yang sangat luar biasa.
“Hao Lin …!!”
Lin Wei berteriak sangat keras saat menyaksikan tubuh Hao Lin mulai mengering di depan matanya dengan sangat cepat tanpa ada perlawanan. Teriakan ini mengandung kesedihan yang sangat dalam.
__ADS_1
Jenderal Iblis Bai Long lalu melemparkan tubuh Hao Lin yang sudah tak bernyawa dan mengering. Dia lalu menatap Lin Wei.
“Sekarang adalah giliranmu …!!”
Lin Wei hanya bisa terdiam di tempatnya. Dia sudah tidak memiliki keyakinan untuk bisa melarikan diri dari tempat ini seorang diri.
Akan tetapi …
Cahaya berwarna hitam tiba-tiba turun dari lubang di atas langit dan mengurung tubuh Jenderal Iblis Bai Long di dalamnya.
“Akhirnya saat yang aku tunggu-tunggu telah tiba. Tapi kenapa harus muncul di saat seperti ini, padahal tinggal sedikit lagi aku akan berhasil merebut Batu Es Khayalan itu. Biarlah, terobosan kultivasiku jauh lebih penting. Aku bisa merebut kembali batu es khayalan itu kapan pun aku mau setelah aku berhasil menerobos.”
Jenderal Iblis Bai Long geram, namun dia tidak bisa berbuat apa-apa untuk melepaskan diri dari kurungan cahaya hitam ini, bahkan bayangan iblis yang ada diluar seketika itu juga ikut menghilang.
Cahaya berwarna hitam yang turun dari langit ini adalah pembaptisan energi alam bagi para kultivator elemen kegelapan yang akan menerobos ke puncak Grand Emperor.
Seketika energi kegelapan yang sangat melimpah dari langit langsung membanjiri tubuh Jenderal Iblis Bai Long.
Saat ini dirinya serasa tenggelam dalam lautan energi kegelapan.
“Ini adalah surga yang ditunggu-tunggu oleh para iblis. Aku akan memanfaatkan semua energi kegelapan ini dalam terobosan kultivasiku.”
Jenderal Iblis Bai Long lalu kembali dalam posisi duduk bermeditasi dan menyerap semua energi kegelapan ini.
Setiap titik-titik meridian yang ada di tubuhnya terus berdenyut dan semakin membesar untuk menyesuaikan kecepatan energi kegelapan yang masuk ke dalam tubuhnya.
Dia bisa merasa bahwa setiap bagian tubuhnya telah dilapisi oleh energi kegelapan yang sangat murni dan siap untuk disucikan.
Sementara itu, Lin Wei yang ada di luar cahaya kegelapan itu langsung memanfaatkan kesempatan ini pergi melarikan diri dari ke Tanah Biru tempat Kerajaan Siluman Serigala Bulan berada.
##############################
Jangan lupa like dan komen setelah membaca. Anggap saja like itu sebagai biaya buka bab di novel berbayar.
__ADS_1