
Phoenix Api dan Phoenix Es tampak ragu untuk menyetujui permintaan Gremlin tersebut. Sebab, penggunaan teknik tersebut akan memberikan dampak yang besar pada tubuh mereka berdua yang baru saja terlahir kembali.
Namun, mereka berdua juga tidak berani menolak permintaan itu kerana hal ini berhubungan dengan kelangsungan hidup Heilong melawan seorang Raja Iblis. Dengan berat hati, mereka berdua pun akhirnya menyetujui permintaan itu.
“Bagus … Sekarang apa lagi yang kalian tunggu. Ayo kita mulai teknik itu sekarang juga karena kita berdua tidak tahu apa yang dilakukan Raja Iblis itu di luar Dunia Jiwa ini.”
Phoenix Api dan Phoenix Es mulai membuat dua buah formasi sihir raksasa yang diletakkan di langit dan bumi. Sebab, pengguna teknik rahasia ini membutuhkan energi murni yang dihasilkan oleh langit dan bumi.
Meskipun Dunia Jiwa Heilong ini mirip dengan sebuah dunia kecil, tapi hukum energi yang ada di dalam Dunia Jiwa ini telah lengkap dan memenuhi syarat untuk memiliki energi murni yang dihasilkan oleh langit dan bumi walaupun intensitas energi yang dihasilkan memiliki jumlah yang jauh lebih kecil.
Butuh waktu sekitar sepuluh nafas bagi kedua Phoenix itu untuk menyelesaikan kedua formasi besar itu. Setelah itu mereka berdua meminta Gremlin untuk berdiri di pusat formasi.
Gremlin pun segera melompat dan berdiri dengan gagah di tengah-tengah formasi. Auranya yang telah pulih terlihat sangat stabil dan jauh lebih besar dari sebelumnya. Ia tampaknya mengalami sedikit peningkatan kekuatan setelah berhasil mengalahkan Chu Tian.
“Apakah anda sudah siap, Tuan?” Phoenix Api memastikan keadaan Gremlin sebelum memulai ritual yang sangat berbahaya ini.
“Cepat lakukan! Jangan banyak tanya. Grrr ... Kalian berdua telah membuag banyak sekali waktu,” seru Gremlin mengeran.
Phoenix Api dan Phoenix Es berdiri di kedua sisi berbeda dadu formasi besar itu. Satu di kiri dan satu kanan. Akan tetapi, gerakan tangan mereka berdua saat melakukan segel sihir terlihat sama persis.
...“Teknik Penggabungan Kehidupan ... Aktifkan.”...
Kedua formasi itu seketika mulai menyala dengan sinar berwarna hijau yang merupakan perlambang dari kehidupan. Tekanan energi yang ada di dalam formasi itu juga mulai meningkat tajam hanya dalam hitungan detik.
“Berhasil.” Phoenix Api tampak senang karena ia dan Phoenix Es ternyata berhasil menggunakan teknik ini meskipun ini adalah pertama kalinya mereka berdua menggunakan teknik ini.
Phoenix Es merespon ucapan Phoenix Api dengan sebuah anggukan dan tersenyum puas.
__ADS_1
Akan tetapi …
Sesuatu yang diluar dugaan tiba-tiba terjadi pada mereka berdua. Gremlin tiba-tiba menarik Phoenix Api dan Phoenix Es masuk ke dalam formasi besar itu sesaat sebelum medan pelindung yang sangat menutupi formasi besar itu.
Medan pelindung itu adalah medan pelindung khusus yang tidak akan mungkin bisa dihancurkan kecuali kedua formasi besar yang membentuknya juga ikut hancur.
“Tuan, apa yang sebenarnya ingin kau lakukan. Bukankah kami berdua telah melakukan semua perintah yang kau berikan? Tapi, kenapa kau membawa kami berdua ke dalam keadaan berbahaya seperti ini?” protes Phoenix Es berusaha melupakan diri dari belitan ekor Gremlin.
“Apakah kalian berdua ingin tinggal secara cuma-cuma di rumah orang tanpa melakukan apapun padahal pemilik rumah ini sedang dalam bahaya?” jawab Gremlin menegur mereka berdua.
Phoenix Api dan Phoenix Es langsung mengerti dengan maksud dari ucapan Gremlin hanya bisa pasrah ketika kekuatan yang ada di dalam diri mereka berdua diserap oleh kedua formasi besar ini lalu ditransfer ke dantian Heilong.
**
Di luar Dunia Jiwa.
Heilong dan Dark Etheroz telah melakukan pertarungan yang cukup sengit selama beberapa menit. Mereka berdua saling bertukar jurus pedang terkuat masing-masing dengan menggunakan pedang pusaka terkuat di seluruh Alam Semesta.
Apalagi tingkat kultivasi yang dimiliki Dark Etheroz saat ini bukalah Tingkat Divine God biasa melainkan puncak Divine God setelah berhasil menyerap semua kekuatan Chu Tian.
Saat ini, kedua tangan Heilong memegang dengan erat pedang penjaga surga. Li Zen yang ada di dalam pedang pusaka tersebut juga mengerakkan semua kekuatan untuk meningkatkan daya tempur Heilong.
“Kenapa kau hanya berdiam diri sambil memegang pedang pusakamu itu. Apakah kau sudah mulai putus asa?” tanya Dark Etheroz dengan tatapan remeh mencoba memprovokasi Heilong.
“Putus asa? Akulah yang akan membuatmu putus asa dan membuatmu menyesal karena telah mengkhianati Alam Dewa dan membuat seluruh anggota keluargaku menjadi sengsara,” balas Heilong dinding menatap tajam ke arah musuh yang paling ia benci.
“Sial!! Kau benar-benar mencari kematian. Akan aku kabulkan keinginanmu itu.”
__ADS_1
Dark Etheroz melesat ke arah Heilong dengan membawa serangan yang begitu dahsyat di tangan kanannya dan membuat pedang pusaka yang ada di tangan kanannya itu membawa bagaikan api neraka.
Akan tetapi …
Swost ...
Aura yang memancar dari tubuh Heilong tiba-tiba meledak dan membumbung tinggi ke langit. Tekanan aura yang memancar dari tubuhnya bahkan mengetarkan langit dan bumi.
Tubuh Dark Etheroz yang sudah semakin dekat Heilong pun juga ikut terhempas karena terjangan aura yang meledak secara tiba-tiba.
“Apa yang terjadi dengan tubuhku.” Heilong terlihat panik dengan perubahan yang terjadi pada tubuhnya. Sebab, jika hal ini dibiarkan terlalu lama maha hal ini akan membuatnya kehabisan Qi.
“Tenangkan dirimu dan murnikanlah semua energi yang meledakkan tak terkendali dari tubuhmu ini. Tampaknya Gremlin telah melakukan sesuatu dan ingin membuat menerobos ke tingkat Divine God secara instan.” Li Zen berusaha menenangkan keadaan.
Dengan bimbingan Li Zen, Heilong mulai memusatkan konsentrasinya dan memurnikan semua energi yang tiba-tiba meledak tak terkendali dari tubuhnya.
Dari aura ini ia dapat merasakan jejak-jejak aura milik Gremlin, Phoenix Api dan Phoenix Es. “Tampaknya Guru tidak membohongiku.”
Heilong lalu memusatkan semua energi itu agar masuk ke dalam dantian. Dantian dan semua titik-titik meridian yang ada di dalam tubuhnya secara perlahan mulai dibentuk ulang ke tingkat yang jauh lebih kuat.
Dan …
Boom ...
Sebuah ledakan dahsyat disertai hujan petir yang begitu mengerikan turun dari langit dan menyambar tubuh Heilong tanpa ampun.
Butuh waktu sekitar sepuluh menit sampai semua fenomena aneh menghilang dan tanda bahwa proses penerobosan kultivasi yang ia lakukan berjalan dengan lancar meskipun berada di tengah pertarungan sengit.
__ADS_1
Aura yang memancar dari tubuh Heilong saat ini terlihat begitu stabil dan setenang ombak. Namun, aura itu terlihat begitu padat dan memiliki tekanan yang begitu dahsyat hingga mampu membuat tanah bergetar begitu ia mendarat.
“Akhirnya aku mencapai Tingkat Divine God.”