
Raja Iblis Dagon mengerahkan semua kekuatannya dan segera terbang melarikan diri dari tempat pertempuran setelah mengetahui tingkat kultivasi yang dimiliki wanita misterius itu.
Biar bagaimana pun juga kekuatan seorang iblis yang berasal dari dunia tengah tidak akan mampu untuk melawan seorang Dewa. Ia hanya bisa mengumpat di dalam hati kenapa seorang Dewi bisa muncul di medan perang ini. Bukankah para penghuni Dunia Atas memiliki sebuah peraturan yang sangat ketat.
Setiap makhluk yang ada di Alam Gaib ini tahu dengan sangat jelas tentang peraturan yang melarang seorang Dewa ikut campur dalam pertempuran yang ada di Dunia Tengah untuk menghindari kehancuran Dunia.
Dan, siapapun yang berani melanggar peraturan itu, harus siap menghadapi amarah dari langit dan dihujani oleh petir surgawi yang mampu menghanguskan siapa pun walaupun ia adalah seorang Dewa.
__ADS_1
Raja Iblis Dagon pun tiba-tiba berhenti melarikan diri karena ia mendapat suatu ide yang sangat bagus. Ia lalu berbalik dan menatap ke arah wanita misterius itu dengan dingin sambil mengucapkan ancaman.
“Ayo bunuhlah aku jika kau ingin mengundang amarah dari langit! Bukankah kau sangat ingin membunuhku! ” seru Raja Iblis Dagon menantang penuh percaya diri seolah-olah langit adalah pengawal pribadi miliknya.
Wanita misterius itu hanya tersenyum lalu balas menghardik Raja Iblis Dagon dengan santai. “Dari mana kau bisa begitu yakin kalau aku tidak berani membunuhmu? Apakah kau berpikir bahwa Iblis sepertimu pantas untuk menjadi penghuni langit hingga kau sangat yakin bahwa langit akan menghukumku jika aku menyerangmu. Jangan-jangan kau juga tidak tahu asal-usul tentang leluhur para iblis yang dibuang dari langit. Ia adalah maklum paling sombong dan angkuh di langit. Karena itu ia ditendang keluar dari surga dan dilemparkan ke Dunia Bawah seperti sebuah batu yang dibuang ke laut.
Wajah Raja Iblis Dagon menjadi merah padam karena menghina leluhur para iblis sama saja dengan menghina semua Bangsa Iblis di seluruh Alam Semesta. Karena itu, ia tidak pernah membiarkan siapapun yang menghina leluhur para iblis bisa hidup dengan tenang.
__ADS_1
Aura energi kegelapan dan hawa iblis yang sangat murni langsung keluar dari tubuh Raja Iblis Dagon. Aura ini bahkan lebih kuat dan murni dari para prajurit iblis yang berasal dari Dunia Bawah. Bagaimana mungkin seorang iblis dunia tengah yang sama sekali belum pernah pergi ke Dunia Bawah memiliki hawa iblis yang lebih murni dari iblis yang berasal dari Dunia Bawah?
Wanita misterius itu menyipitkan matanya saat melihat hawa iblis yang keluar dari tubuh Raja Iblis Dagon seolah-olah sedang memastikan sesuatu. Setelah beberapa saat, is pun menyeringai dan merentangkan telapak tangan kanannya.
Sebuah senjata pusaka berbentuk sabit setengah lingkaran dengan kedua sisinya yang sangat tajam langsung muncul dan terbang dengan perlahan di sekitar wanita misterius itu layaknya seorang pengawal yang sedang melindungi tuannya.
Di permukaan senjata pusaka itu terdapat sembilan buah batu giok yang memancarkan aura berwarna ungu yang sangat terang hingga membuat senjata pusaka itu ikut berubah warna menjadi ungu. Padahal, senjata pusaka itu sebenarnya memiliki warna yang seputih giok.
__ADS_1
“Akhirnya kau menunjukkan hawa iblis yang selama ini sangat kau rahasiakan. Kau sebenarnya adalah iblis dunia bawah yang menyusup ke Alam Gaib tujuh ratus tahun yang lalu.” seru wanita misterius dengan dingin lalu mengerakkan tangan kanannya ke atas dan merubah arah sabit pusaka miliknya berputar-putar di atas kepalanya.
“Jangan pernah kau berpikir bahwa penghuni Alam Dewa tidak ada yang tahu tentang kehadiranmu. Walaupun selama ini kami belum mengambil tindakan, tapi Dewa Tertinggi selalu mengawasi gerak-gerikmu sambil menunggu saat yang tepat untuk menghukummu. Dan, kedatanganku ke tempat ini adalah karena perintah dari Dewa Tertinggi. Beliau ingin aku membunuhmu dan tanpa menyisakan sedikitpun bagian tubuhmu agar kau tidak dapat lagi bangkit di Alam Gaib ini,” lanjut wanita misterius itu sambil melempar sabit pusaka miliknya ke arah Raja Iblis Dagon.