
“Planet Dreamland?! Apakah yang kau katakan itu adalah benar? Seingatku, Planet Dreamland memiliki sebuah medan pelindung khusus yang melarang kultivator tingkat God dan diatasnya untuk memasuki Planet itu. Lalu bagaimana ia bisa berada di sana? Bukankah hal itu akan memancing kemarahan dari hukum dunia yang ada di Planet Dreamland?”
Setelah ingatannya kembali, Gremlin tentu saja ingat tentang karakteristik dari setiap Planet yang ada di Dunia Tengah karena ia juga pernah ditugaskan untuk menjaga Dunia Tengah bersama dengan para Divine Beast yang lain.
Divine Beast Lambda menghela nafas panjang sebelum menjawab. Sebuah beban berat seakan-akan terselip di balik kata-kata yang ia ucapkan. “Keadaan di Planet Dreamland saat ini telah berubah sepenuh sejak Dark Ertheroz berhasil menerobos ke Tingkat God dan menjadi seorang Dewa Iblis terkuat di Dunia Tengah. Keseimbangan hukum dunia yang ada di Planet Dreamland juga ikut goyah karena terobosannya yang mengguncangkan langit dan Bumi. Saat ini semua kultivator dengan tingkat kultivasi yang lebih tinggi dari tingkat Grand Emperor bisa masuk ke Planet Dreamland dengan bebas.”
“Berarti para iblis dunia bawah yang memiliki tingkat kultivasi yang sebanding dengan para Dewa telah berkumpul di Planet Dreamland. Lalu bagaimana keadaan penduduk asli Planet Dreamland?” Heilong tak dapat menahan diri lagi karena mencemaskan keadaan semua orang yang ia sayangi di Planet Dreamland. Ia akhirnya memotong pembicara antara Divine Beast Lambda dan Gremlin.
“Kau tidak perlu khawatir! Mereka semua aman termasuk Xin Ye dan beberapa orang wanitamu yang lain. Dewa Tertinggi telah memerintah Dewa Formasi Sihir membuat sebuah medan pelindung tambahan untuk menyegel Planet Dreamland sampai hukum dunia yang ada di planet itu pulih. Namun, para iblis yang telah berhasil memasuki Planet Dreamland sebelum medan pelindung itu selesai dibuat, juga ikut terjebak di planet itu.”
Divine Beast Lambda lalu beritahu Heilong tentang keadaan semua orang yang dekat dengannya di Planet Dreamland dan berusaha meyakinkan bahwa keadaan mereka semua saat ini baik-baik saja.
Meskipun Divine Beast Lambda tidak berada di Planet Dreamland, ia tetap tahu semua hal yang telah terjadi di Planet Dreamland karena dia terus berkomunikasi dengan para Divine Beast yang menjaga Planet itu.
Divine Beast Lambda sengaja memberitahu semua ini pada Heilong agar pikirannya menjadi tenang karena sebentar lagi ia harus melakukan ujian khusus untuk mendapatkan kekuatan elemen cahaya dan kegelapan.
Setelah ia cukup yakin bahwa Heilong sudah mulai tenang, Divine Beast Lambda lalu kembali mengobrol dengan Gremlin. “Apakah kau tahu kenapa Dewa Tertinggi berniat untuk mengembalikan ingatan dan kekuatanmu saat ini?”
__ADS_1
“...” Gremlin terlihat agak bingung lalu menggelengkan kepala.
“Iblis yang telah membunuh Zhi Qing, sekarang telah menjadi bawahan Dark Etheroz dan juga pengawal pribadinya. Jika dia tidak dikalahkan terlebih dahulu, maka sangat mustahil bagi Heilong untuk menyentuh Dark Etheroz. Karena itu, Dewa Tertinggi ingin kau bertarung melawan iblis itu agar Heilong bisa bertarung dengan Dark Etheroz,” jelas Divine Beast Lambda.
“Kalau begitu apa yang kau tunggu lagi! Cepat kembalikan kekuatanku. Aku setuju untuk membantu Heilong melawan iblis itu.” seru Gremlin semangat.
Divine Beast Lambda lalu memberi isyarat pada Dewi Bulan Ungu untuk memulai kembali pekerjaannya yang sempat tertunda karena amarah Gremlin yang tiba-tiba meledak.
Dewi Bulan Ungu lalu mengeluarkan sebuah kotak berwarna emas dari dalam cincin penyimpanan miliknya dan melemparkannya di depan Gremlin.
Saat ia mulai membaca sebuah mantra khusus, kotak berwarna emas itu langsung terbuka dan menyinari tubuh Gremlin dengan cahaya yang berwarna keemasan.
Aura yang memancar dari tubuh Gremlin menjadi lebih kuat hingga ratusan kali lipat dan membuat langit dan bumi berguncang seolah-olah akan runtuh karena ketakutan.
Kesembilan ekornya yang sangat panjang bagaikan seekor ular juga mulai tumbuh. Kesembilan ekor ini mewakili setiap jenis elemen yang ada di seluruh Alam Semesta. Mirip seperti kesembilan ekor yang dimiliki oleh rubah ekor pelangi.
Gremlin adalah satu-satunya Divine Beast yang menguasai semua jenis elemen sekaligus karena itu kekuatannya sangat menakutkan. Bahkan, Shen Long yang merupakan pimpinan dari para Divine Beast akan merasa kesulitan jika berduel satu lawan satu dengan Gremlin.
__ADS_1
Sepertinya, butuh waktu yang cukup lama bagi Gremlin untuk menyerap kembali semua kekuatan miliknya yang telah disegel oleh Dewa Tertinggi di dalam Kotak itu. Sebab, salain ia harus menyerap secara perlahan agar samua titik-titik median dan dantian miliknya tidak hancur, ia juga harus meninggal kekuatan fisiknya agar dapat manakah tekanan dari kekuatan itu.
Selain itu, Gremlin juga pasti akan mengalami terobosan kultivasi besar yang dapat memancing hukuman dari hukum dunia ini. Sebab, tingkat kultivasi yang akan dicapai oleh Gremlin melebihi batas kultivasi yang bisa diterima oleh Alam Gaib ini.
Untung saja, Dewa Tertinggi sepertinya telah memperhitungkan tentang terobosan kultivasi yang akan dialami Gremlin. Jadi, sebuah medan pelindung khusus tiba-tiba muncul saat aura yang memancar dari tubuh Gremlin menjadi semakin kuat. Lapisan medan pelindung ini juga akan semakin meluas seiring dengan semakin besarnya aura yang memancar dari tubuh Gremlin.
Divine Beast Lambda lalu mengajak semua orang untuk meninggalkan tebing ini karena tebing ini kemungkinan akan hancur selama proses peningkatan kultivasi yang dialami Gremlin.
**
Di medan perang utama, para tentara langit yang telah menyelesaikan pertarungan melawan para iblis dunia bawah akhirnya bisa bersantai sejenak bersama para prajurit gabungan Alam Gaib. Walaupun tingkat kultivasi yang dimiliki oleh para tentara langit jauh lebih tinggi daripada para prajurit gabungan Alam Gaib, mereka semua sama sekali tidak merendahkan para prajurit Alam Gaib.
Divine Beast Zaha dan Divine Beast Aurora juga ada di tempat ini. Mereka berdua sedang sibuk mengobati para prajurit yang terluka karena serangan racun hawa iblis.
Sedangkan Xiao Long sedang mengobrol santai dengan pimpinan pasukan prajurit langit karena ia sebenarnya juga penasaran tentang kehidupan yang ada di Alam Dewa.
“Mereka akan segera kembali ke sini,” ucap Divine Beast Zaha dengan suaranya yang khas.
__ADS_1
“Apakah Gremlin juga ada di antara mereka?” jawab Divine Beast Aurora yang tak sempat memeriksa daerah sekitar karena semua perhatiannya terfokus pada proses penyembuhan para prajurit. Karena itu, ia meminta bantuan Divine Beast Zaha untuk berjaga di tempat ini selama dia menyembuhkan para prajurit.
“Tidak ada,” jawab Divine Beast Zaha dengan suara besar seperti sedang kecewa.