
'Pria ini bukanlah seorang kultivator biasa. Siapa sebenarnya dia? Seingatku, di Benua Selatan ini sama sekali tidak ada seorang kultivator yang sekuat dia.'
Jenderal Iblis Nox hanya bisa bertanya-tanya dalam benaknya karena wajah pria yang ada di depannya benar-benar tertutup oleh luapan energi yang begitu melimpah. Ia juga merasa heran bagaimana semua jenis elemen bisa berkumpul di dalam tubuh seorang manusia. Padahal setiap elemen memiliki karakter yang berbeda-beda dan tidak jarang pula saling berlawanan.
Roar ...
Suara seekor Beast yang sangat mengerikan tiba-tiba muncul dan mengagetkan semua prajurit yang ada di medan perang. Jenderal Iblis Nox pun juga dibuat bergetar saat melihat Beast itu. Ya! Dia adalah Gremlin. Dan, pria misterius yang tiba-tiba muncul di medan perang adalah Heilong.
Sampai saat ini tidak ada satupun yang tahu bahwa pria misterius itu adalah Heilong karena tubuhnya telah tertutup oleh luapan energi yang begitu dahsyat sejak ia menginjakkan kakinya di medan perang ini.
“Tuan, ijinkan aku membunuh Jenderal Iblis ini! Aku sudah terlalu lama beristirahat dan semua ototku terasa kaku,” seru Gremlin menatap Heilong seolah-olah memohon untuk diiijin bertarung dengan Jenderal Iblis Nox.
Entah kenapa Heilong sama sekali tidak memberikan kesempatan pada Gremlin untuk melawan iblis yang lebih kuat sejak tiba di Planet Dreamland. Padahal tingkat kultivasi yang dimiliki Gremlin lebih tinggi dari para Jenderal Iblis ataupun dirinya. Jadi, peperangan di tempat ini akan cepat berakhir jika Gremlin turun tangan.
“Jangan! Kau harus tetap menyimpan kekuatanmu sampai pertarunganmu melawan Beast Iblis Purba itu tiba. Biar aku saja yang bertarung dengan para Jenderal Iblis. Lagipula aku memang memiliki dendam lama dengan para Jenderal Iblis itu,” jawab Heilong yang membuat Gremlin menjadi semakin hormat. Sebab, ia tidak pernah berpikir bahwa Heilong akan sangat mengkhawatirkan keadaannya. Padahal, ia selama ini selalu mengira bahwa Heilong hanya menganggapnya tak lebih dari sekedar pembantu.
Gremlin langsung menuruti apa yang dikatakan Heilong. Ia langsung melompat ke tempat kerumunan prajurit iblis dan mulai membantai mereka semua tanpa ampun. Sekali ia melakukan seragan, maka ratusan prajurit iblis akan langsung mati padahal para prajurit langit iblis minimal berada di tingkat Emperor.
Semua prajurit iblis yang ada di medan perang berusaha menjauhi Gremlin, namun apa yang mereka lakukan hanyalah sia-sia belaka. Gremlin bahkan bisa berpindah tempat sebelum para prajurit iblis bisa mengedipkan matanya.
Suara-suara jerit kesakitan para prajurit iblis pun terus bergema di seluruh area medan perang dan membuat Jenderal Iblis Nox semakin terbakar dalam api amarah karena semua prajurit iblis itu berasal dari ras yang sama dengan dirinya. Jadi mereka semua masih bisa dianggap sebagai kerabat jauh walaupun status yang mereka miliki berbeda.
__ADS_1
Jenderal Iblis Nox menatap Heilong dengan dingin dan niat membunuh yang tak terbendung lagi sampai hawa membunuh yang begitu kuat memancar dari tubuhnya. Ia berniat menyiksa Heilong terlebih dahulu sebelum membunuhnya untuk memberikan pelayan pada Gremlin.
“Kau benar-benar telah melewatkan kesempatan terbaikmu untuk membunuhku. Apakah kau pikir aku sama sekali tidak memiliki kekuatan untuk membunuhmu! Kau benar-benar terlalu meremehkan kekuatanku manusia. Sekarang akan aku tunjukkan padamu seberapa mengerikannua kekuatan yang dimiliki oleh seorang Jenderal Iblis.”
Dengan penuh amarah, Jenderal Iblis Nox mengeluarkan senjata pusakanya yaitu sebuah Gada Raksasa dengan berat sekitar dua ratus ton. Dengan kekuatan Gada seberat ini, ia bisa menghancurkan sebuah gunung hanya dengan sekali hantaman saja.
Senjata pusaka yang dimiliki Jenderal Iblis Nox memang dikenal sebagai senjata terberat yang dimiliki oleh Bangsa Iblis. Bahkan beberapa Jenderal Iblis sempat merasa kesulitan saat diminta Dark Etheroz untuk mengangkat Gada pusaka ini sebelum jatuh ke tangan Jenderal Iblis Nox.
“Terimalah kematianmu!!” teriak Jenderal Iblis Nox dengan suara lantang.
Jenderal Iblis Nox langsung melompat ke tempat Heilong sambil mengarahkan Gada raksasa itu menyerang Heilong yang ukuran tubuhnya tak lebih besar dari ukuran ujung Gada yang ada di tangannya.
Heilong hanya melirik sebentar sambil menyeringai. Ia telah membunuh beberapa Jenderal Iblis yang kemampuan bertarungnya lebih kuat daripada Jenderal Iblis Nox. Jadi bagaimana mungkin ia akan gentar dengan serangan seperti ini?
Suhu udara yang ada di sekitar area medan perang tiba-tiba menurun dengan sangat cepat ketika Heilong mengerakkan pedang aura elemen es yang ada di tangannya.
...“Dinding Es.”...
Sebuah dinding es raksasa seketika muncul di depan Heilong dan menutup arah serangan Jenderal Iblis Nox. Jenderal Iblis Nox pun hanya bisa menyipitkan matanya karena ia tak bisa menarik kembali serangannya walaupun ia dapat merasakan bahwa dinding es yang ada di depannya menyimpan bahaya tersendiri.
Boom ...
__ADS_1
Ledakan pun terjadi saat kekuatan dahsyat yang tersimpan di dalam Gada raksasa itu membentur dengan keras permukaan dinding es yang merupakan salah satu jurus pertahanan terkuat yang dimiliki Heilong.
Semua energi kegelapan dan hawa iblis yang ada di dalam Gada raksasa itu diserap sampai mengering saat menyentuh permukaan dinding es.
Gada raksasa itupun akhirnya ikut hancur dan berubah menjadi serpihan saat semua hawa iblis dan energi kegelapan yang ia miliki mengering kerena dua hal itu adalah pondasi utama dari Gada raksasa.
Kabut tebal pun tiba-tiba muncul dan menutupi area pertarungan antara Heilong dan Jenderal Iblis Nox.
Heilong berniat memanfaatkan kesempatan ini untuk menyerang Jenderal Iblis Nox dengan cara menyelinap di balik kabut. Ia segera menggunakan kekuatan hukum ruang untuk dapat berpindah tempat tanpa disadari oleh musuhnya.
Dalam sekejap, Heilong sudah berdiri di belakang Jenderal Iblis Nox lalu menepuk pundaknya sambil berkata. “Apakah ini kekuatan seorang Jenderal Iblis yang selalu kau bangga-banggakan! Mengikuti gerakanku saja kau tidak mampu. Lalu bagaimana kau akan membunuhku?”
Jenderal Iblis Nox pun segera berbalik untuk memastikan karena ia sama sekali tidak bisa merasakan gerakan Heilong saat berpihak tempat. Ia bahkan yakin bahwa apa yang terjadi padanya hanyalah sebuah halusinasi saja. Dan …
Bang ...
Heilong pun langsung meninju Jenderal Iblis Nox saat ia menoleh ke belakang hingga membuat tubuhnya terpental bagaikan sepotong kayu kering lalu menabrak dinding es.
“Kekuatan fisik yang dimiliki pria misterius ini ternyata sangat mengerikan. Bahkan bisa disejajarkan dengan kekuatan fisik yang dimiliki oleh Ras Naga. Apalagi kekuatan tinju yang baru saja ia lakukan memiliki kekuatan yang hampir setara dengan tinju Jenderal Iblis Zed Bailian waktu itu,” gumam Jenderal Iblis Nox lirih sambil menahan rasa sakit.
Jenderal Iblis Nox pernah bertarung beberapa kali dengan Jenderal Iblis Zed Bailian. Karena itu ia sangat paham dengan kekuatan fisik yang dimiliki oleh seorang Ras Naga.
__ADS_1
Dengan bersusah payah, Jenderal Iblis Nox segera berdiri kembali sambil menundukkan kepala. Bukan karena ia menahan rasa sakit, namun ia sedang menahan rasa malu karena semua mata prajurit iblis sedang tertuju ke arahnya.
Sementara itu, Heilong memanfaatkan kesempatan ini untuk melihat ke arah Feng Tzuyu dan memastikan bahwa keadaan Feng Tzuyu masih baik-baik saja walaupun Ignis terus melakukan berbagai serangan yang cukup mematikan.