
“Apa kau pikir kekuatan api phoenix milikku yang murni ini akan kalah dengan kekuatan elemen campuran milikmu itu. Asal kau tahu bahwa sebuah elemen campuran tidak akan pernah bisa mengeluarkan elemen murni karena elemen itu tidak dapat mengeluarkan kekuatannya secara maksimal. Sebab, dua macam elemen yang digabungkan menjadi satu akan saling menekan satu sama lain.”
Suhu udara di sekitar Phoenix Api kembali naik dengan ekstrim dan membuat hawa dingin yang memancar dari tubuh Phoenix Es menjadi semakin tak terasa.
...“Sayap Api Membara.”...
Phoenix Api mengepak-kepakkan kedua sayapnya yang telah diselimuti api dengan kuat.
Seketika, hawa panas yang lebih mengerikan langsung bergerak ke arah pusaran angin tornado api dan menyatu dengannya.
Pusaran angin itu pun menjadi semakin membesar dan mengguncang seluruh bagian Dunia Jiwa ini dengan hawa panas yang mengerikan.
Phoenix Es mengerutkan kening karena pusaran tornado es miliknya ternyata lebih lemah jika dibandingkan dengan tornado api yang baru diperkuat oleh Phoenix Api. Apakah mungkin kekuatan es miliknya tidak akan pernah bisa menyaingi kekuatan Phoenix Api yang murni? ucapan Phoenix Api ternyata telah mempengaruhi mental dari Phoenix Es dan membuatnya berada dalam kebimbangan.
Untungnya Phoenix Es tidak terlalu lama terlarut dalam kebimbangan dan segera menemukan cara untuk menahan serangan angin tornado api itu. Namun, cara ini juga memiliki resiko yang cukup tinggi.
Phoenix Es lalu menarik kembali kekuatan angin tornado es dan menyatukan hukum es yang ada di dalamnya ke dalam medan pelindung es.
Lapisan medan pelindung es itu langsung menguat dan menjadi semakin tebal dari sebelumnya. Kekuatan dari hukum es yang baru saja masuk ke dalam medan pelindung itu telah membuat medan pelindung itu memiliki kemampuan pemulihan yang sulit dihancurkan.
Boom ...
Pusaran angin tornado api akhirnya menabrak medan pelindung es yang merupakan pertahanan terakhir dari Phoenix Es. Ledakan dan gempa bumi dahsyat pun tak terelakkan dan kembali mengguncang seluruh tempat ini.
__ADS_1
Bagian luar lapisan pelindung es itu mulai mencair karena terus menerus bergesekan dengan angin tornado api yang memiliki suhu udara sepanas api neraka. Untung kemampuan pemulihan dari medan pelindung es ini sangat cepat sehingga ketebalan lapisan pelindung es ini tidak berubah sedikitpun walaupun telah berkali-kali mencair.
Phoenix Es lalu terbang berputar-putar di dalam medan pelindung es miliknya. Gerakannya saat terbang berputar-putar di dalam medan pelindung ini ternyata membuat medan pelindung itu ikut berputar. Ia sengaja berputar berlawanan arah dengan angin tornado api itu agar kekuatan pusaran angin tornado api menjadi semakin melemah.
Phoenix api tampak bingung saat melihat putaran angin tornado api miliknya terus melemah dan akan kehilangan momentum putarannya.
Namun, yang lebih membuatnya terkejut adalah saat angin tornado api miliknya berhasil mengenai menyerang lapisan pelindung dan membuatnya lalu berubah menjadi uap, lapisan pelindung es yang baru akan segera muncul dan menggantikan lapisan es yang telah mencair.
“Benar-benar sebuah medan pelindung yang sulit untuk ditangani. Aku harus mencari cara lain agar bisa merusak medan pelindung itu. Sebab, aku tidak akan bisa membunuhnya jika medan pelindung itu tidak dihancurkan lebih dulu,” ucap Phoenix Api sambil berpikir.
Tidak terasa sudah hampir setengah jam Phoenix Api terus memperkuat serangan tornado api miliknya. Energi api miliknya juga sudah mulai menipis. Tapi, medan pelindung es milik Phoenix Es masih berdiri dengan kokoh dan bentuknya tidak berubah sedikitpun.
**
Ia lalu memusatkan konsentrasinya dan kembali melakukan gerakan segel tangan untuk menyempurnakan formasi sihir yang telah ia buat.
Semua kekuatan masing-masing elemen yang ada di dalam dantiannya telah ia masukkan ke dalam masing-masing titik yang ada di setiap sudut dari formasi besar itu.
**
Akhirnya, pusaran angin tornado api milik Phoenix Api mulai berhenti dan api menyelimutinya juga mulai meredup. Tanpa ia sadari, semua energi api yang ada di dalam tubuhnya telah terkuras habis. Padahal menurut perhitungannya, cadangan energi api yang ada di dalam tubuhnya masih bisa bertahan hingga dua jam ke depan. Lalu apa sebenarnya yang telah mempengaruhi hingga energi api milik Phoenix Api seakan-akan dicuri dari dalam tubuhnya.
Phoenix Es pun juga mengalami hal yang sama. Energi es yang ada di dalam tubuhnya tiba-tiba mengering hingga ia tak dapat lagi mempertahankan medan pelindung es miliknya. Medan pelindung es itu akhirnya runtuh dan menghilang setelah beberapa nafas.
__ADS_1
Kedua Burung Phoenix itu saling menatap dengan penuh curiga dan raut wajah mereka berdua juga terlihat sangat kelelahan.
“Sihir apa yang telah kau gunakan untuk mencuri Qi yang ada di dalam tubuhnya tanpa aku sadari,” seru Phoenix Api geram dengan tatapan tajam.
“Apakah kau tidak melihat bahwa Qi yang ada di dalam tubuhku juga tiba-tiba menghilang? Seharusnya aku yang bertanya padamu karena isi kepalamu selalu dipenuhi siasat-siasat yang licik,” balas Phoenix Es.
“Omong kosong!! Justru kalian 'lah yang licik. Apakah kau tidak sadar bahwa Ras Phoenix Es adalah Ras Phoenix yang terkenal dengan serangan yang dilakukan secara diam-diam saat musuh mereka lengah. Jika aku tidak bertanya padamu, lalu pada siapa aku harus bertanya? Apakah aku harus bertanya pada langit?” Phoenix Api tentu saja menolak tuduhan dari Phoenix Es karena Ras Phoenix Api sangat menjunjung tinggi sifat ksatria walaupun terkadang mereka sangat arogan.
“Jika langit dapat berbicara dan menjawab pertanyaanmu maka silahkan saja kau bertanya para langit. Dan, aku akan melihatmu seperti melihat orang bodoh. Haha …” Phoenix Es tertawa renyah walaupun tubuhnya tampak kelelahan.
Phoenix Api hanya melihat dengan dingin karena ia tak akan mungkin memang jika berdebat dengan Phoenix Es yang sangat pandai berbicara. Ia malah akan dipermalukan sendiri jika terus melanjutkan perdebatan ini.
Tiba-tiba …
Permukaan tanah yang ada di bawah tempat mereka berdua bertarung mulai berguncang dengan kuat. Langit pun juga ikut bergetar seakan-akan satu sama lain saling beresonansi.
Tujuh buah pilar raksasa secara bersamaan mulai muncul dari dalam tanah dan terus menjulang tinggi seolah-olah ingin menggapai langit.
...“Formasi Besar Penakluk Bintang.”...
Sebuah suara bergema dengan sangat keras di seluruh Dunia Jiwa ini. Ya! Itu adalah suara Heilong yang akhirnya mengaktifkan formasi sihir yang sejak tadi ia buat.
Ia langsung mengaktifkan formasi sihir ini saat melihat kekuatan kedua Phoenix itu telah terkuras habis dan tidak akan mungkin bisa melakukan perlawanan.
__ADS_1