LEGENDA DEWA PEDANG S2

LEGENDA DEWA PEDANG S2
V5 # CH 208 RUBAH API


__ADS_3

Crack ...


Suara retakan balok es tiba-tiba terdengar dari tubuh Heilong yang ada di depan Raja Api Arancione.


Hawa dingin yang begitu kuat juga mulai menyebar dari tubuh Heilong dan membekukan kedua kaki Raja Api Arancione hingga membuatnya tak bisa bergerak kemanapun.


“Boneka Es?! Sial!” Raja Api Arancione menjadi geram saat melihat tubuh Heilong yang berhasil ia serang dengan telak tiba-tiba berubah menjadi sebuah boneka es. Padahal, ia sudah tertawa terbahak-bahak merayakan kemenangannya.


“Apakah kau pikir hanya kau saja di dunia ini yang memiliki teknik Ilusi? Jika kau punya teknik Ilusi elemen api, maka aku juga memiliki teknik Ilusi yang jauh lebih kuat karena Ilusi api akan langsung padam dan bertekuk lutut di dalam teknik Ilusi es ku ini.”


Suara Heilong tiba-tiba terdengar dari arah sebelah kanan dengan jarak sekitar dua puluh langkah. Entah sejak kapan dia sudah berada di tempat itu.


Raja Api Arancione pun sempat kebingungan saat mengetahui keberadaan Heilong dan hanya bisa mengerutkan kening sambil mencari tahu sejak kapan ia terjebak dalam Ilusi buatan Heilong.


Teknik Ilusi Es yang dimiliki Heilong tentu saja memiliki tingkat dan kekuatan yang jauh lebih tinggi dari teknik ilusi Raja Api Arancione. Sebab, selain kekuatan elemen es yang memang musuh dari elemen api, teknik Ilusi es yang dimiliki oleh Heilong adalah salah satu jurus andalan Divine Beast Genbu.

__ADS_1


“Omong kosong ...!! Kau jangan asal membual! Memangnya aku akan percaya dengan kata bocah ingusan sepertimu! Di dunia ini tidak ada teknik Ilusi yang bisa melebihi teknik Ilusi milikku!!”


Raja Api Arancione mengangkat kedua kakinya secara bergantian lalu menghentakkannya dengan kuat ke permukaan lantai.


Pyar ...


Lapisan es tebal yang mengekang kedua kaki Raja Api Arancione akhirnya hancur dan ia langsung bergerak menyerang ke arah Heilong. Akan tetapi, yang ia serang lagi-lagi adalah sebuah boneka es.


Aura keberadaan Heilong benar-benar lenyap sesaat sebelum serangan Raja Api Arancione berhasil menembus dada boneka es itu.


“Berpura-pura sok jantan namun sebenarnya adalah seorang pengecut yang lupa dengan perbuatannya sendiri beberapa waktu yang lalu. Apakah kau lupa bahwa kau telah menterorku dengan serangan menyelinap dari balik kabut Ilusi?” balas Heilong balik mengejek yang membuat Raja Api Arancione kehabisan kata-kata.


Raja Api Arancione lalu bersujud di lantai dan wujudnya secara perlahan mulai berubah menjadi seekor rubah api dengan bulu berwarna merah.


Rubah api memang terkenal dalam legenda sebagai salah satu Beast yang memiliki kemampuan alami untuk membuat kabut Ilusi demi melindungi kelestarian Alam karena itu meskipun namanya adalah rubah api, tapi tempat hidupnya tidak di tempat yang dipenuhi dengan api yang menyala-nyala melainkan di dalam hutan agar ia dapat menggunakan kemampuannya untuk menjaga hutan demi kelangsungan hidup semua makhluk.

__ADS_1


Kabut Ilusi yang ada di sekitar tempat ini langsung menjadi sangat tebal saat Raja Api Arancione kembali ke wujud aslinya. Hawa dingin berasal dari gabungan antara teknik Ilusi dan kekuatan Phoenix Es juga ikut mengalami perubahan seolah-olah tertekan dengan keberadaan kabut ini.


“Rubah Api adalah salah satu Beast yang tidak boleh dilukai kecuali ingin mendapatkan hukuman dari langit. Baiklah, kalau begitu aku hanya bisa melakukan ini.”


Heilong lalu membuat pegang aura yang terbuat dari elemen air dan menggenggam erat pedang itu di tangan kanannya lalu mulai membuat gerakan sebuah jurus elemen air.


Setelah beberapa gerakan dan tekanan energi air yang ada di dalam pedang aura itu memadat, Ia lalu mengangkat pedang aura elemen air ke atas.


Energi air yang sangat dahsyat langsung menyelimuti bilah pedang aura itu dan membentuk sebuah pusaran tornado air yang sangat kuat.


...“Teknik Sembilan Pedang Air - Pusaran Air Pemakan Bintang.”...


Pusaran Air yang sangat kuat langsung muncul di tengah-tengah ruangan ini saat Heilong mengayunkan pedangnya.


Pusaran air ini terus menyerap kabut Ilusi yang dibuat oleh Raja Api Arancione tanpa henti bagaikan sebuah lubang hitam yang tak pernah kenyang walaupun sudah melahap ratusan bintang.

__ADS_1


__ADS_2