LEGENDA DEWA PEDANG S2

LEGENDA DEWA PEDANG S2
V4 # CH 164 AKU BUKAN MANUSIA BIASA


__ADS_3

Dari belakang kepala Naga Perak, tiba-tiba muncul sesosok bayangan samar. Sosok bayangan itu mengerakkan ke-dua tangannya dengan kecepatan tinggi untuk membuat formasi sihir. Ya! Sosok bayangan samar itu adalah perwujudan dari Jenderal Iblis Bai Long. Ia sengaja melakukan hal ini karena ia tidak leluasa mengerakkan tangannya untuk membuat segel sihir saat berada dalam wujud naga.


Dua buah formasi sihir besar langsung muncul di antara tubuh Jenderal Iblis Bai Long. Satu formasi sihir melayang di langit-langit dan yang satu lagi menempel di atas permukaan tanah.


Kedua formasi besar ini memiliki warna yang sama dengan warna energi kegelapan ataupun hawa iblis, yaitu hitam pekat yang lebih hitam dari gelapnya malam. Aura energi kegelapan dan hawa iblis memancar dengan kuat dari setiap garis yang membentuk formasi sihir itu.


“Ilusi Kegelapan Malam.”


Seketika, formasi sihir besar itu langsung membesar dan memenuhi seluruh area dunia buatan ini.


Cahaya yang menerangi dunia ini tiba-tiba lenyap dan digantikan oleh malam tanpa bintang. Sangat gelap bahkan untuk melihat kedua tangannya sendiri pun susah. Nuansa kesunyian yang mendalam menyelimuti tubuh Heilong dan membuat tubuhnya merasa kedinginan tanpa sebab yang jelas.


“Kau telah memaksaku untuk menggunakan kekuatan ini! Sekarang rasakannya penderitaan yang paling ditakuti oleh seorang manusia. Haha ...”


Tawa renyah Jenderal Iblis Bai Long menggelegar menertawakan Heilong yang terjebak dalam teknik Ilusi yang ia gunakan tanpa sempat melakukan perlawanan.


Di dalam teknik Ilusi itu, Heilong melihat kembali bayangan setiap kejadian yang paling menyedihkan dalam hidupnya dan terlihat seakan-akan nyata.


Namun, ia bisa menyadari adanya sesuatu yang salah dan segera berusaha melepaskan diri dari pengaruh teknik Ilusi itu. Biar bagaimana pun juga, ia adalah seorang pengguna teknik Ilusi. Jadi, ia cukup paham bahwa semua yang ada di depan matanya hanyalah sebuah Ilusi semata.


“Apakah kau pikir aku tidak bisa mengatasi Ilusi semacam ini? Asal kau tahu, di dunia ini bukan hanya kau saja yang memiliki jurus Ilusi. Tapi, aku juga punya!”


Heilong mengangkat tangannya ke arah langit seolah-olah tangannya itu adalah sebuah pedang.

__ADS_1


Elemen api dan elemen petir yang sejak tadi memancar dengan kuat dari tubuhnya, langsung lenyap lalu digantikan oleh elemen es yang dinginnya menusuk sampai ke tulang.


...“Ilusi Es.”...


Semburan hawa dingin yang disertai dengan butiran-butiran salju langsung keluar dari tangan Heilong seolah-olah tangannya itu adalah sebuah awan yang menyimpan kepingan-kepingan salju yang sanggup membekukan dunia.


Lawan dari sebuah teknik Ilusi secara alami adalah sebuah teknik Ilusi sendiri. Jadi, Heilong tidak perlu berlama-lama mengambil keputusan untuk menggunakan salah jurus elemen es yang sempat menjadi salah satu jurus andalannya di masa lalu.


Kedua formasi sihir yang dibuat oleh Jenderal Iblis Bai Long secara perlahan mulai dibekukan. Ilusi kegelapan yang ia gunakan sama sekali tidak mampu menghadang hawa dingin yang datang menyerang.


Dan ... Kedua formasi sihir itu akhirnya membeku dan hancur berkeping-keping saat serangan hawa dingin ini berhasil meretakkan pusat dari formasi sihir.


Roar ....


Jenderal Iblis Bai Long yang sangat marah karena teknik Ilusi yang ia gunakan dapat dihancurkan dengan mudah oleh Heilong, langsung menyemburkan api berwarna hitam pekat dari mulutnya.


“Apakah kau pikir aku akan takut dengan api seekor Naga? Ini bukalah pertama kalinya aku bertarung melawan seekor naga.”


Aura energi air memancar dengan kuat dari tubuh Heilong bagaikan pusaran air yang tak terbendung. Ia langsung menggunakan kekuatan elemen air karena tak ingin lagi berlama-lama bertarung dengan Jenderal Iblis Bai Long. Sebab, semakin lama ia bertarung, kekuatan yang dimiliki oleh Jenderal Iblis Bai Long sepertinya semakin meningkat.


...“Teknik Sembilan Pedang Air - Ombak Lautan Menembus Badai.”...


Gelombang Air yang sangat tinggi mirip dengan sebuah Tsunami raksasa langsung muncul saat Heilong mengayunkan tangan kanannya ke arah depan seolah-olah tangannya itu adalah sebuah pedang elemen air.

__ADS_1


Gelombang tsunami yang muncul dari jurus Heilong, langsung menghantam semburan api berwarna hitam pekat dengan dahsyat.


Boom ...


Ledakan pun seketika terjadi dan mengetarkan seluruh dunia kecil ini saat kedua kekuatan besar itu saling berbenturan dan meninggalkan jejak kabut tebal.


Jenderal Iblis Bai Long mengeryitkan keningnya saat merasakan aura elemen air yang memancar dari tubuh Heilong. Sebab, aura energi elemen air yang memancar dari tubuh Heilong terlihat mirip dengan aura elemen air yang dimiliki oleh Divine Beast Aurora. Karena itu, jurus-jurus elemen air yang ia gunakan memiliki daya serang yang menakutkan.


Namun, Jenderal Iblis Bai Long segera mengabaikan hal itu karena sampai saat ini belum pernah ada seorang manusia pun yang bisa mengalahkan dirinya saat ia berada dalam wujud seekor naga. Lagipula semburan api miliknya belumlah padam tapi hanya tertahan untuk beberapa saat saja.


Di saat Jenderal Iblis Bai Long terlena dalam pemikirannya yang membuatnya bimbang, Heilong langsung terbang melesat dan menyatu dengan ombak Tsunami itu untuk melawan panasnya serangan semburan api naga.


Jenderal Iblis Bai Long menjadi terkejut saat melihat bahwa semburan api hitam miliknya secara perlahan mulai terbelah menjadi dua seperti sebuah sungai yang menghantam batu karang.


“Tidak mungkin?! Kekuatan semburan api milikku ini seharusnya sebanding dengan panasnya api neraka. Bagaimana kekuatan seorang manusia biasa mampu membelah semburan api milikku ini?” seru Jenderal Iblis Bai Long dengan mata terbelalak karena terkejut.


Heilong menyeringai lalu membalas. “Sayangnya aku bukanlah seorang manusia biasa. Tapi, aku adalah manusia yang diperintahkan oleh Sang Pencipta untuk memusnahkan para iblis seperti kalian.”


**


Casbah, Chariva dan Nisaka yang sejak tadi berdiri dengan tenang di sekitar formasi sihir besar yang dibuat oleh Chariva sesaat sebelum Heilong dan Jenderal Iblis Bai Long bertarung, juga terlihat cukup terkejut saat melihat kekuatan Heilong yang sangat mengesankan.


Mereka semua tidak pernah menyangka bahwa Heilong bisa bertarung dengan seimbang melawan seorang Jenderal Iblis yang berada di Tingkat God dengan tingkat kultivasi yang masih berada di puncak Grand Emperor.

__ADS_1


“Sepertinya kita semua telah meremehkan kemampuan bertarung yang dimiliki Heilong. Jika terus seperti ini, ia bisa menang melawan Jenderal Iblis Bai Long walaupun tanpa bantuan kita semua,” ucap Casbah saat melihat ke arah lapisan dinding medan pelindung yang berwarna transparan.


Nisaka dan Chariva hanya menganggukkan kepala sebagai tanda bahwa mereka berdua juga sepakat dengan ucapan Casbah.


__ADS_2