
“Akhirnya aku bisa melepaskan diri dari rantai iblis sialan itu. Kau mungkin tidak akan bertemu denganku lagi jika kau tidak segera masuk ke Alam Artefak ini.”
Li Zen segera menggunakan auranya untuk menyembuhkan semua luka yang ada di tubuhnya. Di Alam Artefak ini, kekuatan yang dimiliki Li Zen akan menjadi berlipat ganda termasuk kemampuan untuk memulihkan diri.
Hanya dalam waktu sebatang dupa, semua luka yang ada di tubuh Li Zen telah sepenuhnya menghilang tanpa jejak.
Heilong lalu menghampiri Li Zen dengan membawa rantai iblis berwarna hitam pekat itu di tangan kanannya.
“Guru, apa yang harus aku lakukan dengan rantai iblis ini?”
“Cepat hancurkan rantai iblis sebelum pemiliknya membuat formasi baru untuk kembali mengaktifkan kekuatan rantai itu,” seru Li Zen sambil menunjuk rantai itu dengan jari telunjuknya.
Heilong segera melemparkan rantai iblis itu ke udara dan berniat untuk menebas rantai iblis itu dengan Jurus Pedang Pembelah Galaksi. Sama seperti sebelumnya. Sebab, dia sudah mencoba semua jurus andalannya dan hanya kekuatan dari Jurus Pedang Pembelah Galaksi yang dapat memberikan dampak yang sangat besar pada rantai iblis yang sebelumnya membelenggu Li Zen.
Namun, sesaat sebelum melepaskan kekuatan jurusnya ke udara. Jubah Perang Naga Eternal pemberian Dao Xue Lian tiba-tiba muncul di tubuh Heilong dan menyerap rantai iblis itu ke dalamnya.
Hawa iblis yang ada di dalam rantai hitam itu langsung menghilang setelah rantai itu masuk dan menyatu dengan Jubah Perang Naga Eternal. Saat ini, di kedua lengan Jubah Naga Eternal terdapat sepasang rantai berwarna hitam pekat dengan aura energi kegelapan yang sangat kuat.
__ADS_1
Li Zen mengerutkan keningnya karena terkejut lalu bertanya pada Heilong. “Dari mana kau mendapatkan Jubah Perang Naga Eternal itu?”
“Jadi Guru tahu tentang Jubah Perang ini?!” balas Heilong balik bertanya dengan raut wajah yang sama terkejutnya.
“Tentu saja aku tahu. Ribuan tahun yang lalu, Tuan-ku pernah bertarung dengan seseorang yang menggunakan Jubah Perang itu. Dan Jubah Perang itu seharusnya berada di tangan Putri dari Raja Iblis Dunia Bawah. Bagaimana kau bisa mendapatkan Jubah Perang itu? Apakah kau sebelumnya pernah pergi ke Dunia Bawah?” tanya Li Zen penasaran sambil memperhatikan setiap detail dari Jubah Perang yang ada di tubuh Heilong untuk memastikan bahwa Jubah Perang itu adalah Jubah Perang Naga Eternal yang asli.
Heilong menggelengkan kepalanya sambil terkekeh. “Hehe... Apakah Guru bercanda?! Bagaimana mungkin aku memiliki kekuatan untuk pergi ke Dunia Bawah. Lebih baik kita lupakan saja tentang Jubah Naga Eternal ini. Bukankah Guru sudah berjanji padaku untuk menceritakan tentang Jurus Ilusi yang menjebakku setelah Guru berhasil membebaskan diri dari Rantai Iblis itu.”
“Jangan mencoba mengalihkan pembicaraan. Cepat katakan padaku darimana kau mendapatkan Jubah Perang itu? Sekarang kau sudah menjadi muridku. Jadi aku harus mengetahui asal-usul dari setiap senjata pusaka yang kau miliki. Jika senjata itu berbahaya bagi tumbuhmu, maka aku akan segera menyingkirkan senjata pusaka itu,” ucap Li Zen kesal.
“Baiklah, akan aku katakan. Aku sama sekali belum pernah pergi ke Dunia Bawah. Tapi, Putri Raja Iblis yang bernama Dao Xue Lian itulah yang pergi ke Dunia Tengah,” jawab Heilong terlihat tidak senang.
“Dao Xue Lian …?! Pergi ke Dunia tengah …?! apakah yang kau katakan itu bisa dipercaya?”
Heilong menjawab dengan anggukan kepala karena dia sebenarnya malas menceritakan tentang Dao Xue Lian pada orang lain. Li Ziqi pernah melarang Heilong untuk menceritakan pada siapapun tentang Dao Xue Lian. Sebab, identitas Dao Xue Lian sangat istimewa. Dalam tubuh Dao Xue Lian mengalir darah dari dua makhluk yang saling bertentangan yaitu Dewa dan Iblis.
“Cepat ceritakan padaku semuanya dengan detail. Jangan ada yang kau tutup-tutupi karena aku pasti akan bisa mengetahui kebohongan itu suatu saat nanti.”
__ADS_1
Li Zen terlihat sangat antusias untuk mendengar cerita Heilong karena dia sangat tahu bahwa Dao Xue Lian adalah salah seorang iblis yang sangat membenci Bangsa Manusia. Tentu saja hal ini berkaitan dengan Tuan-nya yang merupakan seorang Dewa yang berasal dari Bangsa Manusia yaitu Li Xuan. Li Xuan pernah menolak cinta Dao Xue Lian karena dia sudah memiliki orang yang dia cintai yaitu Dewi Xi Shi.
Dengan berat hati, Heilong akhirnya menceritakan pertemuannya dengan Putri Xin Ye yang merupakan tempat dimana Roh Dao Xue Lian dimasukkan oleh Raja Iblis Dao Gi dengan menggunakan sebuah teknik khusus. Di tubuh Putri Xin Ye juga ada sebuah roh yang lain yaitu Roh Sherly. Jika Roh Dao Xue Lian tidak dikeluarkan dari tubuh Xin Ye, maka tubuh itu akan sepenuhnya berubah menjadi iblis. Sebab saat itu Roh Dao Xue Lian dipenuhi dengan amarah dan Dendam pada Li Xuan dan semua umat manusia. Hal ini juga akan berdampak pada Sherly yang juga berada di dalam tubuh Putri Xin Ye.
Heilong juga menceritakan tentang proses mengeluarkan Roh Dao Xue Lian dari tubuh Putri Xin Ye lalu merubah roh itu menjadi roh senjata Naga Eternal dengan bantuan Li Ziqi sehingga tubuh Xin Ye saat ini menjadi milik Sherly sebab Xin Ye yang sebenarnya telah meninggal dunia.
Dan akhirnya, Dao Xue Lian memberikan Pedang Naga Eternal dan Jubah Naga Eternal pada Heilong sebagai hadiah karena dia mampu membuat Dao Xue Lian melupakan semua dendam dan amarahnya sehingga tidak kembali menjadi iblis. Tapi, Heilong sama sekali tidak menceritakan bahwa dia mengetahui tentang ibu Dao Xue Lian yang seorang Dewi.
“Ternyata begitu ceritanya. Kau sangat beruntung. Meskipun Jubah Perang Naga Eternal itu berada di tangan Putri Dao Xuel Lian, tapi asal-usul senjata pusaka itu sebenarnya berasal dari Alam Dewa. Jubah Perang Naga Eternal itu sebenarnya adalah artefak tingkat Jiwa yang memiliki kekuatan yang setara dengan Jubah Perang Cahaya Surga milik Dewa Tertinggi,” jelas Li Zen sambil memegang bagian bahu kanan jubah perang itu.
“Artefak tingkat Jiwa …?!” Heilong terlihat bingung sebab selama ini dia tidak pernah mendengar ada tingkatan senjata seperti itu.
Dalam ingatan Long Bai, tingkatkan artefak hanya dibagi menjadi empat yaitu rendah, menengah, tinggi dan dewa. Artefak tingkat dewa sendiri adalah Artefak pemberian para dewa yang dimiliki oleh para Kaisar besar di Planet Dreamland. Jadi pembuatan Artefak tingkat Dewa sama sekali tidak ada campur tangan manusia.
*****
Jangan lupa baca Legenda Dewa Pedang Season 1 klo lupa dengan cerita tentang Dao Xue Lian dan senjata pusakanya😊.
__ADS_1