
Serangan Xin Ye terus melesat lurus ke arah Jenderal Iblis Zed Bailian dan gerakan serangan ini menjadi semakin cepat saat api yang tadinya menghambat laju gerakannya telah menghilang.
Boom ...
Golok raksasa itu akhirnya membentur perlindungan tubuh absolut naga emas yang selalu dibanggakan Jenderal Iblis Zed Bailian karena ia sangat yakin bahwa tidak ada serangan apapun di Dunia Tengah ini yang akan mampu menembus pertahanannya. Sebab, teknik tubuh absolut naga emas adalah jurus yang setingkat dengan jurus tertinggi di Alam Dewa.
“Hehe … Golok sihir buatanmu ini tidak akan pernah mampu menembus pertahanan tubuhku sampai kapanpun.” Jenderal Iblis Zed Bailian tertawa renyah ketika melihat Golok raksasa itu berhenti bergerak saat menyentuh permukaan tubuhnya.
Xin Ye menyeringai menanggapi ejekan Jenderal Iblis Zed Bailian. Tatapan matanya tidak berubah sedikitpun dan sama sekali tidak terlihat jejak-jejak keraguan di matanya walaupun serangannya terhenti. “Sebentar lagi aku akan meruntuhkan kesombonganmu itu, Dasar Iblis tak tahu diri! Teknik pertahanan tubuh aku akui memang sangat kuat. Tapi, tidak ada sesuatu di dunia ini yang abadi dan tidak bisa dirusak karena hukum karma selalu berlaku.”
__ADS_1
“Karma?! Apakah kau tidak bosan mengucapkan omong kosong seperti itu? Takdir, tekad dan hukum karma. Semuanya hanya omong kosong yang selalu dijadikan untuk menutupi kelemahan para manusia seperti kalian.” ucapan Jenderal Iblis Zed Bailian semakin menusuk ke telinga dan membuat siapapun yang mendengarnya menjadi geram.
Xin Ye sudah tak mau lagi menanggapi ocehan Jenderal Iblis Zed Bailian. Ia lalu menghentakkan tongkat sihirnya ke depan sambil membaca sebuah mantera sihir.
Seketika, tekanan angin yang sangat kuat berhembus dari gagang Golok raksasa itu dan menambah kekuatannya saat melesat.
Jenderal Iblis Zed Bailian tampak panik saat menyadari adanya perubahan pada Golok raksasa ini. Namun, ia tidak bisa berbuat apapun karena teknik tubuh absolut naga emas adalah batas dari semua jurus pertahanan yang ia miliki dan tak dapat lagi ditingkatkan.
Golok raksasa itu akhirnya dapat menembus pertahanan tubuh absolut naga emas dan menembus tubuhnya. Harga dirinya yang sangat tinggi membuatnya dirinya hanya bisa menahan rasa sakit karena ia berada di tengah-tengah kerumunan para prajurit iblis.
__ADS_1
“Sudah aku katakan tidak ada yang abadi di dunia ini. Sesuatu yang bisa dibuat secara alami pasti bisa dihancurkan karena tidak akan pernah ada kata tercipta jika tidak ada kata musnah. Sifat kesombongan yang dimiliki oleh para iblis telah membuatmu lupa akan hukum karma dan hal itulah yang menjadi penyebab utama kematianmu,” jelas Xin Ye dingin.
Golok raksasa itu semakin dalam menebus tubuh Jenderal Iblis Zed Bailian dan membuat tubuhnya terpental cukup jauh hingga tertarcap di sebuah pohon yang sangat besar.
Pohon itu adalah pohon tertua di Benua Barat ini dan akarnya telah jauh menembus ke dalam lapisan tanah sehingga pohon itu tetap kokoh walaupun ditabrak Jenderal Iblis Zed Bailian.
Secara perlahan aura yang memancar dari tubuh Jenderal Iblis Zed Bailian mulai melemah dan wujudnya berubah menjadi sesosok manusia.
Xin Ye menyipitkan matanya dan melihat wajah Jenderal Iblis Zed Bailian dari puncak benteng pertahanan. Entah kenapa ia merasakan bahwa wajah Jenderal Iblis Zed Bailian ini terlihat tidak asing di matanya. Ia pun segera turun dari benteng pertahanan dan terbang mendekati pohon besar itu.
__ADS_1
“Paman Xiao Bai?!” Xin Ye tertegun saat melihat wajah Jenderal Iblis Zed Bailian dari dekat. Ia sama sekali tidak menyangka akan melihat wajah ini di Planet Dreamland, apalagi pemilik wajah ini adalah seorang Jenderal Iblis.
Ya! wajah itu adalah wajah Xiao Bailian yang merupakan Ayah kandung Xiao Heilong. Meskipun Xin Ye sama sekali belum pernah bertemu secara langsung dengan ayah kandung Heilong, namun ia sering melihat foto Xiao Bailian saat berkunjung ke rumah Heilong. Tentu saja ia melihat semua ini saat masih berada di Planet Bumi dan identitasnya masih sebagai Sherly.