LEGENDA DEWA PEDANG S2

LEGENDA DEWA PEDANG S2
V5 # CH 211 AKU TIDAK BERGANTUNG PADA SATU KEKUATAN


__ADS_3

“Tekanan api yang sangat mengerikan. Jika aku tidak memiliki perlindungan dari kekuatan Phoenix Es dan Phoenix Api, tubuhku pasti akan benar-benar hangus terbakar hingga menjadi abu.”


..."Perisai Es.”...


Heilong berhenti sejenak lalu membuat perisai es untuk melindungi tubuhnya dari serangan hawa panas yang memancar dari semua matahari yang ada di tempat ini.


Badai tornado api yang baru saja ia buat untuk menyerang Raja Api Giallo secara perlahan juga mulai menghilang karena hawa panas yang ada di dalam angin tornado itu diserap oleh ke-lima matahari yang ada di dalam ruangan ini saat kedua kekuatan itu saling berbenturan.


“Sudah aku katakan bukan bahwa kekuatan yang biasa saya tidak akan mungkin bisa mengalahkan kekuatan api milikku walaupun kau memiliki api yang berasal dari Bianca dan Phoenix Api.”


Raja Api Giallo ternyata telah menyelidiki semua kekuatan yang dimiliki Heilong sebelum ia mencapai ruangan ini. Jadi, ia telah menyusun rencana untuk mengalahkan Heilong tanpa mengeluarkan banyak tenaga dan waktu.


“Jika kekuatan api tidak berguna untuk melawanmu, maka aku bisa menggunakan kekuatan yang lain. Aku bukalah seorang kultivator yang hanya menggantungkan diri pada satu jenis elemen saja. Dan … Aku sama sekali tidak takut dengan api milikmu itu.”


Heilong lalu mengubah pedang aura elemen api yang ada di tangan kanannya menjadi pedang aura elemen air karena elemen air dan elemen as memiliki sifat saling mendukung dan akan memperkuat satu sama lain.


Raja Api Giallo menatap Heilong dengan tatapan sedikit meremehkan dari ia melihat pelindung es yang ada adalah di sekitar Heilong. “Omong kosong! Bilang saja kau takut dengan kekuatan api milikku ini. Jika kau tidak takut, lalu kenapa kau membuat sebuah medan pelindung dari elemen es di sekitarmu.”


Heilong tidak menanggapi ejekan Raja Api Giallo dengan kata-kata. Tapi, dia segera mengangkat pedang elemen air yang ada di tangan kanannya lalu mulai melakukan gerakan jurus pedang.


...“Teknik Sembilan Pedang Air - Tebasan Ombak Pantai Selatan.”...


Aura energi air yang memancar dari Pedang aura yang ada di tangan kanan Heilong, seketika berubah menjadi ombak yang sangat besar dan menghantam salah satu matahari yang ada di ujung paling kiri.


Kekuatan ombak yang dahsyat ini langsung menerjang matahari itu dan membuat sinarnya sedikit meredup karena serangan jurus pedang Heilong ini tidak hanya mengandung kekuatan elemen air saja tapi juga terdapat kekuatan elemen es yang dapat menyegel hawa panas yang memancar dari matahari itu.

__ADS_1


Satu matahari akhirnya berhasil ditangani. Ia lalu menatap matahari lain yang ada di sebelah matahari yang pertama lalu kembali memasukkan energi air dan es dalam jumlah yang besar ke dalam pedang aura yang ada di tangan kanannya. Sedangkan pedang aura elemen es yang ada di tangan kirinya hanya fokus untuk memperkuat perisai es yang melindungi tubuhnya.


Heilong melakukan gerakan jurus pedang seperti orang yang sedang menari di atas air.


...“Teknik Sembilan Pedang air - Tarian Air Mengguncang Benua.”...


Ratusan ombak langsung muncul saat Heilong mengayunkan pedangnya.


Ombak-ombak itu langsung menghantam dua buah matahari sekaligus dan membuat cahayanya semakin meredup sama seperti matahari yang pertama.


Tiga buah matahari telah berhasil di taklukkan Heilong hanya dengan menggunakan dua jurus elemen air dan sekarang hanya tersisa dua matahari saja.


Raja Api Giallo hanya mengamati setiap gerakan yang dilakukan Heilong saat menghancurkan matahari palsu yang terbuat kekuatan elemen api miliknya. Ia tidak merasa gelisah sedikitpun karena Heilong hanya mampu meredupkan matahari buatannya.


...“Teknik Sembilan Pedang Air - Ombak Lautan Menembus Badai.”...


Gelombang Tsunami raksasa langsung muncul saat Heilong mengayunkan pedangnya dan menabrak ke-dua matahari yang tersisa.


Semua matahari buatan itu akhirnya berhasil diredupkan Heilong dan suhu udara di ruangan ini juga langsung menurun dengan cepat dan kembali ke suhu normal.


“Aku telah berhasil menghancurkan semua matahari palsumu itu! Apakah kau masih menganggap bahwa semua ucapanku itu hanyalah sebuah omong kosong belaka?” seru Heilong menyeringai menatap tajam ke arah Raja Api Giallo yang masih terlihat sangat tenang.


“Yang kau lakukan bukalah menghancurkan tapi kau hanya sedikit menekan kekuatan yang ada di ke-lima matahari buatanku. Bukalah matamu baik-baik dan lihatlah apa yang akan aku lakukan!”


Raja Api Giallo kembali melakukan gerakan segel tangan dan merubah formasi besar yang ada di atas kepalanya menjadi sebuah formasi sihir baru yang jauh lebih kuat.

__ADS_1


Tekanan yang kuat dan energi api yang melimpah seketika memancar dari setiap garis yang membentuk formasi sihir ini.


Ke-lima matahari yang tadinya telah meredup, akhirnya bergerak kembali lalu menyatu dengan matahari yang lainnya dan membentuk sebuah matahari raksasa.


Raja Api Giallo menyeringai sambil menatap Heilong. “Ini adalah teknik terkuat yang aku miliki. Sekarang rasakanlah kengerian kekuatan api yang sesungguhnya!”


...“Teknik Nirwana Matahari — Meteor Api.”...


Sebuah badai api dahsyat langsung menyelimuti seluruh permukaan matahari raksasa itu lalu kemudian berubah menjadi batu-batu meteor seukuran kepalan tangan orang dewasa dan terus membara bagaikan batu yang berasal dari neraka.


Swosh ...


Semua batu meteor buatan itu langsung melesat menyerang ke arah Heilong secara bersamaan.”


**


Puncak Pagoda Raja Api.


Divine Beast Lambda tiba-tiba tersenyum saat melihat Raja Api Giallo menggunakan jurus pamungkasnya. Namun, tidak ada yang tahu arti di balik senyuman Divine Beast Lambda ini. Apakah senyuman ini menunjukkan dukungannya pada Raja Api Giallo agar mengalahkan Heilong sehingga ia tidak perlu memberikan warisan kekuatan elemen kegelapan pada Heilong? Atau jangan-jangan ia sedang menunggu bagaimana cara Heilong untuk mengatasi jurus ini.


Divine Beast Shen Long yang ada di sebelahnya hanya menatap dengan aneh saat Divine Beast Lambda tersenyum. “Sepertinya kau sangat senang melihat Heilong berada di ambang kematian?”


Divine Beast Lambda langsung melirik lalu membalas. “Dari mana kau tahu jika Heilong akan berada di ambang kematian? Apakah kau lupa bahwa dia adalah satu-satunya manusia yang mendapat anugerah dan perlindungan dari Sang Pencipta. Seharusnya kita akan melihat sebuah kejutan sebentar lagi.”


Divine Beast Shen Long langsung terdiam karena ia juga tahu bahwa Heilong adalah manusia pilihan yang dipilih secara langsung oleh Sang Pencipta untuk memberantas kekejaman para iblis di Dunia Tengah. Karena itu, Heilong memiliki derajat yang lebih tinggi dari para dewa walaupun ia adalah seorang magister dan tidak menutup kemungkinan bahwa dia akan menggantikan posisi Dewa Tertinggi di masa depan.

__ADS_1


__ADS_2