
Boom ...
Tinju Es Heilong akhirnya menghantam perisai api yang baru saja sebuah dibuat oleh Raja Api Aka dan meninggalkan suara ledakan yang membuat seluruh ruangan bergetar.
Perbedaan suhu yang sangat jauh telah membuat lapisan api yang ada di permukaan perisai api itu menjadi semakin melemah. Perisai Api itu pun akhirnya retak karena tak sanggup menahan hawa dingin yang menyerangnya secara terus menerus.
“Apakah kau yakin ingin menahan kekuatan hawa dingin yang berasal Phoenix Es hanya dengan perisai api murahan seperti ini? Meskipun kau membuat perisai api seperti ini dengan tambahan beberapa lapisan, aku sangat yakin bahwa aku pasti bisa menghancurkannya,” ucap Heilong sambil menekankan tinjunya lebih kuat lagi agar perisai api ini benar-benar hancur.
“Siapa yang mengatakan bahwa perisai api ini sebgsjs, aku buat untuk menahan serangan hawa dingin dari tinjumu. Sepertinya aku sama sekali tidak pernah mengatakan hal seperti itu. Jangan sombong kau … anak muda!” Raja Api Aka menyeringai lalu lalu meninju Heilong dari dalam perisai api.
...“Tinju Api Memecah Dunia.”...
Raja Api Aka ternyata memanfaatkan kesempatan singkat selama berada di dalam perisai api itu untuk mengumpulkan energi apinya agar berpusat di tinju yang ada di tangan kanannya lalu melakukan serangan balasan saat Heilong lengah.
Dan … strategi Raja Api Aka ini ternyata berhasil mengelabui Heilong dan serangan mengenai tangan kanannya Heilong dengan telak.
__ADS_1
Heilong langsung terpental sejauh sepuluh meter saat tinjunya berbenturan dengan tinju Raja Api Aka karena saat itu ia sedang melompat, jadi ia sama sekali tidak memiliki pijakan untuk meredam tekanan kekuatan dari tinju Raja Api Aka.
“Kau boleh menang dalam hal kekuatan karena kau memiliki kekuatan dari Phoenix Es dan Phoenix Api. Namun, dalam pengalaman bertarung, aku lebih unggul darimu. Lagipula kekuatan kedua Phoenix itu belum menyatu dengan tubuhmu secara sempurna.” Raja Api Aka akhirnya kembali memiliki kesempatan untuk menyombongkan diri di depan Heilong.
Secara logika apa yang dikatakan Raja Api Aka memang tidak salah karena umur yang dimiliki Raja Api Aka memang telah mencapai ratusan tahun. Akan tetapi, ia tidak tahu bahwa Heilong juga memiliki ingatan Li Xuan Sang Dewa Pedang. Ia bahkan bisa membuat sebuah pedang hanya dengan aura yang memancar dari tubuhnya dan Heilong masih belum menggunakan kemampuannya yang satu ini.
Heilong kali ini sama sekali tak menanggapi ejekan Raja Api Aka karena api merah yang ada di sekitarnya tiba-tiba langsung mendekat saat kekuatan es dari Phoenix Es sedikit goyah setelah menerima serangan dari Raja Api Aka.
Ia kembali memusatkan konsentrasinya dan. mengatur kembali aliran energi es Phoenix yang berasal dari Dantiannya agar kembali stabil.
Heilong dan Raja Api Aka melompat secara bersamaan dengan membawa tinjunya masing-masing yang sudah diselimuti dengan energi yang sangat mengerikan dan ingin menghancurkan satu sama lain.
Kali ini Heilong menyerang dengan kekuatan api phoenix karena serangan es phoenix sudah gagal beberapa kali dan kekuatan dari es phoenix sepertinya tidak akan sedikit melemah jika harus berhadapan dengan api yang sekuat ini.
Mereka berdua pun akhirnya saling bertukar pukulan di udara dan membuat keduanya sama-sama terpental dengan cara yang cukup jauh dan tangan mereka berdua juga terasa kebas untuk sementara waktu.
__ADS_1
“Ternyata kekuatan api phoenix yang kau miliki lebih kuat daripada kekuatan api unicorn ataupun es phoenix. Jangan-jangan selama ini kau sengaja menyembunyikan kekuatan api phoenix milikmu itu! Apakah kau meremehkan kekuatan yang aku miliki?” seru Raja Api Aka geram setelah mengetahui kekuatan api phoenix yang dimiliki Heilong. Ia merasa sangat diremehkan oleh seorang anak kecil.
“Jika aku memang meremehkanmu lalu apa yang akan kau lakukan? yang jelas aku tidak akan pernah menggunakan kekuatan api phoenix jika aku tidak berada dalam bahaya,” jawab Heilong menantang.
“Kau memang benar-benar sangat mengesalkan. Dasar bocah kurang ajar!! Aku pasti akan memberikan hukuman yang tak pernah mungkin bisa kau lupakan hidupmu.”
Raja Api Aka yang sudah terbakar amarah langsung membungkukkan badannya dan berubah menjadi seekor banteng raksasa dengan tubuh yang tenggelam dalam nyala api merah bagaikan Neraka.
“Ternyata wujud aslimu adalah seekor Beast Banteng Api, Pantas saja kau memiliki kekuatan fisik yang sangat benar,” ucap Heilong melihat tubuh Raja Api Aka yang telah berubah menjadi sangat besar.
“Apakah sekarang kau ketakutan setelah melihat wujud asliku? Jika kau ingin menyerah, maka lakukanlah dengan cepat karena setelah ini aku tidak akan mungkin bisa menahan kekuatanku lagi. Lagipula Divine Beast Lambda dan Divine Beast Shen Long pasti tidak ingin melihatmu mati di tanganku,” seru Raja Api Aka dengan suara yang menggelegar.
“Menyerah?! Tidak ada kata menyerah dalam hidupku. yang ada hanyalah menang atau berusaha sampai akhirnya walaupun harus berada di bawah bayang-bayang kematian,” jawab Heilong tegas dengan mata berapi-api.
“Kau …!! Aku sudah memberimu kesempatan tapi kau malah menolaknya.”
__ADS_1
Raja Api Aka langsung berlari menyerang Heilong sambil mengarah kedua tanduknya yang memiliki ujung setajam pedang untuk mengoyak tubuh Heilong.