
Shen Ai Zhi melihat Shen Yu dengan tatapan sayu penuh kesedihan yang begitu mendalam. Bagaimana mungkin ia rela melihat satu-satunya Putri yang ia miliki telah dirubah menjadi seorang iblis oleh Dark Etheroz? Ia telah
“Yu'er, apakah kau sama sekali tidak bisa mengenaliku? Aku ibumu, nak. Cobalah kau ingat baik-baik.”
Suara Shen Ai Zhi terdengar berat saat memanggil nama Shen Yu. Bayang-bayang masa kecil Shen Yu terus terngiang di kepalanya dan membuat kesedihannya semakin dalam. Tanpa sadar, air matanya pun mulai mengalir dan membasahi pipinya yang seputih mutiara.
Akan tetapi, Shen Yu hanya merespon dengan menggelengkan kepala. Ia sama sekali tidak dapat mengingat identitas Shen Ai Zhi walaupun telah mencoba dengan keras sampai membuat kepalanya terasa seakan-akan mau pecah. Namun anehnya, ia bisa merasakan adanya kedekatan tersendiri dengan wanita yang ada di depannya itu sehingga membuatnya merasa enggan untuk melakukan serangan.
Shen Ai Zhi yang tak kenal menyerah terus menceritakan berbagai kisah tentang masa kecil anaknya itu dengan harapan ada beberapa kejadian yang dapat membangkitkan kembali ingatnya.
Raja Api Lilla pun hanya berdiri dengan tenang di belakang Shen Ai Zhi untuk menjaganya, ia sama sekali tidak berminat untuk mencampuri urusan antara ibu dan anak ini. Ia hanya takut jika Shen Yu yang keadaan tidak stabil dan masih berada di bawah pengaruh Bangsa Iblis tiba-tiba akan mengamuk dan menyerang Shen Ai Zhi yang dianggapnya terlalu mengganggu.
“Pergi dari hadapanku! Aku sama sekali tidak mengenal dirimu.”
Shen Yu tiba-tiba berteriak dan aura yang memancar dari tubuhnya tiba-tiba mengamuk tak terkendali. Ia bagaikan seseorang yang terjebak dalam arus keputusasaan dan tak dapat menemukan jalan untuk kembali.
Semua cerita yang diceritakan oleh Shen Ai Zhi seakan-akan telah membangkitkan ingatan-ingatan tentang masa lalunya. Namun, bayang-bayang ingatan itu hanya sebuah gambaran buram yang tak dapat diperjelas meskipun ia telah sekuat tenaga mengingatnya kembali.
Gelombang energi yang begitu dahsyat memancar dari tubuh Shen Yu dan menghantam keras ke arah Shen Ai Zhi dan membuatnya terpental. Untung saja Raja Api segera bertindak cepat dan menggunakan kekuatan api miliknya untuk menekan tekanan dari gelombang ini. Jika tidak, tubuh Shen Ai Zhi pasti sudah hancur karena ditabrak oleh ledakan aura milik seorang kultivator Tingkat God.
__ADS_1
“Nyonya, sepertinya usahamu tidak akan membuahkan hasil. Sebab, Gadis itu sudah terlalu jauh masuk ke dalam pengaruh Bangsa Iblis.” Raja Api Lilla mencoba mengingatkan pada Shen Ai Zhi bahwa apa yang ia lakukan hanyalah sebuah upaya yang sia-sia saja karena Shen Yu telah benar-benar menjadi bagian dari Bangsa Iblis.
Akan tetapi, Shen Ai Zhi sama sekali tidak mau mendengarkan ucapan Raja Api Lilla dan berusaha bangkit kembali. “Aku adalah ibunya. Orang yang telah melahirkannya ke dunia ini! Aku pasti bisa menyadarkan kembali ingatan putriku dan membawanya pergi dari jurang kegelapan.”
Raja Api Lilla seketika terdiam. Namun, ia pasti akan mengambil tindakan jika Shen Ai Zhi tidak segera membuat Shen Yu kembali tersadar. Sebab, ledakan energi yang memancar dari tubuh Shen Yu dapat membahayakan seluruh Benua Timur jika berlangsung terlalu lama.
**
Benua Tengah.
Heilong duduk bersila di atas sebuah formasi sihir yang memancarkan kekuatan hukum ruang yang begitu menakjubkan. Tentu saja ia dapat membuat formasi sihir ini karena arahan dari Li Zen karena formasi sihir ini adalah salah satu formasi tingkat tinggi di Alam Dewa.
Saat ini menemui Heilong, ia segera menanyakan tentang situasi di Planet Dreamland dan Heilong pun menjawab bahwa hanya ada dua medan perang yang masih berada di bawah kendali Bangsa Iblis yaitu medan perang Benua Timur dan Benua Tengah.
Saat ini, mereka berdua sudah berada di Benua Tengah, namun tidak ada tanda-tanda terjadi pertempuran di tempat ini. Jadi, Li Zen menggunakan kekuatan istimewa milikinya untuk mengintip situasi di Benua Timur.
Dan, Li Zen segera mengajarkan Heilong tentang formasi sihir ini saat melihat situasi di Benua Timur tidak terlalu menguntungkan karena tingkat kultivasi yang dimiliki Nero telah mencapai puncak tingkat God.
“Hufff…” Heilong menarik nafas panjang setelah melihat Bianca berhasil mengalahkan Nero tanpa mendapatkan luka yang cukup serius. “Untung saja formasi sihir belenggu ruang dan waktu ini mampu menekan sedikit kekuatan milik Nero dari jarak sejauh ini. Jika tidak, Bianca pasti akan mendapatkan luka yang cukup parah walaupun ia menang melawan Nero.”
__ADS_1
“Jika pemahamanmu tentang hukum waktu juga setinggi dengan hukum ruang yang kau miliki, kau pasti bisa mengeluarkan kekuatan penuh dari formasi sihir ini dan pergi dengan bebas ke Benua Timur hanya dalam waktu kurang dari satu kedipan mata saja.”
Meskipun ucapan Li Zen terdengar sedikit tidak mengenakkan di telinga, tapi ia cukup senang saat melihat perkembangan Heilong yang sangat pesat. Ia juga tidak menyangka bahwa Heilong telah memahami tentang hukum ruang dan waktu meskipun tidak seberapa tinggi.
“Apakah formasi sihir ini dapat membantu mengembalikan ingatan Shen Yu?” lanjut Heilong bertanya dengan nada memburu.
“Tidak.” Li Zen menggelengkan kepala dan mengeluarkan sesuatu dari balik bajunya. “Tapi benda ini bisa melakukan hal itu asalkan Shen Ai Zhi mampu memancing ingatan Shen Yu yang telah terkurung.”
Benda yang di tangan Li Zen itu adalah Bunga Teratai Asal Kehidupan yang diberikan oleh Divine Beast Aurora saat mereka meninggalkan Alam Gaib. Saat itu Divine Beast Aurora memang memberikan beberapa Bunga Teratai Asal Kehidupan para mereka berdua untuk digunakan melawan Jenderal Iblis Zed Bailian, Jenderal Iblis Bai Long dan juga Shen Yu kerena ingatan dari ketiga orang ini telah dibelenggu oleh kekuatan Dark Etheroz lalu digantikan oleh ingatan palsu para iblis di masa lalu.
Tanpa membuang banyak waktu lagi, Heilong segera mengambil bunga itu dari tangan Li Zen dan mengirimkan ke tempat Shen Ai Zhi berada dengan menggunakan bantuan dari formasi sihir milikinya.
**
Benua Timur.
Shen Ai Zhi tiba-tiba dikejutkan dengan kemunculan sebuah bunga teratai yang sangat indah di depannya. Bunga Teratai itu terbang dengan tenang di depannya seolah-olah menantikan agar ia mengambilnya.
“Teratai Asal Kehidupan?!” Raja Api Lilla terlihat terkejut karena sebagai seorang Raja Api ia pasti tahu tentang kegunaan dari bunga teratai asal kehidupan. Ia pun lalu berseru para Shen Ai Zhi. “Cepat lemparkan bunga teratai itu ke tempat putrimu. Seharusnya bunga teratai itu dapat menghancurkan segel kegelapan yang membelenggu ingatan putrimu.”
__ADS_1