
Jangan lupa tinggalkan Like dan Komentar setelah membaca.
Dan maaf update hari ini agak telat karena Author tadi malam ketiduran waktu sedang nulis.
Terimakasih 🙏
****************************************
Singa Emas raksasa jelmaan dari Raja Singa Bulu Emas, langsung melompat untuk menerkam Heilong ketika jarak mereka berdua sudah sangat dekat.
Heilong segera menggerakkan Pedang Bintang Api yang ada di tangannya ke atas, untuk menahan cakar-cakar tajam milik Singa Emas raksasa itu.
“Clang …”
Cakar Singa Emas dan pedang pusaka milik Heilong akhirnya saling berbenturan dengan kuat hingga membuat kedua kaki Heilong terbenam ke dalam tanah sampai mata kakinya, akibat dari tekanan energi tanah yang memancar dari cakar Singa Emas.
“Roar …”
Raja Singa Bulu Emas terus mengaum sambil memperbesar energi elemen tanah yang ada di kedua cakar untuk menekan Heilong. Sepertinya, Raja Singa Bulu Emas berniat untuk mengubur Heilong hidup-hidup sebelum dia membuat Heilong menyerah.
“Sepertinya anda ingin menguburku hidup-hidup agar Putrimu tidak perlu lagi menepati janjinya padaku.”
__ADS_1
Heilong menatap tajam ke atas dan berkata dengan suara berat karena dia terus mengeluarkan energi api dalam jumlah besar untuk menahan serangan dari cakar Singa Emas ini.
“Ternyata kau cukup pintar juga. Kau bisa menebak apa yang telah aku rencanakan. Aku memang tidak memiliki dendam ataupun membencimu. Tapi, aku tidak ingin Putriku menikah dengan Bangsa Manusia karena aku tidak terlalu percaya pada Bangsa Manusia,” ucap Raja Singa Bulu Emas lirih agar Putrinya yang berada di luar Ring tidak mendengar percakapan mereka berdua.
“Jika memang itu yang terjadi, kenapa Putri anda membuat pernyataan seperti itu? Apakah Putri anda sama sekali tidak mengetahui bahwa anda sebenarnya membenci Bangsa Manusia? Ingat! Bukan aku yang meminta untuk menikahi Putri anda, tapi Putri anda sendirilah yang menyatakan bersedia untuk menjadi pendampingku jika aku berhasil mengalahkan Raja Banteng Api,” balas Heilong dengan suara lirih.
“Putriku itu terlalu naif. Dia hanya berpikir bagaimana caranya untuk mengembalikan kedamaian di Tanah Jingga ini meskipun dia harus mengorbankan masa depannya sendiri. Dia juga telah lupa bahwa sebenarnya Siluman Singa Bulu Emas sangat membenci Bangsa Manusia karena kedua Bangsa ini memiliki sejarah yang buruk di masa lalu,” ucap Raja Singa Bulu Emas geram.
“Apa maksud anda?! Putri anda sama sekali tidak pernah menceritakan padaku tentang hal ini,” ucap Heilong dengan wajah bingung.
“Seribu tahun yang lalu, ada seorang pria dari Bangsa Manusia yang menipu leluhur kami. Manusia itu meminta ijin untuk tinggal di salah satu desa yang ada di Tanah Jingga ini. Namun saat malam tiba, manusia itu meracuni seluruh penduduk desa itu dan membunuh mereka semua hanya untuk diambil kulitnya. Karena kulit Singa Bulu Emas terkenal sangat indah dan tahan terhadap serangan sehingga sangat cocok untuk dijadikan sebagai baju perang,” jelas Raja Singa Bulu Emas.
“Leluhurku berusaha mengejar manusia itu untuk memberinya hukuman. Tapi, jejak manusia itu tiba-tiba menghilang di sekitar wilayah Tanah Hitam. Manusia itu seperti menghilang di telah Bumi dan tidak pernah ditemukan lagi sampai sekarang.”
Heilong merasa ada yang aneh dari cerita Raja Singa Bulu Emas. Jika manusia itu memang menghilang di sekitar Tanah Hitam, berarti manusia yang telah membuat teror di Tanah Jingga ini jelas-jelas telah bersekutu dengan Bangsa Iblis yang tinggal di Tanah Hitam. Lalu kenapa semua Siluman Singa Bulu Emas malah membenci Bangsa Manusia. Itu artinya leluhur dari Raja Singa Bulu Emas belum menemukan bukti bahwa manusia itu memiliki hubungan khusus dengan Bangsa Iblis.
“Lalu kenapa leluhur kalian tidak masuk ke wilayah Tanah Hitam. Padahal jelas-jelas manusia itu menghilang di sekitar wilayah tanah Hitam?”
“Tidak semudah itu memasuki wilayah Tanah Hitam karena wilayah itu mengandung Energi Kegelapan dan Hawa Iblis yang sangat kuat. Semua makhluk yang masuk ke sana pasti akan berubah menjadi jika dia tidak bisa menahan pengaruh hawa iblis yang ada di sekitar tempat itu. Dan seandainya dia bisa menahan hawa iblis itu, dia pasti akan menjadi gila karena pikiran dan jiwanya telah terpengaruh oleh hawa iblis dan tekanan dari energi kegelapan yang sangat kuat.”
Akhirnya Heilong menemukan sebuah informasi penting dari Tanah Hitam bahwa di wilayah itu terdapat energi kegelapan dan hawa iblis yang sangat kuat sehingga tidak sembarang orang bisa memasuki wilayah itu. Bahkan leluhur dari Raja Singa Bulu Emas sekalipun tidak berani masuk ke wilayah Tanah Hitam.
__ADS_1
“Manusia tidak memiliki sifat yang sama satu sama lain dan tidak semua manusia memiliki sifat sejahat itu. Aku sangat yakin bahwa manusia itu berada di bawah pengaruh pihak-pihak tertentu. Aku berjanji padamu bahwa aku akan mencari manusia itu suatu saat nanti dan memberikan keadilan pada kalian. Tapi, sekarang aku harus mengalahkan anda dulu agar anda yakin bahwa aku memiliki kemampuan untuk mengalahkan Raja Banteng Api.”
Raja Singa Bulu Emas terkekeh saat mendengar ucapan Heilong. “Hehe … Jika kau benar-benar bisa melakukan hal itu, maka aku akan menyetujui pernikahanmu dengan Putriku. Tapi, kekuatan yang kau miliki sekarang masih belum cukup kuat untuk menahan pengaruh dari hawa iblis yang ada di sekitar Tanah Hitam. Paling tidak tingkat kultivasi yang kau miliki harus mencapai Lapis Grand Emperor tingkat lima, baru kau bisa menahan hawa iblis itu. Namun tidak ada jaminan bahwa kau akan baik-baik saja jika masuk ke tempat itu.”
“Aku bisa selamat atau tidak ketika masuk ke Tanah Hitam, bisa anda lihat nanti jika waktunya telah tiba.”
Heilong lalu mengepalkan tangan kirinya dan memasukkan energi angin dalam jumlah besar ke tangan kirinya. Dia kemudian meninju bilah Pedang Bintang Api dengar kuat.
...“Semburan Api Unicorn.”...
“Whoost …”
Semburan api yang sangat besar tiba-tiba keluar dari bilah Pedang Bintang Api yang menghadap ke arah Raja Singa Bulu Emas dan membuat cakar Singa Emas Raksasa yang menyentuh permukaan bilah Pedang Bintang Api langsung terpental karena terkena semburan api yang sangat dahsyat.
Heilong kemudian menggerakkan Pedang Bintang Api ke depan sejajar dengan tubuhnya sambil terus memasukkan energi api hingga Pedang Bintang Api membara dengan api berwarna putih seperti sebuah matahari siang hari untuk melakukan serangan kedua.
...“Amukan Badai Api.”...
Heilong langsung mengayunkan Pedang Bintang Api yang telah diselimuti dengan energi api yang sangat kuat ke arah Singa Emas Raksasa.
Seketika, sebuah angin tornado api yang sangat besar muncul dari Pedang Bintang Api dan menerjang ke arah Singa Emas raksasa dan membuatnya jatuh tersungkur hingga keluar Ring pertarungan.
__ADS_1