
Kedua mata Heilong terus menatap lekat ke arah singa raksasa yang tergeletak tak berdaya di atas sebuah batu yang ada di tengah-tengah tebing ini. Ia jelas tahu bahwa singa raksasa itu adalah bentuk asli Mao Shizi karena Mao Shizi pernah menunjukkan wujud ini padanya walaupun hanya sekali.
Di dalam hatinya, Heilong merasa sangat sedih karena sekali lagi ia telah gagal untuk melindungi seorang wanita yang memiliki hubungan sangat dekat dengan dirinya. Dulu ia telah gagal melindungi Sherly dan sekarang ia gagal melindungi Mao Shizi.
“Biarkan aku mencoba menyembuhkannya. Aku akan menggunakan teknik penyembuhan elemen air yang aku kuasai,” ucap Heilong mendekati tubuh Mao Shizi lalu meletakkannya ke dalam pangkuannya.
Mereka bertiga langsung menatap Heilong seakan-akan tidak percaya dengan apa yang telah dia dengar. Sebab, selama ini Heilong tidak pernah mengatakan para semua orang bahwa ia menguasai teknik penyembuhan elemen air sama seperti yang dimiliki oleh Nisaka.
Dan … Selama berada di Alam Gaib ini, Heilong hanya pernah menggunakan teknik penyembuhan ini sekali di depan umum yaitu saat ia menyembuhkan luka yang ada pada Raja Siluman Singa Bulu Emas.
“Apakah kau serius dengan apa yang kau katakan? Bahkan Nisaka saja yang merupakan murid dari Divine Beast Aurora tidak memiliki keyakinan untuk menyembuhkan Mao Shizi. Apakah tidak sebaiknya kita segera membawa Mao Shizi ke tempat Divine Beast Aurora agar segera ditangani beliau,” ucap Casbah berusaha memberi saran karena ia juga tahu bahwa Qi yang ada di tubuh Heilong belum benar-benar stabil walaupun Tingkat kultivasi ia miliki saat ini jauh lebih tinggi dari sebelumnya.
“Divine Beast Aurora saat ini sedang tidak ada di tempat. Bukankah kalian sendiri yang mengatakan bahwa saat ini kedua Divine Beast sedang menjaga portal penghubung antara Alam Gaib dengan Dunia Bawah. Bukankah lebih baik aku mencoba menyembuhkan Mao Shizi sambil menunggu Divine Beast Aurora datang ke tempat ini daripada terus menunggu tanpa kepastian dan hanya akan membuat Mao Shizi semakin dekat dengan kematiannya.”
Heilong tetap bersikeras untuk mencoba menyembuhkan Mao Shizi walaupun ia tahu bahwa niat Casbah melarangnya untuk melakukan hal ini adalah demi kebaikannya sendiri. Sebab, Casbah tahu bahwa pondasi kultivasi yang ada di tubuh Heilong belum cukup kokoh setelah melakukan terobosan ke Tingkat God.
“Biarkan ia mencobanya. Siapa tahu kekuatan penyembuhan elemen air yang ia miliki jauh lebih kuat daripada kemampuan yang aku miliki.” Nisaka akhirnya ingat bahwa Heilong juga memiliki kekuatan elemen air. Sebab, saat bertarung melawan Jenderal Iblis Bai Long, Heilong sempat menunjukkan beberapa kali jurus-jurus pedang elemen air yang ia miliki. Jadi, teknik penyembuhan elemen air yang ia katakan barusan sepertinya bukalah sebuah omong kosong belaka. Lagipula Heilong tidak mungkin berbohong dalam keadaan seperti ini.
Heilong menatap Nisaka. “Kekuatan dari teknik penyembuhan elemen air yang aku miliki seharusnya tidak jauh berbeda dengan kau miliki karena teknik penyembuhan elemen air yang aku kuasai berasal dari warisan Divine Beast Aurora yang ditinggalkan di Planet Dreamland. Akan tetapi, karena tingkat kultivasi yang aku miliki telah mengalami peningkatan, kekuatan dari teknik penyembuhan yang aku miliki seharusnya juga ikut meningkat.”
“Ternyata Guru juga meninggalkan warisan di Planet Dreamland. Aku jadi tertarik ingin pergi ke Planet itu. Sepertinya, di sana terdapat banyak kultivator-kultivator tangguh,” sahut Nisaka.
__ADS_1
“Kau bisa mengatakan niatmu itu pada Divine Beast Aurora setelah keadaan di Alam Gaib ini menjadi stabil. Aku berjanji akan menyambut kedatanganmu dengan baik jika kau berkunjung ke Planet Dreamland di masa depan,” jawab Heilong.
Setelah mengobrol cukup panjang dengan Casbah dan Nisaka, Heilong kembali memfokuskan pikirannya pada Mao Shizi. Sedangkan Chariva sejak tadi hanya terdiam melihat perdebatan mereka bertiga. Ia seakan-akan tak tertarik dengan hal ini.
“Baiklah! Aku akan mulai menyembuhkan Mao Shizi. Aku harap kalian semua bisa menjaga tempat ini agar tetap tenang. Jangan biarkan seorang pun datang ke tempat ini sebelum aku menghentikan proses pengobatan.”
Setelah memberikan sedikit perintah, Heilong lalu meletakkan telapak tangan kanannya di atas tubuh Mao Shizi.
Ini adalah pertama kalinya ia menggunakan teknik penyembuhan elemen air setelah menerobos ke Tingkat God. Jadi, ia harus lebih berhati-hati untuk mengendalikan kekuatan elemen air miliknya. Takutnya, bukannya menyembuhkan tapi kekuatan elemen air miliknya akan membuat kondisi Mao Shizi jadi semakin parah jika ia tidak dapat mengendalikan kekuatan elemen air miliknya selama proses pengobatan berlangsung.
Meskipun ia sudah beberapa kali menggunakan teknik penyembuhan elemen air, tapi dia harus tetap berhati-hati karena kondisi Mao Shizi sangat kritis dan berada di ambang kematian.
...“Jurus Berkah Alam.”...
Seketika, aura berwarna biru itu menjadi semakin kuat bak sebuah air mancur dan segera menghujani tubuh Mao Shizi yang sudah sangat lemah.
Sudah hampir sepuluh menit Heilong menggunakan jurus berkah alam pada Mao Shizi. Tapi, sama sekali tidak terjadi perubahan apapun para tubuh Mao Shizi.
“Apa yang sebenarnya terjadi?! Kenapa jurusku ini seakan-akan tak berguna untuk menyembuhkan Mao Shizi?” ucap Heilong tampak gelisa.
“Jika tidak ada luka di tubuhnya lalu apa yang bisa kau sembuhkan? Itulah yang membuatku menyerah untuk menyembuhkan Mao Shizi,” sahut Nisaka.
__ADS_1
“Apa kau mengatakan bahwa apa yang terjadi pada Mao Shizi saat ini sama sekali tidak disebabkan oleh adanya luka di dalam tubuhnya?” balas Heilong.
“Benar. Gadis itu sama sekali tidak memiliki luka dalam. Namun, ada sesuatu yang hilang dalam dirinya dan hal itu berkaitan langsung dengan energi kehidupan yang ia miliki,” jelas Nisaka.
“Sesuatu yang hilang? Apakah kau tahu benda apa yang hilang dari tubuh Mao Shizi?” lanjut Heilong bertanya. Kali ini nada suaranya terlihat begitu memburu karena ia tak memiliki banyak waktu lagi.
“Jika aku tahu mana mungkin aku akan menyerah? Meskipun aku tidak memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Kerajaan Siluman Singa Bulu Emas, tapi Guruku mengharuskanku untuk menolong siapapun selama aku mampu,” jawab Nisaka dengan wajah terlihat pasrah.
“Kalau begitu aku akan mencoba keberuntunganku. Siapa tahu jurus ini akan berhasil.”
“Jangan pernah melakukan percobaan pada seorang pasien. Jika kau tidak yakin, maka jangan pernah kau la ...”
Heilong sama sekali tidak mendengarkan peringatan Nisaka dan mengabaikannya sehingga membuat Nisaka menarik kembali kata-kata yang akan ia ucapkan.
Tangan kanan Heilong kembali memancar energi elemen air yang sangat murni. Setelah cukup stabil, ia mencoba memasukkan Qi kosmik yang ia miliki ke dalam energi elemen air itu dan menggabungkan kedua kekuatan itu.
Aura berwarna biru yang tadinya seperti air mancur, tiba-tiba langsung pecah dan berubah menjadi ratusan bintang berwarna biru dan memiliki ukuran yang sangat kecil seperti butiran salju.
“Teknik Penyembuhan Bintang?! Mustahil!” seru Nisaka terkejut sampai tak bisa mengedipkan matanya.
Nisaka bisa langsung mengenali jurus yang digunakan Heilong karena ia telah beberapa kali melihat secara langsung Divine Beast Aurora menggunakan Teknik Penyembuhan Bintang.
__ADS_1