LEGENDA DEWA PEDANG S2

LEGENDA DEWA PEDANG S2
V4 # CH 165 MENEMBUS API


__ADS_3

Dengan perlindungan dari ombak tsunami, Heilong terus menerjang semburan api naga yang berwarna hitam pekat.


Walaupun tubuhnya merasa agak sedikit kepanasan akibat kuatnya energi api yang ada di dalam semburan api naga Jenderal Iblis Bai Long. Tapi, hawa panas ini masih bisa ditolerir oleh tubuhnya sehingga ia mengabaikan hal itu.


'Aku harus cepat mengalahkan iblis itu sebelum ia berhasil menstabilkan Qi yang ada di dalam dantiannya setelah berhasil menerobos ke Tingkat God. Sebab, jika hal itu sampai terjadi, maka ia akan benar-benar memiliki kekuatan seorang Dewa dan kesempatanku untuk menang dalam pertarungan ini akan lenyap,' ucap Heilong dalam hati sambil memikirkan cara agar ia bisa menerobos semburan api hitam ini dan menyerang Jenderal Iblis Bai Long secara langsung.


Heilong mengingat kembali prinsip dasar dan keistimewaan dari setiap elemen yang ia miliki karena semua elemen sejatinya saling melengkapi antara yang satu dan yang lain. Jadi, pasti ada elemen yang mampu memperkuat kekuatan elemen air miliknya.


Setelah merenung sekitar sepuluh nafas, Heilong akhirnya mendapatkan jawaban yang ia cari. Elemen air memiliki karakteristik yang mirip dengan elemen api karena itu yang mampu memperkuat kekuatan elemen air adalah elemen angin.


Heilong segera memusatkan konsentrasi dan meledakkan kekuatan elemen angin yang ada di dalam tubuhnya hingga menyebabkan ukuran dari ombak tsunami itu menjadi semakin bertambah besar dan arusnya menjadi semakin kuat.

__ADS_1


Saat ini, tubuh Heilong memancarkan aura elemen air dan elemen angin secara bersamaan. Salain itu, kedua elemen itu sama-sama kuat, tidak ada salah satu yang lemah. Hanya dengan melihat ini saja bisa diketahui bahwa pengendalian dan pemahaman Heilong tentang masing-masing elemen sudah sangat dalam.


Lagipula, ini adalah pertama kalinya ia melakukan hal seperti ini. Sebab, biasanya ia hanya memfokuskan pada bagian-bagian tertentu saja pada tubuhnya, misalnya hanya pada tangan saat ia sedang menggunakan salah satu dari jurus pedang yang ada di dalam kitab pedang tujuh bintang atau hanya pada kedua kakinya saja seperti saat ia menggunakan jurus tarian menembus langit.


Casbah, Chariva dan Nisaka hanya bisa menggelengkan kepala karena takjub saat mengetahui seberapa pemahaman yang dimiliki Heilong tentang masing-masing elemen. Padahal, saat baru berangkat ke medan perang, mereka bertiga meragukan kemampuan yang dimiliki Heilong meskipun Heilong sempat menunjukkan kekuatannya dengan berlatih tanding melawan Xiao Long.


Dengan kekuatan yang telah berlipat ganda setelah diperkuat dengan kekuatan elemen angin, ombak tsunami itu akhirnya mampu menembus dan memadamkan semburan api naga.


Jenderal Iblis Bai Long mengerutkan kening karena terkejut saat melihat semburan api yang keluar dari mulutnya berhasil dipadamkan oleh Heilong. 'Sial! Bagaimana bisa seorang kultivator dengan kekuatan Tingkat Grand Emperor terlihat begitu menakutkan? Apakah dia benar-benar orang yang telah aku kalahkan saat berada di Tanah Biru? Tapi, bagaimana mungkin kekuatannya meningkat begitu pesat hanya dalam waktu beberapa bulan saja.”


Akan tetapi, kecepatan Heilong saat melesat ke arahnya menjadi semakin cepat setelah ia berhasil memadamkan semburan api naga.

__ADS_1


Heilong ternyata memperkuat kekuatan elemen angin yang memancar dari tubuhnya lalu memusatkan kekuatan itu ke kedua kakinya agar daya dorong saat ia terbang menjadi semakin kuat. Sedangkan untuk kekuatan elemen air, kekuatan itu telah berubah menjadi sebuah pedang elemen air yang melekat di tangan kanannya.


Meskipun harus bertarung tanpa menggunakan pedang karena semua pedang pusaka yang ia miliki dibawa oleh Li Zhen, Heilong sama sekali tidak merasa kesulitan untuk menggunakan jurus-jurus pedang yang ia miliki karena saat ini ia mampu merubah aura yang memancar dari tubuhnya menjadi sebuah pedang dengan menggunakan Teknik Tangan Dewa Pedang.


Dengan kecepatan bak sebuah meteor yang melesat ke Bumi, Heilong terbang lurus ke arah mulut naga yang siap menyeburkan api.


“Akan ku bungkam mulutmu yang bau itu hingga kau tak akan pernah bisa lagi menyemburkan api yang jelek itu!” seru Heilong geram sambil mengayunkan pedang aura yang ada di tangan kanannya ke mulut naga.


...“Teknik Sembilan Pedang Air - Pusaran Air Pemakan Bintang.”...


Pusaran Air yang sangat kuat langsung muncul hanya beberapa inci di depan mulut naga saat Heilong mengayunkan pedang aura miliknya.

__ADS_1


Ini adalah jurus pedang elemen air terkuat yang ia miliki dan jarang sekali ia gunakan kecuali di saat-saat terdesak. Sebab, jurus ini membutuhkan Qi dalam jumlah besar untuk memperkuat daya serangnya.


Pusaran Air yang sangat kuat itu terus melesat masuk ke dalam mulut naga dan menghisap semua kekuatan elemen api yang telah terkumpul di sana bak sebuah lubang hitam yang tak pernah kenyang.


__ADS_2