LEGENDA DEWA PEDANG S2

LEGENDA DEWA PEDANG S2
V4 # CH 160 AKU MASIH MEMILIKI KEKUATAN


__ADS_3

Dengan kemampuan teleportasi yang dimiliki Casbah. mereka bertiga bisa lebih cepat sampai ke tempat Heilong lalu pergi bersama-sama memasuki istana iblis yang ada di Tanah Ungu.


Namun, mereka semua tidak dapat masuk lebih jauh lagi ke dalam istana dan tertahan di luar gerbang istana. Sebab, seluruh bagian istana ini ternyata dilindungi oleh sebuah formasi pelindung besar yang sangat kuat.


“Apa yang harus kita lakukan sekarang? Di antara kita berempat, tidak ada yang mahir dalam hal formasi sihir. Sedangkan formasi sihir yang ada di hadapan kita ini bukalah formasi pelindung biasa. Jika dugaanku tidak salah, formasi pelindung ini adalah Formasi Besar Penjaga Kegelapan,” ucap Casbah mengerutkan kening berpikir keras mencari cara untuk menembus formasi pelindung sekuat ini.


Jika formasi ini adalah formasi sihir biasa, maka ia bisa menggunakan kekuatan elemen cahaya yang ia miliki untuk merusak secara paksa. Tapi, formasi pelindung yang ada di hadapan matanya saat ini memiliki ketebalan yang berlipat ganda daripada formasi pelindung biasa.


“Bukankah Itu adalah salah satu formasi sihir tingkat tinggi yang dimiliki oleh Bangsa Iblis dan dikabarkan telah lama menghilang. Bagaimana mungkin formasi sihir sekuat ini tiba-tiba bisa muncul di sini?” sahut Nisaka seolah-olah tak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini.


“Apakah kau lupa tentang informasi yang telah diberikan Gurumu beberapa waktu yang lalu?” balas Casbah lalu berhenti sejenak melirik reaksi Nisaka yang sedikit kebingungan dan mencoba mengingat sesuatu.


Casbah menghela nafas panjang saat melihat Nisaka tak kunjung menemukan jawaban lalu lanjut berkata. “Saat itu, kau mengatakan para kami semua bahwa Jenderal Iblis Bai Long adalah reinkarnasi dari Jenderal Iblis Dunia Bawah yang sangat ahli dalam hal formasi sihir. Aku dan Heilong sempat bertarung dengannya saat berada di Tanah Biru dan kekuatan formasi sihir yang ia buat memang sangat mengerikan.”


“Bagaimana kalau kita minta bantuan pada Raja Xiao? Bukankah ia seorang kultivator yang juga sangat ahli dalam hal formasi sihir. Dan, tingkat kultivasi yang ia miliki saat ini telah setara dengan Dewa,” sahut Chariva yang membuat pandangan Casbah dan Nisaka langsung tertuju padanya.


Akan tetapi, Heilong tiba-tiba berbicara sebelum Casbah dan Nisaka sempat membalas ucapan Chariva.


“Sepertinya Kakekku tidak bisa membantu kita karena ia sendiri sedang sibuk berurusan dengan para prajurit iblis dunia bawah,” ucap Heilong melihat ke arah medan pertempuran yang berjarak ribuan meter dari istana ini.


Casbah, Chariva dan Nisaka segera mengikuti ke arah Heilong memandang dan mereka semua melihat bahwa Xiao Long saat ini berada di dalam medan pelindung yang dibuat oleh Dewi Bulan Ungu dan tengah disibukkan melawan para prajurit iblis yang berusaha meledakkan diri.


Di dalam medan pelindung itu memang terdapat banyak prajurit langit. Namun, sebagian besar dari mereka tengah disibukkan dengan urusan untuk mengendalikan naga cahaya. Jadi, para prajurit langit itu membutuhkan seseorang untuk dapat menjaga mereka semua saat mengendalikan Naga Cahaya. Takutnya, ada prajurit iblis yang diam-diam menyelinap dan melakukan serangan rahasia.

__ADS_1


“Meskipun di antara kita semua tidak ada yang pandai dalam hal formasi sihir, bukan berarti kita semua tidak mampu menerobos medan pelindung ini.” Heilong tiba-tiba mengangkat tangan kanannya ke arah langit lalu mengepalkan telapak tangannya.


Energi elemen angin, petir dan api yang sangat kuat seketika menyelimuti tinjunya dan menciptakan sebuah pusaran energi yang mengetarkan bumi.


“Aku masih memiliki kekuatan yang lebih dari cukup untuk menghancurkan sebuah medan pelindung murahan seperti ini.” Heilong menyeringai lalu segera menghantamkan tinjunya ke arah medan pelindung.


...“Tinju Penghancur Bintang.”...


“Whoostt …”


Pusaran angin tornado yang diselimuti oleh kekuatan elemen api dan petir langsung menghantam permukaan medan pelindung itu.


Elemen api yang ada di dalam serangan ini telah memperkuat kekuatan petir yang mengelilingi angin tornado dan membuatnya memiliki suhu yang sepanas matahari. Di tambah lagi dengan kekuatan putaran dari angin tornado, maka saya serang petir yang mengelilingi angin tornado itu menjadi semakin berlipat ganda.


Suara petir terus terdengar saat kekuatan yang sangat besar ini berusaha menerjang medan pelindung yang menghalangi jalannya.


Kekuatan medan pelindung yang dibuat oleh Jenderal Iblis Bai Long memang tidak bisa diremehkan. Sebab, medan pelindung itu sama sekali tidak menunjukkan keanehan apapun setelah diserang oleh angin tornado petir api selama lima menit.


Namun, Heilong tidak bisa menyerah begitu saja karena nyawa Mao Shizi sedang dipertaruhkan. Jika ia tidak dapat melewati medan pelindung seperti ini, maka bagaimana bisa ia mengalahkan Jenderal Iblis Bai Long?


Heilong lalu mengangkat tangan kirinya ke arah langit dan melakukan gerakan yang sama seperti sebelumnya.


Tinju Penghancur Bintang yang kedua seketika terbentuk di tangan kirinya dan langsung di hantamkan ke arah medan pelindung.

__ADS_1


Bang ...


Medan pelindung yang terlihat sangat kuat dan tidak akan mungkin bisa dihancurkan, seketika berguncang hebat seolah-olah mau runtuh saat diserang dari kedua sisi secara bersamaan oleh angin tornado petir api.


Retakan-retakan memanjang mulai muncul di sekitar permukaan medan pelindung dan akhirnya benar-benar hancur setelah sepuluh nafas.


“Ayo kita semua masuk!” seru Heilong mengajak.


Mereka semua langsung bergegas masuk ke dalam istana yang sangat sepi dan tanpa penjagaan karena semua prajurit iblis sepertinya telah diperintahkan oleh Raja Iblis Dagon pergi ke medan perang.


**


Di halaman belakang istana iblis terdapat sebuah tebing yang menjulang tinggi hampir menyentuh langit dan memiliki bentuk melingkar seperti sebuah altar persembahan.


Jenderal Iblis Bai Long saat ini berada di puncak tebing itu bersama dengan Mao Shizi. Kebetulan saat ini adalah bulan purnama yang telah ia lama tunggu untuk melakukan ritual persembahan iblis.


“Hehe ... Sebentar lagi kau akan mati gadis kecil! Apakah kau memiliki permintaan terakhir?” ucap Jenderal Iblis Bai Long dengan tawa renyah mengejek.


“Dasar iblis sialan! Lebih baik aku mati daripada harus meminta sesuatu pada iblis! Ingatlah, Heilong tidak akan pernah melepaskanmu jika terjadi sesuatu padaku,” balas Mao Shizi geram. Ia tidak takut sedikitpun walaupun sedang berada dibawah ancaman.


“Oh … Maksudmu bocah tengik itu! Dia tidak akan pernah bisa membunuhku sampai kapan pun karena sebagian rohnya ada di dalam diriku. Jika ia menyerangku, maka yang terluka adalah dia sendiri. Tenang saja, aku juga akan secepatnya mengirim dia ke alam kematian agar ia bisa menemanimu,” balas Jenderal Iblis Bai Long.


“Dasar Iblis licik!!”wajah Mao Shizi merubah merah padam karena amarah. Namun, ia tidak bisa melakukan apa-apa karena kedua tangan dan kakinya telah diikat oleh sebuah rantai khusus yang susah dihancurkan.

__ADS_1


__ADS_2