
Bianca terus melesat secepat kilat dan hanya meninggalkan jejak api berwarna putih disertai dengan kilatan petir di atas permukaan tanah. Karena kecepatannya yang sangat tinggi, kemampuan mata milik Nero pun tidak dapat mengikuti pergerakan Bianca.
Kekuatan elemen petir surgawi yang turun dari langit, ternyata dapat diserap Bianca lalu ia gunakan untuk memperkuat kekuatan elemen petir yang ada di dalam kedua kakinya. Karena itu kecepatannya saat berlari menjadi meningkat hingga hampir sepuluh kali lipat.
“Gadis yang sangat bodoh! Hanya karena seorang manusia biasa kau sampai rela bertarung tanpa memperdulikan nyawamu sendiri. Baik! Akan aku antara kau pergi dulu ke neraka lalu aku akan mencari manusia itu dan menghabisinya.”
Hawa membunuh yang memancar dari tubuh Nero menjadi semakin kuat. Hal ini telah memancing hawa iblis yang selama ini tertidur di dalam dirinya menjadi meledak-ledak dan merubah dirinya menjadi seorang Iblis sejati sama seperti para Jenderal Iblis dan juga Dark Etheroz.
...“Dinding Api Neraka.”...
Nero segera menyeburkan api yang sangat kuat dari mulutnya dan membuat sebuah lapisan tembok api yang sangat tebal. Sekilas, dinding api yang dibuat Nero ini memiliki sedikit kemiripan dengan dinding es yang biasa dibuat Heilong hanya saja elemen yang membentuk dinding ini berbeda.
Boom ...
Ledakan dahsyat yang mengguncang seluruh area medan perang seketika muncul saat Bianca menabrak dinding api yang dibuat Nero sampai hancur berkeping-keping. Namun, ia juga tidak dapat bergerak lebih jauh lagi karena dinding api itu telah membubarkan aura energi api dan petir yang memancar dari tubuhnya.
Nero menatap tajam ke arah Bianca sambil menggertakkan giginya untuk meredam amarah yang meledak dalam dirinya lalu bertanya kembali dengan dingin. “Apakah kau yakin ingin berduel sampai mati melawanku hanya demi seorang manusia yang tidak jelas masa depannya itu?”
“Aku sangat yakin! Lagipula kekuatan tempur yang dimiliki Heilong saat ini sudah jauh melebihi dirimu. Jadi, yang tidak jelas masa depannya adalah kau! Bukan Heilong. Dan, kau sekarang juga telah menjadi sekutu Bangsa Iblis yang harus dimusnahkan. Karena itu, berhentilah bermimpi bahwa aku akan menerima perasaanmu,” jawab Bianca tanpa memandang Nero karena ia sudah sangat jijik dengan pria ini.
“Omong kosong …!! Mana mungkin kekuatan tempur seorang manusia biasa bisa melebihi kekuatan tempur milikku yang dapat mengguncang langit dan Bumi. Aku adalah Raja Api terkuat sekaligus iblis yang paling sakti di Dunia Tengah ini.” seru Nero sombong.
__ADS_1
...“Cakar Naga Penghancur Bumi.”...
Nero segera maju menyerang Bianca dengan menggunakan cakar Naga miliknya yang telah tertutup sepenuh dengan api berwarna hitam. Kekuatan cakar naga ini telah meningkat sangat jauh dari sebelumnya dan dapat membelah sebuah gunung hanya dengan sekali serangan.
Di sisi lain, Bianca juga tidak tinggal diam sangat merasakan tekanan yang begitu kuat dari serangan cakar Naga milik Nero. Ia mulai mengalirkan energi elemen api dan elemen petir miliknya ke tanduk unicorn yang ada di tengah-tengah kepalanya.
Seketika, tanduk itu pun mulai bersinar dengan sangat terang bagaikan sebuah matahari yang turun ke Bumi. Api putih yang kuat juga langsung berkobar di atas tanduknya disertai dengan petir yang terus menyambar-nyambar seolah-olah ingin mendaki langit.
...“Api Petir Pengguncang Langit.”...
Sebuah petir yang diselimuti dengan kobaran api putih yang membara bagai api penyucian dunia, langsung melesat dari tanduk unicorn ke arah cakar naga.
Namun, usaha Nero itu hanya sia-sia belaka karena Bianca bisa mengendalikan arah serangan kekuatan api miliknya walaupun serangan api itu telah terlepas dari tangannya.
Boom ...
Serangan api petir akhir berhasil menghantam cakar naga dan membuat Nero tersungkur hingga beberapa meter. Ia pun segera bangkit kembali dan menatap Bianca dengan ganas.
“Dasar wanita tak tahu diri!! Kau harusnya merasa beruntung karena aku menaruh hati padamu. Tapi sekarang, perasaan itu telah hilang! Aku akan benar-benar mengirimmu ke neraka lapis paling bawah agar kau merasakan penderitaan tanpa henti.”
Nero saat ini telah benar-benar kehilangan kendali dan tubuhnya telah sepenuhnya dikendalikan oleh hawa iblis. Yang ada di dalam pikirannya saat ini hanyalah dendam dan niat membunuh yang begitu kuat.
__ADS_1
...“Semburan Api Membakar Angkasa.”...
Swost ...
Seburan api hitam yang begitu dahsyat dan dalam jumlah yang sangat mengerikan langsung menyembur dari mulut Nero dan membuat tempat pertarungan mereka berdua tenggelam dalam kobaran api hitam layaknya Neraka.
Akan tetapi, Bianca tetap berdiri dengan tenang di tengah-tengah kobaran api itu seolah-olah tidak terjadi apa-apa para dirinya. Bahkan kobaran api hitam ini tidak berani bergerak mendekati dirinya dan hanya mengelilingi tempatnya berdiri dengan radius sekitar sepuluh meter.
**
Kaisar Long Jin dan Jenderal Long Bao tentu saja langsung panik saat melihat tempat pertarungan antara Nero dan Bianca telah tenggelam dalam kobaran api berwarna hitam. Apalagi hanya wujud Nero saja yang bisa terlihat dari tempat ini kerena ia telah berubah menjadi seekor Naga Hitam yang berukuran raksasa.
“Ayah, sepertinya aku harus segera pergi ke sana dan menolong anak menantu. Jika aku tidak segera bertindak, maka segalanya akan terlambat!” seru Long Bao terlihat sangat panik.
Kaisar Long Jin terlihat cukup bingung karena baik Long Bao ataupun Bianca sama-sama memiliki posisi yang penting di dalam hatinya. Ia pun segera mengeluarkan Golok Naga Perkasa dan memberikannya pada Long Bao. “Bawalah Golok pusaka ini bersamamu dan carilah kesempatan untuk kabur sambil membawa Bianca. Ingat! Sebisa mungkin kau harus menjauhi pertarungan langsung dengan Nero kerena dia bukanlah lawanmu.”
Long Bao segera menerima Golok pusaka itu dari tangan Kaisar Long Jin dan pergi ke tempat Bianca. Namun …
“Tunggu!! Tetaplah disini! Jika kau pergi ke sana maka kau hanya akan menjadi beban. Saat ini, Bianca masih baik-baik saja. Sama sekali tidak terjadi apapun para dirinya karena ia adalah salah satu Raja Api terkuat dan kekuatan api yang ia miliki setara dengan kekuatan api yang dimiliki Nero.”
Sesosok wanita yang memancarkan aura energi api berwarna hijau tiba-tiba menghadang Long Bao dan memintanya untuk tetap berada di tempat ini.
__ADS_1