LEGENDA DEWA PEDANG S2

LEGENDA DEWA PEDANG S2
V4 # CH 55 BENTUK ASLI PEDANG TERKUAT


__ADS_3

Tangan Jenderal Voldryd serasa terbakar karena terkenal aura energi cahaya yang memancar dari Pedang Blue Star Heaven Sword.


Ternyata energi kegelapan milik Jenderal Voldryd masih jauh lebih rendah dari energi cahaya yang memancar pedang pusaka ini sehingga secara perlahan, energi kegelapan yang ada di kedua tangannya mulai memudar dan menyebabkan sensasi panas yang luar biasa seperti terbakar matahari.


Jenderal Voldryd akhirnya melepaskan Pedang Blue Star Heaven dari genggaman tangannya karena sudah tidak tahan lagi dengan hawa panas yang menusuk sampai ke tulang-tulangnya.


Namun anehnya, pedang pusaka itu tidak jatuh ke tanah melainkan terbang melayang-layang di di depan Heilong. Pedang ini seperti meminta Heilong untuk memegang dan menjadi pemiliknya. Sebab, Heilong sama sekali tidak mereka sensasi terbakar seperti yang telah di alami Jenderal Voldryd.


Heilong lalu meraih Pedang Pusaka itu dan menggenggamnya dengan erat menggunakan tangan kanannya. Seketika, dia menjadi terkejut karena tiba-tiba muncul banyak sekali retakan di permukaan pedang pusaka itu.


Dan yang lebih mengejutkan lagi adalah sebuah papan roh misterius yang talinya terikat dengan gagang Pedang Blue Star Heaven Sword. Padahal Heilong sangat yakin bahwa dia tidak pernah mengikatkan sebuah papan roh pada gagang pedang pusaka miliknya.


Di permukaan papan roh misterius itu juga terdapat darah yang masih segar, sepertinya itu adalah darah Heilong yang tiba-tiba menetes saat dia menggunakan pedang pusaka itu untuk menahan serangan Jenderal Voldryd. Sebab, di pergengan tangannya terdapat luka goresan yang cukup panjang.


Luka itu sekarang telah sembuh karena teknik restorasi jiwa yang ada di dalam tubuh Heilong, tapi bisa bisa melihat bekas luka yang samar di pergelangan tangan kanannya itu.


“Apa yang sebenarnya terjadi dengan pedang pusaka ini?! Apakah pedang pusaka ini akan hancur hanya karena di sentuh oleh seekor iblis? Tapi, bagaimana mungkin sebuah pedang pusaka yang berasal dari Alam Dewa terbuat dari bahan yang serapuh ini? Jika pedang pusaka ini terbuat dari bahan yang mudah hancur akibat dari tekanan energi kegelapan, lalu bagaimana caranya Dewa itu atau bertarung dengan musuh bebuyutannya yaitu bangsa iblis.”


Banyak sekali pertanyaan yang muncul di pikiran Heilong dan beberapa argumen yang tidak masuk akal mengenai retakan-retakan aneh yang tiba-tiba muncul di permukaan Pedang Blue Star Heaven Sword.


Namun, hal itu tidak berlangsung lama. Sebab Heilong bisa merasakan tekanan energi cahaya yang lebih kuat di balik retakan-retakan itu. Pedang itu sepertinya akan akan terlahir kembali, mirip seperti seekor ular yang diselimuti dengan sebuah kepompong dan akan segera berubah menjadi seekor kupu-kupu.


“Pyar …”

__ADS_1


Seluruh permukaan Pedang Blue Star Heaven Sword yang berwarna biru laut itu akhirnya pecah dan berterbangan seperti butiran-butiran debu yang tersapu angin.


Heilong bisa melihat dengan jelas bahwa pedang pusaka miliknya ini sekarang memiliki bentuk yang baru.


Bentuk Pedang Blue Star Heaven Sword yang baru ini jauh lebih indah dari bentuknya yang lama. Batuk baru pedang pusakanya ini bagaikan sebuah batu permata yang jatuh dari surga.


Kilauan cahaya yang memancar dari pedang pusaka ini sangat terang, tapi tidak menyilaukan mata. Sebab, warna dari kilau cahaya ini terasa sangat segar bagaikan angin pegunungan ketika menyentuh retina mata seseorang.


Namun Bangsa Iblis akan merasakan sensasi yang berbeda ketika melihat kilauan cahaya dari pedang pusaka ini. Tubuh mereka akan seperti terbakar walaupun mereka diciptakan dari api yang terbentuk dari konsentrasi energi kegelapan yang sangat pekat. Itu sebabnya kenapa kebanyakan jurus api yang dimiliki oleh bangsa iblis memiliki warna api yang hitam pekat.


Hal inilah yang menyebabkan Jenderal Voldryd tidak berani mendekat ke tempat Heilong sehingga Heilong memiliki banyak waktu untuk mengamati bentuk pedangnya yang baru.


Saat ini mata Heilong tertuju pada ketujuh batu permata yang ada di antara bagian bilah pedang dan gagang pedang. Enam dari ketujuh batu permata itu memiliki ukuran yang sama dan memiliki warna yang berbeda berdasar warna dari keenam elemen murni yang ada di alam semesta ini yaitu air, api, angin, tahan cahaya dan kegelapan.


Sebuah roh senjata bentuk seorang manusia cahaya tiba-tiba keluar dari dalam Pedang Blue Star Heaven Sword dan berdiri di depan Heilong.


Heilong bisa melihat dengan jelas wajah dari pria itu meskipun ditutupi oleh kilauan cahaya. Roh senjata ini adalah seseorang pria dengan wajah yang sangat tampan seperti seseorang Dewa.


“Ap-pakah kau adalah roh senjata dari Pedang Blue Star Heaven Sword?” tanya Heilong sedikit gugup.


“Blue Star Heaven Sword?! Siapa yang berani memberikan nama pedang ini dengan nama yang seburuk itu. Pedang pusaka ini adalah satu-satunya pedang yang dibuat dari batu permata yang berasal dari surga. Pedang ini bernama Pedang Pelindung Surga,” jawab Roh Senjata itu sedikit geram karena tanpa seijin darinya, ternyata ada orang yang berani mengubah nama dari pedang pusaka ini.


“Siapa kau sebenarnya? Sepertinya kau sangat mengenal pedang ini dengan sangat baik. Bahkan lebih baik dari guruku.” balas Heilong bertanya karena sangat penasaran dengan identitas dari roh senjata ini. Dan kenapa dirinya seperti memiliki ikatan khusus dengan roh senjata ini, padahal mereka baru pertama kali bertatap muka.

__ADS_1


“Aku adalah Li Zen. Roh Senjata dari Pedang Pelindung Surga,” jawab Roh Senjata itu.


“Ternyata kau adalah roh senjata dari pedang ini sebelum Li Ziqi ,” balas Heilong.


Li Zen mengeryitkan keningnya ketika mendengar ucapan Heilong. Pasalnya, setiap senjata yang ada di Alam Semesta ini hanya bisa ditempati oleh satu roh senjata saja kecuali roh senjata yang sebelumnya telah musnah.


Li Zen akhirnya bertanya tentang Li Ziqi. Heilong pun segera menceritakan pada Li Zen semua yang dia ketahui tentang Li Ziqi. Li Zen pun akhirnya mengerti kenapa Li Ziqi bisa menjadi roh senjata dari pedang pusaka yang selama itu telah menjadi tempat tinggalnya.


“Kenapa kau bisa berada di dalam sebuah papan roh? Apakah tuanmu yang sebelumnya telah menyegelmu sebelum dia meninggal?” lanjut Heilong bertanya.


“Tidak. Tuanku tidak akan pernah melakukan hal itu. Ketika peperangan antara Dewa dan Iblis akan berakhir, tiba-tiba ada seorang Dewa yang sangat kuat menyusup ke dalam kediaman Tuanku dan menyegelku di sebuah papan roh. Sepertinya Dewa itu sengaja melakukan hal itu agar Tuanku tidak memiliki senjata saat berperang melawan Bangsa Iblis,” jawab Li Zen sambil mengepalkan tangannya saat mengingat kembali kejadian itu.


“Siapa nama tuanmu yang sebelumnya? Jika ada dewa yang sangat kuat melakukan siasat licik untuk mencelakakannya dalam sebuah peperangan, itu berarti tuan adalah Dewa yang sangat kuat dan sangat disegani oleh Dewa dan iblis,” tanya Heilong semakin penasaran.


“Nama Tuanku adalah Li Xuan. Dia adalah seorang Dewa Perang di Alam Dewa dengan gelar Dewa Pedang karena tidak ada seorang Dewa pun yang bisa menandinginya dalam ketrampilan berpedang,” jawab Li Zen.


*****


Bagi yang lupa, papan roh misterius itu pernah muncul di LDP season 1 chapter 319


Setelah chapter ini Pedang Blue Star Heaven Sword akan resmi diganti dengan nama Pedang Pelindung Surga.


Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca dan selamat sahur bagi yang menjalankan puasa 😊.

__ADS_1


Trimakasih.


__ADS_2