
Dua kekuatan besar yang saling bertabrakan itu menciptakan sebuah ledakan yang sangat dahsyat dan menghancurkan tanah yang ada di bawah mereka berdua.
Heilong sedikit tersungkur ke belakang akibat hembusan angin yang berasal dari ledakan itu. Sedangkan Jenderal Iblis Bai Long masih duduk dengan santai tempatnya karena dia mendapat perlindungan dari piramida sihir miliknya.
“Bagaimana seranganku barusan? Apakah kau masih berpikir bahwa aku adalah seekor semut yang bisa dengan mudah kau kalahkan?” tanya Jenderal Iblis Long Bai menatap dingin ke arah Heilong dengan penuh kebencian.
“Aku menarik kembali kata-kataku. Setelah aku pikir baik-baik, ternyata kau bukanlah seekor semut, tapi kau adalah seekor an**ng. Sejak tadi kau banyak sekali bicara, tapi sampai sekarang belum bisa mengalahkanku,” jawab Heilong balas mengejek.
“Bre*gsek!! Dasar manusia sialan!! Aku akan membunuhmu sampai tidak ada yang tersisa dari bagian tubuhmu,” teriak Jenderal Iblis Bai Long geram.
Jenderal Iblis Bai Long mulai menggerakkan kedua tangannya untuk membuat segel sihir baru yang dapat membunuh Heilong dalam sekali serangan.
Tiba-tiba langit menjadi gelap dan suara gemuruh petir saling bersahut-sahutan saat Jenderal Iblis Bai Long membuat beberapa gerakan segel tangan yang diarahkan ke lanjut.
...“Bintang Petir Membakar Langit.”...
Petir berwarna merah yang mengandung kekuatan gabungan antara elemen petir dan elemen api langsung turun dari langit dan menyerang ke tempat Heilong berdiri.
Kedua elemen ini adalah jenis elemen dengan kekuatan penyerangan terkuat. Jadi begitu petir merah ini menyentuh sesuatu benda, maka benda itu akan hancur berkeping-keping.
Jenderal Iblis Bai Long terus mengarahkan serangan petir mereka ke arah Heilong. Dengan begitu, Heilong tidak memiliki cara untuk melarikan diri dan akan mati tersambung petir merah itu.
“Clang ... Clang ... ”
Suara-suara benturan benda keras terdengar saat petir-petir merah itu menyerang ke arah Heilong berdiri.
Jenderal Iblis Bai Long tidak dapat melihat keberadaan Heilong karena seluruh tempat itu telah tertutup oleh petir berwarna merah. Tapi, suara benturan benda keras itu membuatnya menjadi penasaran. “Apakah dia memiliki sebuah artefak yang mampu menahan serangan petir merahku?! Tapi sepertinya itu hal sangat mustahil. Bahkan di alam dewa sekalipun hanya ada sedikit artefak pertahanan yang mampu menahan serangan petir merahku ini.”
__ADS_1
Sepuluh menit kemudian, petir-petir merah itu berhenti menyambar dan Jenderal Iblis Bai Long akhirnya bisa melihat Heilong. Namun bukan perasaan bahagia karena berhasil membunuh Heilong, melainkan perasaan terkejut karena melihat Heilong masih berdiri di tempatnya tanpa ada luka sedikitpun.
“Ba—bagaimana mungkin kau bisa selamat dari serangan petir merahku …?!” seru Jenderal Iblis Bai Long terkejut seperti melihat hantu.
“Karena aku memiliki benda ini,” ucap Heilong sambil menunjuk baju pelindung yang ada di tubuhnya. “Kau pasti bisa mengenali benda ini lebih baik dari aku,” tambahnya.
“Baju Perang Naga Eternal?! Bagaimana artefak pertahanan itu bisa berada di tanganmu? Artefak itu seharusnya berada di tangan Tuan Putri. Apa yang telah kau lakukan pada Tuan Putri?” kebencian di mata Jenderal Iblis Bai Long menjadi semakin besar saat melihat artefak pelindung milik Putri Raja Iblis Dunia Bawah berada di tangan Heilong.
Dengan kekuatan Baju Perang Naga Eternal, akan sangat mudah untuk menahan serangan dari petir merah buatan Jenderal Iblis Bai Long karena inti dari petir merah itu sebenarnya adalah hawa iblis, bukan energi petir ataupun energi api. Jika hawa iblis yang ada di dalam petir merah itu berhasil di hilangkan, maka kekuatan petir merah itu akan berkurang hingga tujuh puluh persen dan berubah menjadi petir biasa.
“Aku?! Apa memangnya yang bisa aku lakukan para Tuan Putrimu? Bertemu dengannya saja, aku tidak pernah,” jawab Heilong pura-pura bodoh.
Jenderal Iblis Bai Long melihat tingkat kultivasi Heilong dan sepertinya memang benar dengan tingkat kultivasi yang serendah itu, dia tidak akan mampu berbuat apa-apa di hadapan Putri Raja Iblis Dunia Bawah yang tingkat kultivasinya selevel dengan Dewa tingkat atas.
“Sepertinya kau tidak sengaja menemukan benda itu karena itu kembalikan benda itu padaku dan aku akan membiarkanmu hidup. Aku akan meninggalkan tempat ini dan segera pergi ke Dunia Bawah untuk mengembalikan Jubah Perang itu pada pemiliknya,” ucap Jenderal Iblis Bai Long dengan nada serius.
“Bermimpilah!! Apa yang ada di tubuhku, berarti benda itu adalah milikku. Aku tidak akan pernah memberikan benda milikku pada siapapun secara cuma-cuma,” jawab Heilong menantang.
Jenderal Iblis Bai Long kembali melakukan berapa gerakan segel tangan sambil membaca sebuah mantera sihir. Tapi ada yang berbeda dari gerakan tangannya kali ini. Setiap gerakan tanganmu seperti mengandung kekuatan energi alam yang berbeda dan dia berusaha untuk menyatukan semua energi alam itu.
Semua sisi piramida kaca itu kemudian menyala dengan warna yang berbeda-beda sesuai dengan warna bagian gambar bintang yang ada di bawah kaki Jenderal Bai Long.
“Gawat …!! Jenderal Iblis Bai Long benar-benar serius kali ini. Dia menggabungkan semua kekuatan energi alam yang tersimpan di dalam formasi sihir itu dan mengeluarkan jurus andalannya. Jika kau terkena serangan itu, tubuhmu akan benar-benar hancur berkeping-keping,” seru Li Zen memberi peringatan.
Heilong lalu mengeluarkan Pedang Penjaga Surga miliknya karena kekuatan dari pedang aura miliknya pasti tidak akan mampu bertahan ketika bertabrakan dengan serangan sekuat itu. Dia lalu mengeluarkan semua jurus pedang pertahanan terkuatnya.
Pertama-tama dia memusatkan semua energi es yang ada di dalam tubuhnya dan melakukan gerakan pedang yang sudah lama tidak dia lakukan.
__ADS_1
...“Teknik Perisai Es Ribuan Tahun—Dinding Es.”...
Dinding-dinding es yang sangat tebal langsung muncul di depan depan Heilong dan membentuk sebuah Benteng Pertahanan yang sangat tebal setinggi sepuluh meter.
Tidak cukup sampai disitu, Heilong lalu melakukan gerakan lain untuk memperkuat Benteng Pertahanannya. Sebab, Li Zen sudah memberi peringatan jika serangan Jenderal Iblis Bai Long kali ini akan sangat mematikan.
“Teknik Sembilan Pedang Air—Perisai Ombak.”
Ombak yang sangat tinggi langsung muncul di depan dinding es dan memperkuat dinding es itu. Dinding air ini berfungsi untuk menahan serangan energi api yang merupakan kelemahan dari dinding es.
“Ini yang terakhir.” Heilong lalu menggunakan kekuatan elemen tanah miliknya untuk membuat lapisan terakhir dari benteng pelindung miliknya.
...“Bendungan Seribu Pulau.”...
Ribuan pulau kecil langsung muncul di depan lapisan pertahanan energi air untuk menahan kekuatan serangan energi petir.
“Aku akan memberi sentuhan akhir pada benteng pertahananan ini agar dapat menahan serangan energi kegelapan.”
Heilong mengarahkan Pedang Penjaga Surga ke ke depan setelah mendengar ucapan Li Zen.
Seketika, cahaya yang sangat menyilaukan keluar dari pedang pusaka itu dan melapisi setiap bagian dari dinding es yang tepat berada di depan Heilong.
Tepat setelah Heilong menyelesaikan benteng pertahanannya, Jenderal Iblis Bai Long juga sudah selesai melakukan formasi serangannya. Sekarang, semua dinding piramida itu tidak hanya menyala dengan warna dari masing-masing elemen energi alam. Tapi, di setiap bagian dinding kaca itu juga ada bayangan dari beberapa jenis Beast Purba dari Dunia Bawah yaitu Naga Sisik Hitam, Harimau Sayap Api, Kirin Tanduk Petir dan Gagak Sayap Besi.
Keempat Beast Purba ini membawa gabungan kekuatan dari semua elemen kecuali elemen cahaya.
“Hanya dengan benteng pertahanan seperti itu kau berani menahan serangan dari para Beast Purba yang tercipta dari Teknik Bintang Beast Ilusi ini. Aku beritahu kau satu hal bahwa beast purba yang tercipta dari teknik ini bukanlah sekedar Ilusi tapi Beast ini memiliki bentuk tubuh yang nyata,” ucap Jenderal Bai Long menyeringai.
__ADS_1
“Serang!! Bunuh Dia!!” teriak Jenderal Iblis Bai Long sambil menunjuk ke arah Heilong.
Keempat Beast Purba itu langsung bergerak menuju ke tempat Heilong untuk membunuhnya saat Jenderal Iblis Bai Long memberikan perintah.