LEGENDA DEWA PEDANG S2

LEGENDA DEWA PEDANG S2
V4 # CH 24 IDENTITAS ZAHA


__ADS_3

“Siapa anda nona? Kenapa anda tiba-tiba muncul dan menghadang jalanku untuk meninggalkan penginapan ini? Atau jangan-jangan anda adalah pemilik penginapan ini dan takut jika aku pergi tanpa membayar uang sewa kamar ini? Jika benar seperti itu, anda tidak perlu khawatir karena aku sudah membayar lunas sewa penginapan ini sampai satu bulan ke depan pada petugas yang berjaga di dekat pintu masuk penginapan ini.”


Zaha langsung mengajukan beberapa pertanyaan sekaligus pada wanita misterius yang menghadang jalannya. Sebab, tidak sama sekali tidak mengetahui identitas wanita itu karena wajah wanita itu tertutup dengan cadar. Dan wanita itu juga menyembunyikan aura yang memancar dari tubuhnya.


Wanita ini sempat dibuat bingung dengan beberapa pertanyaan yang dilontarkan Zaha. Sebab, semua pertanyaan itu terdengar sangat lucu ketika diucapkan oleh makhluk yang memiliki status yang sangat istimewa seperti Zaha. Tapi, wanita ini berusaha tetap tenang untuk menjaga penyamaran.


Wanita ini kemudian berjalan mendekati Zaha lalu tiba-tiba sedikit membungkukkan badannya dan memberi salam.


“Salam Dewa, aku adalah Putri Mao Shizi. Putri dari Kerajaan Singa Bulu Emas. Ayahku sengaja memerintah aku untuk datang menemui anda dan menyampaikan salamnya pada anda. Beliau juga mengundang anda untuk datang ke Istana dan menginap beberapa hari di sana karena kedatangan anda pasti akan membawa berkah begi Kerajaan kami.”


“Ternyata Singa tua itu mengetahui kedatanganku. Tapi, kenapa dia tidak datang sendiri untuk menemuiku? Dia malah memerintahkan Putrinya untuk mengundangku. Apakah sikap seperti ini pantas untuk dilakukan oleh seorang Raja? Jangan-jangan ayahmu sudah tidak memiliki rasa hormat lagi padaku,” jawab Zaha balik bertanya.


Wajah Zaha terlihat sedikit kesal karena Raja Singa Bulu Emas sebenarnya juga merupakan salah satu muridnya. Tapi, kenapa dia tidak datang sendiri untuk menyambut kedatangan Gurunya dan malah mengirim Putrinya.


“Ayahku sebenarnya juga terpaksa melakukan hal ini. Saat ini keadaan Kerajaan Singa Bulu Emas sedang sangat kacau. Beliau sama sekali tidak bisa meninggalkan Istana karena mata-mata dari Kerajaan Banteng Api selalu mengawasi setiap gerak-gerik ayahku dari tempat yang tidak terduga. Jika mereka mengetahui ayahku sedang tidak berada di tempat, mereka semua pasti akan melakukan penyerangan,” jawab Mao Shizi sopan.


Zaha bisa mengerti semua ucapan Mao Shizi. Sebab, kedatangannya ke tempat ini sebenarnya juga ingin mendamaikan kedua Kerajaan yang sedang berseteru itu. Tapi, niatnya menjadi berubah setelah dia menerima berita tentang kedatangan Heilong dari Divine Beast Aurora dan juga Divine Beast Genbu.


“Sebenarnya aku memiliki cara untuk menghentikan peperangan antara Kerajaan Singa Bulu Emas dan Kerajaan Banteng Api. Tapi, kamu harus melakukan sesuatu untukku,” ucap Zaha.

__ADS_1


“Apapun itu akan saya lakukan asalkan keadaan di Kerajaan Singa Bulu Emas ini menjadi damai kembali karena aku sudah tidak tahan melihat rakyat di Kerajaan ini menderita akibat perang yang tidak tahu kapan akan berakhir,” jawab Mao Shizi tanpa berpikir panjang.


“Jangan terlalu cepat memberi keputusan. Aku belum menyebut apa yang harus kau lakukan. Tapi, kau sudah menjawab setuju. Bagaimana jika aku memintamu untuk melakukan hal-hal yang tidak kau inginkan?” balas Zaha.


“Anda adalah seorang Dewa yang menjaga tanah di seluruh Alam Gaib ini. Jadi anda pasti tidak akan memintaku untuk melakukan hal-hal yang bisa menyakiti orang lain ataupun diriku sendiri. Apalagi jika perbuatan ini bisa menjatuhkan harga diri seorang wanita, anda pasti tidak akan pernah memintaku untuk melakukan perbuatan seperti itu,” jawab Mao Shizi yakin.


“Haha … Aku sangat senang dengan jawabanmu. Tidak kusangka ternyata Singa tua itu memiliki Putri yang sangat baik sepertimu.”


Zaha sangat senang dengan jawaban dari Putri Mao Shizi. Dia segera kembali ke wujud asli yang merupakan seekor Naga yang sangat besar.


Namun, wujud Zaha ini hanya bisa dilihat oleh Putri Mao Shizi. Sebab, dia menggunakan kekuatannya untuk menutupi wujudnya dari penglihatan orang lain.


Putri Mao Shizi terus melihat wujud asli Zaha dengan penuh konsentrasi karena tubuh Naga Zaha memancarkan Aura yang mengandung kekuatan elemen tanah yang sangat luar biasa kuat.


Aura yang memancar dari tubuh Zaha ini, juga membuat energi elemen tanah yang ada di dalam tubuh Putri Mao Shizi menjadi semakin kuat.


“Karena kamu telah membuatku senang, sudah selayaknya aku memberikan sedikit hadiah padamu. Kau harus menggunakan hadiah pemberianku ini dengan baik dan jangan kau gunakan untuk menindas yang lemah.”


Zaha kemudian terbang berputar-putar di sekitar tubuh Tubuh Mao Shizi.

__ADS_1


Putaran Zaha ini telah memancing semua energi elemen tanah yang ada di tubuh Putri Mao Shizi menjadi semakin bergejolak tak terkendali dan terus meledak-ledak seperti sebuah gempa bumi yang sangat dahsyat, hingga membuat tubuh Putri Mao Shizi menjadi bergetar.


Zaha yang menyadari hal itu, langsung menggunakan kekuatannya untuk mengendalikan energi tanah yang ada di tubuh Putri Mao Shizi agar energi itu sedikit terkendali sehingga tidak merusak titik-titik meridian dan dantiannya.


Waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Tingkat kultivasi Putri Mao Shizi akhirnya mengalami peningkatan yang sangat pesat setelah berada di dalam putaran tubuh Zaha selama hampir satu jam.


Dari Lapis King Emperor tingkat 1, sekarang tingkat kultivasi milik Putri Mao Shizi sudah meningkat dengan sangat cepat hingga mencapai Lapis Grand Emperor tingkat ke 5.


“Terimakasih Dewa karena anda telah membantu meningkatkan tingkat kultivasiku. Dengan tingkat kultivasi seperti ini, aku pasti bisa membantu Ayahku untuk mengalahkan Raja Banteng Api,” ucap Mao Shizi sambil menangkupkan kedua tangannya ke depan dan sedikit membungkukkan tubuhnya.


“Kau tidak perlu melakukan hal itu karena tugas untuk mendamaikan kedua Kerajaan ini akan dilakukan oleh pria yang ada di dalam kamar penginapan ini. Dan tugasmu hanyalah untuk mengantarnya pergi ke Istanaku yang ada di Tanah Abu-abu. Selama kau menemani perjalanannya, buatlah dia untuk menyadari kekuatan elemen tanah yang ada di dalam dirinya.”


Zaha langsung pergi masuk ke dalam tanah dan menghilang setelah mengucapkan tugas yang harus dilakukan oleh Putri Mao Shizi.


“Tugas itu sepertinya cukup sulit. Bagaimana aku bisa membuat orang Itu sadar dengan kekuatan elemen tanah yang ada di tubuhnya. Sedangkan aku saja tidak mengenal siapa orang itu. Tapi, karena aku sudah setuju. Aku harus tetap melakukan tugas itu dengan baik demi kedamaian Kerajaan Singa Bulu Emas.”


Putri Mao Shizi segera masuk ke dalam penginapan untuk melihat seperti apa pria yang dimaksud oleh Divine Beast Zaha.


******

__ADS_1


Divine Beast Zaha sebenarnya sudah pernah disebut di LDP season 1 tepatnya di Ch. 172 Delapan Divine Beast.


__ADS_2