
Lautan prajurit iblis langsung bergerak memasuki medan perang dibawah komando Jenderal Iblis Nox. Ia memerintah semua prajurit iblis untuk tidak segan-segan meledakkan diri jika sedang dalam keadaan bahaya. Setidaknya saat mereka mati, para manusia yang ada di dekatnya juga akan ikut mati.
“Serang!! Bunuh semua manusia itu! Jangan biarkan ada satupun yang hidup!” seru Jenderal Iblis Nox saat tiba di medan perang. Ia sama sekali tidak perduli dengan mayat para siluman ular yang tergeletak di sekitar medan perang.
Jika Bangsa Iblis benar-benar menganggap para siluman ular ini adalah rekannya, mereka semua pasti akan mengambil jasad para siluman ular itu dan memberikan pemakaman yang layak. Akan tetapi, para iblis ini sepertinya hanya ingin memanfaatkan kekuatan yang dimiliki oleh para siluman ular, jadi Bangsa Iblis tak segan-segan membuang para siluman ular jika sudah dianggap tak menguntungkan lagi.
Kaisar Feng Cheng mengerutkan kening saat melihat para prajurit iblis berukuran raksasa datang mendekat. “Sepertinya para iblis itu berasal dari Ras yang sama dengan pimpinan mereka. Jika aku tidak salah nama Jenderal Iblis itu adalah Nox. Ia adalah Raja dari Ras Iblis Raksasa Mata Satu.”
“Para iblis itu sepertinya ingin memperkuat kerjasama di antara mereka. Karena itu, mereka tidak ingin anggota dari Ras lain masuk dalam kelopak mereka. Para prajurit iblis yang kita hadapi kali ini sepertinya lebih cerdik daripada biasanya,” balas Feng Tzuyu. Ia lalu menembakkan beberapa bola api emas ke arah kerumunan para prajurit iblis.
Puluhan prajurit iblis langsung terbakar menjadi abu saat bola api emas menghantam tubuh mereka. Para iblis yang tersisa langsung bergerak menjauhi api itu karena aku itu tidak dapat dipadamkan dan akan membakar siapapun yang berani menyentuhnya.
“Kalian semua sudah lihat kan! Kekuatan para iblis itu tidak sekuat tampilannya. Walaupun mereka semua memiliki ukuran tubuh raksasa, namun mereka semua mati dengan mudahnya hanya dengan satu serangan saja. Jadi sudah tidak ada lagi alasan bagi kita semua untuk takut pada para iblis. Aku perintahkan kalian semua maju dan bunuh semua Iblis yang ada di hadapan kalian.”
Kaisar Feng Cheng tentu saja tidak membuang kesempatan sebagus ini dengan sia-sia. Ia memanfaatkan momen ini untuk membangkitkan semangat para prajurit Kerajaan Ras Phoenix sekaligus menghilang ketakutan mereka pada para iblis akibat dongeng di masa lalu yang selalu melebih-lebihkan teror yang dilakukan oleh para iblis.
Para prajurit Kerajaan Red Phoenix mulai bergerak menyerang barisan prajurit iblis tanpa ada rasa takut sedikitpun. Mereka semua bagaikan sebuah kobaran api yang akan menghanguskan apapun yang berani menghadang jalannya.
Suara-suara benturan senjata tajam mulai bersenandung di seluruh area medan perang diiringi teriakan kesakitan dari kedua belah pilah karena kekuatan yang dimiliki para prajurit ini ternyata seimbang. Jadi, perbedaan jumlah korban jiwa dari kedua kubu juga tidak terlalu jauh.
“Aku harus pergi membantu para prajurit. Sebagai seorang Kaisar, aku tidak bisa hanya melihat saja saat para prajuritku berada di ambang kekalahan.”
__ADS_1
Kaisar Feng Cheng segera melesat ke tempat para Prajurit Kerajaan Red Phoenix berada setelah meninggalkan beberapa kalimat pada Feng Tzuyu.
Feng Tzuyu pun segera menyusul ayahnya karena tingkat kultivasi yang dimiliki Ayahnya lebih rendah daripada tingkat kultivasi yang dimiliki Jenderal Iblis Nox.
Akan tetapi, Ignis tiba-tiba muncul di depan Feng Tzuyu dan menghadang jalannya. “Mau kemana kau kau gadis kecil? Tetaplah di sini dan temani paman bermain-main sejenak.”
Feng Tzuyu terlihat geram saat mendengar ucapan Ignis. “Dasar Iblis kurang ajar!! Jika kau ingin bermain-main, maka bermain-main sajalah dengan mayat para siluman ular. Sebab, kalian berdua memiliki sifat yang hampir mirip yaitu sangat licik dan tidak dapat dipercaya.”
Feng Tzuyu tanpa ragu langsung menyerang Ignis dengan gerakan jurus pedang yang ia miliki. Kebenciannya pada Bangsa Iblis telah menjadi sangat dalam saat ia mengetahui bahwa para iblis ini telah bekerjasama dengan Bangsa Siluman Ular. Ia juga sempat berpikir bahwa dalang dibalik teror yang dilakukan oleh para siluman ular di Benua Selatan adalah Bangsa Iblis.
Namun, kekuatan tempur yang dimiliki Ignis juga tidak dapat diremehkan. Sebagai seorang Patriak Klan Iblis dan Wakil Dark Etheroz dalam Kerajaan Iblis. Ia pasti mendapatkan beberapa ajaran khusus dari Dark Etheroz hingga membuatnya begitu disegani oleh para Jenderal Iblis.
“Siapa namamu? Seharusnya kau bukanlah salah satu dari Jenderal Iblis karena para Jenderal Iblis memiliki bentuk fisik yang mirip dengan para siluman. Sedangkan wujudmu hampir sama dengan para manusia.”
Feng Tzuyu menghentikan serangan dan mencoba mengulur sedikit waktu untuk memasukkan kekuatan api phoenix emas ke dalam pedang pusaka yang ada di tangannya.
“Namaku adalah Ignis Fastlive. Aku memang bukan anggota dari para Jenderal Iblis karena jabatan yang aku miliki jauh lebih tinggi daripada mereka. Aku adalah wakil Kerajaan Iblis,” jawab Ignis sombong dengan membusungkan dada seolah-olah langit juga berada di bawah kakinya.
“Haha …” Feng Tzuyu tertawa terbahak-bahak saat mendengar nama Ignis padahal nama itu cukup terdengar menakutkan. “Fastlive?! Apakah kau tidak sadar dengan arti dari namamu sendiri? Sepertinya orang yang memberikan nama padamu ingin agar kau cepat mati. Kalau begitu, akan aku kabulkan keinginan orang itu.”
Feng Tzuyu dan Ignis kembali bertarung dengan sengit di udara. Mereka berdua sama-sama menggunakan jurus-jurus yang mematikan. Sepertinya emosi Ignis juga ikut terpancing saat Feng Tzuyu menertawakan namanya.
__ADS_1
**
Kaisar Feng Cheng akhirnya tiba-tiba di barisan paling depan prajurit Kerajaan Red Phoenix setelah. Ia cukup terkejut saat melihat ada begitu banyak korban berjatuhan di tempat ini padahal perang ini baru berjalan sekitar sepuluh menit. Ia pun langsung memanggil Jenderal Feng Liu yang kebetulan memang ada di dekatnya.
“Apa yang sebenarnya terjadi di tempat ini? Kenapa bisa ada banyak korban jiwa dari pihak kita?”
Kaisar Feng Cheng sebenarnya tidak dapat melihat apa yang terjadi di medan perang dengan begitu jelas dari tempat ia berdiri sebelumnya karena area disekitar medan perang telah tertutup oleh kabut tipis berwarna hitam.
“Lapor, Kaisar. Para iblis itu akan langsung melakukan tindakan bunuh diri dengan cara meledakkan diri jika mereka berada dalam kepungan. Akibatnya racun hawa iblis yang ada di dalam tubuh mereka akan membunuh semua prajurit yang terlibat dalam pengepungan itu.”
Kaisar Feng Cheng hanya menganggukkan kepala saat mendengar laporan Jenderal Feng Liu. Ia tidak habis pikir bagaimana caranya Bangsa Iblis memiliki pemikiran yang cerdik ini. Apa yang dilakukan para iblis itu telah menyebabkan banyak korban berjatuhan di pihak Kerajaan Red Phoenix.
Biasanya untuk mengepung seorang iblis, para prajurit Kerajaan Red Phoenix mengumpulkan paling sedikit empat orang. Jika iblis itu tiba-tiba meledakkan diri, maka ke-empat prajurit itu juga akan ikut mati bersamanya. Jadi hasilnya akan menjadi empat banding satu.
“Mulai sekarang perintahkan para prajurit untuk bertarung salah lawan satu dengan para iblis. Ingat kan pada mereka bahwa mereka semua bukanlah orang yang lemah. Sebab, sebelum mereka diangkat menjadi anggota prajurit Kerajaan Red Phoenix, mereka semua telah melalui proses seleksi dan latihan yang sangat berbahaya.”
Jenderal Feng Liu segera menyampaikan perintah ini para semua prajurit dan mereka pun seketika mengubah strategi perang yang digunakan dalam perang ini.
Saat Jenderal Feng Liu sedang sibuk mengatur para Prajurit, Kaisar Feng Cheng sudah menghilang dari tempatnya dan berdiri di depan Jenderal Iblis Nox.
“Ternyata kau cukup berani juga. Sepertinya kau tidak sadar dengan tingkat kultivasi yang kau miliki.” Jenderal Iblis Nox langsung mengejek Kaisar Feng Cheng begitu ia melihatnya.
__ADS_1