
bab 106
.
.
.
Malam pun tiba, Rans juga telah sampai dirumah besar Revandra. ia segera turun untuk.menjemput Zakia yang sejak tadi terus menghubungi ponselnya sepanjang jalan.
tanpa.sengaja Rans datang bersamaan dengan Revandra yang baru tiba juga.
" Rans.. sedang apa kau.disini ??" tanya Revandra keheranan.
" kak, aku kesini mau menjemput Zakia." jawab Rans
" menjemput ?? Zakia ?? kau tidak salah alamat ??" tanya Revandra lagi yang seolah tidak percaya dengan apa.yang barusan ia dengar.
" tentu saja tidak, papa bicara apa " balas Zakia yang keluar bersama Nada sang mama.
" kau rapi sekali.. mau kemana ??" tanya Revandra kepada Zakia.
" papa, bukannya tadi paman Rans sudah mengatakan jika kesini mau menjemputku..kenapa masih bertanya aku mau kemana !!" gerutu Zakia.
" kau genit sekali.mengajak pria dewasa makan malam..!!" tegur Revandra.
" papa.." timpal Nada sambil.menggelengkan kepalanya.
" enak saja papa ini, kami mau menghadiri undangan makan malam teman !!" protes Zakia.
" iya kak, hanya makan malam." timpal.Rans. yang tersenyum.melihat perdebatan bapak dan anak.itu.
" baiklah, jika bersama Rans kau boleh pergi. awas saja berani kabur lagi !!" ancam Revandra.
" tidak akan.." balas Zakia sambil berjalan.menuju.mobil Rans.berada.
" jika dia nakal, kau boleh memukulnya rans." ucap Revandra pada Rans.
" papa !! Zakia.bukan anak.kecil lagi !!!" protes Zakia sambil.menghentak-hentakkan kakinya dengan kesal.
__ADS_1
" sudah..sudah.. pergilah Rans.. zakia jangan dengarkan papammu.." timpal Nada.
Rans hanya menyembunyikan seringainya dan segera memutar langkahnya menuju kursi kemudi.
" pa, apa menurut papa.Zakia.menyukai Rans ??" tanya Nada yang masih berdiri didepan.pintu bersama Revandra.
" aku tidak tau, semoga saja tidak. " jawab Revandra singkat.
" kenapa.kau kesal.begitu ??" tanya Nada sambil.menatap Revandra.
"seharusnya kau jangan memberinya izin. aku tidak mau mereka semakin dekat.." jawab Revandra.
" aku akan.memberitau Zakia nanti. tapi pa, kau jangan mengekangnya secara berlebihan.begini...kasihan dia, dia ingin kebebasan pa.. aku takut malah nanti dia tidak.nyaman dan pergi.." ucap.Nada.
Revandra mengatur kembali nafasnya. " aku takut terjadi sesuatu padanya sayang.. maaf ya jika aku terlalu berlebihan.." balas Revandra yang mendekap nada dan membawa Nada masuk kedalam.rumah.
.
.
diperjalanan Zakia masih sibuk dengan ponselnya, ia terus berkirim pesan dengan revia yang sudah siap ditempat yang ditentukan.
" sebenarnya siapa yang akan kau temui ??awas saja jika.kau bertemu teman pria.." ucap Rans yang juga penasaran.
" baiklah, dimana tempatnya ??" tanya Rans.
Zakia.menyerahkan Ponselnya yang tertera alamat dan nama restoran dimana Revia berada.
Rans mengangguk pelan dan menambah laju mobilnya.
.
.
Samantha dan Abigal dibawa Yogi jalan-jalan berkeliling kota Tokyo. kali ini tujuan mereka disebuah toko pernak pernik dan berbagai oleh-oleh khas kota Tokyo.
" sayang kenapa banyak sekali ??" tanya Abigal yang melihat banyaknya Samantha memilih.
" ini sedikit mas. sudah aku hitung, mama, Ibu ayah, sama Rans.." jawab samantha penuh antusias.
__ADS_1
Pandangan Abigal tertuju pada spot foto pakaian Yukata,
" sayang bagaimana jika.kita mencoba itu ??" ucap abigal sambil menunjuk.
" itu pakaian adat jepang kan mas ?? apa.kita bisa memakainya ??" tanya Samantha.
" tentu saja. ayo.." ajak Abigal sambil.menarik samantha.
baik samantha maupun Abigal sudah berganti dengan pakaian.Yukata mereka.
" ini indah sekali.." puji Samantha.
" kau terlihat cantik sayang.." ucap abigal.
" kau juga terlihat tampan mas.." balas Samantha.
" ayo kita abadikan moment kita menggunakan Yukata." Abigal.membawa Samantha kedepan kamera yang sudah siap memotret mereka secara otomatis.
secara otomatis foto mereka berdua langsung tercetak, buru-buru samantha berlari mengambil hasil foto mereka.
" mas simpan satu ya, yang satu aku yang simpan." ucap Samantha sambil.menyerahkanmya kepada Abigal.
" kita taruh di album saja sayang," balas Abigal.
" jangan, ini harus disimpan sendiri-sendiri...jika suatu saat mas lupa terhadapku mas bisa melihat foto ini.."timpal samantha.
" mana mungkin aku lupa denganmu sayang..." balas abigal.yang memegang kedua pipi samantha.
" itukan seumpama.mas.." kata Samantha.
" itu tidak akan terjadi.." Abigal mencium kening samantha . dan akhirnya
keduanya tertawa lepas penuh kebahagiaan.
.
__ADS_1
.
.