
bab 79
.
.
.
Sore itu Samantha tengah merapikan lemari bajunya, setelah selesai menyetrika. ia tidak menyadari jika Abigal sudah kembali dari kantor bahkan kini sudah dikamar dibelakangnya, saking konsentrasinya menatap baju Samantha tidak mendengar Abigal membuka pintu kamar.
sebuah pelukan hangat melingkar sempurna diperut samantha. Senyuman terpancar diwajahnya ketika aroma suami tercinta yang selalu mengejutkannnya dengan sentuhan menghangatkan nan manja.
" mas Abi. jika q terkejut bagaimana ??" ucap Samantha sambil memutar tubuhnya dan melingkarkan tangannya dileher Abigal.
" q akan langsung menggendongmu.." jawab Abi yang langsung menyambar bibir ranum Samantha.
setelah berciuman cukup lama Abigal menghentikannya melihat ekspresi samantha yang masih terlihat malu jika mereka sedekat itu.
" sayang.. ada sesuatu yang mau q katakan padamu." ucap Abigal sambil terus menatap lekat wajah Samantha.
" apa ?? pentingkah ??" tanya Samantha.
Abigal merangkul Samantha dan membawanya duduk diranjang mereka.
" lusa kita akan mengadakan resepsi pernikahan." ucap Abigal dengan pasti.
"lusa ?? pesta pernikahan ?? untuk apa ??" pertanyaan polos dari Samantha membuat Abigal gemas hingga mencium kedua pipi istrinya itu.
" tentu saja untuk mengumumkan kepada dunia jika kau adalah istriku, istri sah dari Abigal.."
" tapi kan q memang istri sah nya mas Abi ??" timpal Samantha.
" sayangku cintaku, q kan sudah katakan jika kau lulus kuliah q akan mengadakan resepsi pernikahan. dulu kita menikah hanya sebatas ijab kabul saja, apa kau tidak ingin jadi ratu semalam ??" balas Abigal.
Samantha menerbitkan senyumnyaa. " q tidak menyangka mas Abi masih mengingatnya. bahkan jika tidak ada resepsi pun q tidak masalah asal terus bersama mas Abi."
Abigal merengkuh Samantha kedekapannya. "q akan membahagiakanmu mulai sekarang, dulu hanya air mata yang selalu menemanimu, mulai hari ini kita buat semua menjadi kebahagiaan."
__ADS_1
" terima kasih mas Abi.. q bahagia sekali.." balas Samantha.
" tapi mas. jika lusa apa tidak terlalu cepat ?? bagaimana dengan persiapannya ??" tanya Samantha
" tenang saja, Revandra dan istrinya yang akan menyiapkan semuanya. resepsinya juga dihotel.mewah miliknya.." terang Abigal.
" wah.. baik sekali teman mas itu ya.." puji Samantha.
"kenapa malah memujinya ??! " tanya Abigal dengan wajah tidak sukanya.
" tentu saja, dia baik sekali mau saja membantu kita, mas ingat sejak kita saling mengenal mereka selalu membantu kita lo.." jawab Samantha.
"berhenti membahas Revandra.. ini semua sudah impas sayang.. dulu q juga membantunya ketika akan mendapatkan istrinya itu.." balas Abigal.
" benarkah ??" samantha terlihat antusias.
" kenapa kau jadi semangat begitu ??" tanya Abigal.
" tentu saja q sangat penasaran dengan persahabatan kalian, kenapa bisa sampai sekarang ?? dan juga apa tidak pernah sekalipun kalian berdebat ??" Abigal diberondong banyak pertanyaan oleh Samantha.
Abigal memutar bola matanya dengan malas. "sayang jika diceritakan tidak akan habis seharian."
Abigal tersenyum geli melihat tingkah Samantha " beri q satu ciuman dulu."pinta Abigal.
tanpa menunggu apapun Samantha mencium bibir Abigal dengan mesra."eemmmuuacchh"
" kau bersemangat sekali.." goda Abigal.
" ayolah.." pinta Samantha.
Abigal menarik nafasnya terlebih dulu.
" q dan Revandra berteman sejak SMP, sebenarnya kami bertiga, bersama Mike yang sekarang menjadi adik ipar Revandra, sejak SMP, SMA serta kuliah kami bersama. hanya mike yang memilih kejuruan sendiri, dia memilih menjadi dokter, jadi sedikit jarang dia bersamaku dan Revandra. kami tidak pernah berselisih, hanya saja waktu Revandra berniat mendirikan sebuah anggota mafia q pernah menentangnya, tapi saat q tau dia mendirikannya karna sebuah maksud baik, q menyadarinya dan membantunya." terang Abigal.
" Mafia ?? bukannya itu seorang penjahat ya ??" tanya Samantha.
" mungkin jika dilihat dari luar seperti itu, tapi sebenarnya itu hanya perkumpulan pertahanan saja," jawab Abigal.
__ADS_1
" lalu ??" ucap Samantha lagi.
" lalu ?? lalu apa ??" tanya Abigal dengan menautkan alisnya.
" lalu lanjutannya bagaimana ??" balas Samantha.
" aduh sayang, jika dijelaskan semua bisa satu buku penuh." timpal Abigal.
" tapi..-"
tokk..
tokk..
tokk..
ketukan pintu menghentikan rengekan Samantha. Abigal bernafas lega karna ada yang menyelamatkannya.
" q buka dulu ya.." ucap Abigal sambil.berjalan kearah pintu.
Ibu Rani berdiri didepan pintu sambil tersenyum
" ibu, ada apa ??" tanya Abigal.
" ada Ibu Wina dibawah." jawab Ibu Rani yang terdengar oleh samantha.
" mama !!" Samantha segera berlari keluar.
" sayang.. jangan lari-lari !!" tegur Abigal yang melihat samantha terlihat bersemangat.
" Nak abi, bu Wina bersama Adikmu Rans.." ucap Ibu Rani ragu-ragu.
" apa ??" Abigal segera menyusul langkah Samantha yang menjajaki tangga penuh semangat.
.
.
__ADS_1
.