
bab 86
.
.
.
Beberapa pelayan yang telah siap dirumah itu menunduk hormat ketika Abigal menggandeng Samantha masuk kedalam rumah.
" mas Abi sudah mencari pelayan ??" tanya Samantha.
" salah satunya dari rumah mama, yang lain baru, Deri dan istrinya yang merekrut mereka." jawab Abigal
" mas sudah menyiapkannya sejak lama ??" tanya Samantha yang terua berjalan memasuki lebih dalam rumah itu.
" tentu saja. ini hadiah dariku untukmu. ini rumahmu sayang.." jawab Abigal yang menghentikan langkahnya dan memegang kedua tangan Samantha.
" mas terlalu berlebihan, ini terlalu besar mas.." balas Samantha yang ikut menatap lekat wajah Abigal.
" tidak jika nanti anak-anak kita sudah lahir.." goda Abigal.
" mas, q kan belum hamil lagi.." timpal Samantha
" baiklah, bagaimana jika kita buat sekarang ??" ucapan frontal Abigal mendapat balasan pukulan kecil dari Samantha pada dada Abigal.
" mas, kau terlalu vulgar.." ucap Samantha sambil menunduk, menyembunyikan wajahnya yang bersemu merah.
tawa lepas Abigal memenuhi setiap sudut rumah. tanpa menunggu apapun abigal menggendong samantha.
__ADS_1
" aahh.." Samantha yang terkejut langsung mengalungkan tangannya dileher Abigal.
" baiklah, kita akan segera membuatnya.." ucap Abigal sambil memainkan alisnya.
Samantha dibuat merinding dibuatnya, ia memilih menyembunyikan wajahnya didada Abigal.
" kalian !! ingat jangan ada yang menggangguku sekalipun bapak tua Revandra itu !!! apa kalian mengerti ?!!!" ucap Abigal pada penjaga dan pelayan.
" mengerti tuan." jawab mereka bersamaan.
" mas memang buat apa tuan Revandra kemari ??bukannya itu terlalu berlebihan ??" tanya Samantha
" siRevandra itu akan menjadi pengganggu malam pengantin kita..sudah jangan bahas dia lagi.." jawab abigal yang mulai menapaki tangga menuju lantai atas dimana kamarnya berada.
hingga tibalah mereka pada kamar pengantin yang sudah dihias amat indah.
dikamar mata Samantha disuguhkan dengan kamar mereka yang dihias begitu indah bagi Samantha.
" semua untukmu sayang.. ini kan malam.pengantin kita.." goda Abigal lagi.
Samantha tersenyum dan mulai menjajaki setiap sudut kamar. kamar yang luas, didesain dengan warna kesukaan Samantha, bahkan furniture dan tata letak bisa sesuai dengan keinginan Samantha.
pelukan hangat dari belakang menghangatkan tubuh samantha.
" sudah lihat-lihatnya, bagaimana jika kita.." Ucap Abigal yang membisikkan sesuatu pada Samantha. yang membuat Samantha membulatkan matanya.
" tapi q belum mandi ?? badanku lengket semua.." balas Samantha sambil berbalik.
" mandinya nanti saja.. q akan memandikanmu" goda Abigal lagi,
__ADS_1
" mas Abi !!" Samantha yang merasa dirinya digoda terus mulai gemas.
Abigal menggendong Samantha dan meletakkannya ditempat tidur yang berhiaskan kelopak bunga mawar yang indah.
tatapan penuh cinta dilayangkan Abigal pada Samantha. perlahan tapi pasti Abigal mulai mencium bibir ranum Samantha dengan penuh kelembutan dan cinta.
hingga beberapa saat keduanya sudah tidak mengenakan sehelai benangpun. mereka menikmati malam penuh cinta dengan kebahagiaan yang meneranginya, hanya suara ******* yang memenuhi kamar pengantin malam itu.
.
.
.
Rans memutar pandangannya, mencari keberadaan sang kakak yang tiba-tiba saja hilang entah kemana. bahkan mama wina ibu Rani dan pak ridwan sudah memilih istirahat dihotel itu,
tak sengaja Rans melihat deri asisten kakaknya segera Rans menemui deri untuk menanyakan dimana keberadaan sang kakak.
" Kak Deri, dimana kak abi ??" tanya Rans yang sudah disisi deri.
" tuan Abigal kerumah baru mereka tuan, nona Samantha kelelahan, jadi beliau memilih pulang terlebih dulu." terang Deri.
" ya ampun kakak, rekan bisnisnya masih disini kenapa malah pergi !! seharusnya kan menginap saja dihotel ini.. " gerutu Rans.
" tuan Abigal bilang anda yang harus menemani rekan bisnisnya disini.. karna sebentar lagi anda juga akan mulai menjadi bagian dari perusahaan." ucap deri singkat.
Rans membuang nafasnya dengan kasar. bukan tidak mau menuruti keinginan sang kakak, dia hanya merasa malas saja. semua kolega bisnis Abigal mengenalkan putri mereka kepada Rans. seolah hendak menjodohkan atau mempromosikan putri-putri mereka.
.
__ADS_1
.
.