
bab 46
.
.
.
Rasa lelah menghampiri pasangan yang dilanda kebahagiaan karna sudah memantapkan hati masing-masing.
mereka kini sudah sampai dirumah pada sore hari. mama Wina yang bisa melihat kebahagiaan diwajah putra dan menantunya juga tersenyum menyambut kedatangan mereka berdua.
" wah.. yang jalan-jalan sampai lupa sama mama ya . ." goda mama wina sambil memeluk samantha.
" maaf ma, Tapi samantha bawakan oleh-oleh buat mama kok.. sebentar ya ??" samantha yang antusias segera mengambil paper bag dari dalam mobil yang tertinggal.
" sayang.. jangan lari-lari.!!" cegah Abigal.
segera Samantha menghampiri Mama wina dan menyerahkan paper bag itu.
" ini ma. semoga mama suka." ucap samantha.
" sayang, mama hanya bercanda tadi.. kau serius sekali.." balas mama Wina sambil mengusap pipi menantunya.
" ma, samantha itu lugu.. dia tidak akan mengerti jika diajak bercanda.." timpal.Abigal.yang merangkul pundak Samantha.
samantha menunduk malu sedangkan mama Wina hanya bisa tersenyum melihat kini putranya semakin dekat dengan istrinya.
.
.
.
__ADS_1
Rans baru tiba dirumahnya. ponsel anak buah Abigal yang ia bawa berdering tanda pesan singkat masuk.
dengan bergeletak dikasur Rans melihat siapa yang mengirimnya pesan tengah malam begitu.
matanya membulat sempurna dengan apa yang dilihat. Foto Samantha terlihat dipeluk laki-laki yang memakai kemeja berwarna biru dan tersenyum nampak bahagia.
" apa ini ?? samantha, kau bersama siapa ??" gumam Rans yang dipenuhi tanda tanya.
ia menghubungi nomer yang telah mengirim foto itu namun ternyata sudah tidak aktif lagi
" apa maksud dari foto ini ??!! Samantha bukan wanita seperti itu !!!" gumam Rans yang terus bergelut dengan fikirannya.
awalnya Rans hendak menghubungi mamanya namun diurungkan olehnya.
ia memilih membiarkannya, ia berusaha berfikir positif. ia kembali berfikir jika itu adalah akal-akalan orang yang tidak bertanggung jawab yanh tidak suka dengan hubungan mereka.
Rans memilih kekamar mandi membasuh wajahnya agar kembali segar.
.
.
Ketukan pintu terdengar membuyarkan konsentrasi Abigal.
masuklah samantha dengan secangkir kopi favorit Abigal dengan senyum mansinya Samantha masuk kedalam.ruangan suaminya itu.
" maaf mas mengganggu, ini q buatkan kopi." ucap samantha sambil meletakkan cangkir bersisi kopi dimeja kerja Abigal.
" terima kasih, kau tidak mengganggu.. kemarilah.." pinta Abigal.
perlahan samantha mendekati Abigal dan sekilas ia bisa melihat setumpuk berkas yang harus diperiksa suaminya itu.
" pekerjaanmu masih banyak mas, apa mau q bantu ??" tanya samantha.
__ADS_1
Abigal memicingkan matanya. " apa kau bisa ??" abigal balik bertanya.
" kau kan memasukkanku dibisnis menejemen, tentu saja q sudah biasa dengan laporan seperti ini.." balas Samantha sambil melipat kedua tangannya.
Abigal membalas dengan senyuman. ia malah menarik samantha kePangkuannya.
" mas !!" ucap samantha yang terkejut dengan aksi Suaminya.
Abigal memeluk perut Samantha.
" coba perlihatkan kepadaku, skilmu sayang.." balas Abigal sambil.mengedipkan sebelah matanya
Samantha tersenyum bahagia. ia kemudian mulai memeriksa satu persatu berkas didepannya dengan posisi masih dalam pangkuan Abigal.
Samantha meneliti Sambil mulai menjelaskan mana yang harus diperbaharui mana yang tidak. namun sepertinya Abigal lebih memilih menatap wajah cantik istrinya dan tidak memperdulikan prsentasi kerja samantha.
rasa kagum pun hadir didalam hati Abigal. Samantha terlihat sangat mahir dan berbakat meski semua masih perlu proses.
" jadi bagaimana mas, q salah apa tidak ??" tanya samantha sambil memandang suaminya yang malah asik memandangi samantha.
" mas..!!" panggil samantha.
" iya sayang. kau hebat sekali.." puji Abigal spontan tanpa beban.
"mas tidak dengarkan dari tadi !!" protes samantha. sambil menggembungkan pipinya.
" siapa bilang !! q mendengarnya sayang.." Abigal mencium mesra Samantha.
keduanya tersenyum bersama.
.
.
__ADS_1
.