LUKA DAN CINTA

LUKA DAN CINTA
luka dan Cinta


__ADS_3

bab 229


.


.


.


Setelah penantian panjang. akhirnya Rans dan zakia sudah diizinkan membawa pulang putra mereka. rasa bahagia begitu nampak diwajah kedua orang yang baru saja menjadi orang tua. tak habis-habisnya Zakia menciumi wajah putranya yang begitu ia rindukan. bertahan selama 1 bulan Akhirnya putra mahkota dikediaman Rans dan zakia sudah dibawa kembali.


Dirumah sambutan tak kalah meriah sudah disiapkan seluruh anggota keluarga. menyambut anggota baru dalam keluarga besar.


Semua berebut menggendong putra dari Zakia dan Rans.


" Zakia.. siapa namanya ??" tanya Samantha yang menggendong lebih dulu.


" nanti malam sembari syukuran kak. kami akan memgumumkannya." balas Zakia dengan senyum manisnya.


" ya ampun.. kenapa kau mirip Rans sekali sih.."ucap samantha yang gemas bukan main.


" tentu saja !! dia memang tampan seperti aku.." balas Rans.


" cih.. kau terlalu percaya diri." timpal Abigal.


tawa terdengar memenuhi ruangan keluarga itu.


" kemarikan.. oma mau menggendong cucu kedua " mama wina mengambil bayi Zakia dalam gendongan Samantha.


" oma, hasna mau cium adik bayi.." Hasna yang berusia 3 tahun.


" baiklah.. mendekatlah sini.." mama wina berjongkok dan mendekatkan bayi Zakia pada Hasna.

__ADS_1


" adik bayi lucu ya.. kayak boneka Hasna.." ucap Hasna


" hey Hasna, apa kau tidak mau punya adik bayi seperti paman ??" tanya Rans sengaja menggoda Abigal.


" mau paman.. memang bagaimana caranya ??" Hasna yang memang masih polos ingin tau sekali.


" katakan pada papamu itu, untuk membuatkan adik bayi, masa kalah sama paman.." jawab Rans yang mendapat cubitan kecil dari Zakia.


Hasna menghampriri Samantha dan memeluk kaki bundanya. " bunda.. mau adik bayi kayak punya paman.."


Samantha segera berjongkok "nanti ya, adik bayinya mesti diperut bunda dulu..Hasna mau sabar kan ??"


Hasna mengangguk.


"sekarang Hasna bisa menjaga adik bayinya bibi kok.." timpal Zakia.


" benar boleh bi ??" tanya hasna


" jika kau bicara bayi lagi aku akan menyumpal mulutmu !!" bisik abigal pada Rans.


" ha..ha..ha.. kakak trauma ya saat mendampingi samantha melahirkan ??" goda Rans.


" enak saja.. aku hanya kasihan padanya !! kau fikir aku dirimu yang sudah mau program lagi padahal luka diperut istrimu belum kering !!" timpal Abigal tidak mau kalah.


" tidak ada salahnya program. yang penting kan tidak.dijadikan !!" Rans kembali tak mau kalah.


Sebuah pukulan dilayangkan Abigal dipundak Rans.


" kakak !! kau selalu begitu !!" protes Rans.


Abigal.menerbitkan senyumnya, ia begitu bahagia adiknya sudah menemukan kebahagiaan dan memiliki keluarga yang utuh.

__ADS_1


.


.


.


Malam.pun tiba, Acara syukuran pemberian nama untuk putra Rans dan Zakia digelar dikediaman mama wina. keluarga besar Revandra, Mayra dan darren serta kedua orangtua Samantha turut hadir dalam acara malam itu.


" terima kasih untuk semua yang sudah hadir malam ini. saya sangat bersyukur kepada Allah yang memberikan kesempatan kepada kami menjaga titipannya. yang malam ini Kami beri Nama ALVIAN REYDRA ARSENIO " ucap Rans dengan lantang pada mocrofon yang tersedia.


" saya juga mau berterima kasih pada istri saya yang sudah bersedia mengandung dengan berbagai keluhan ibu hamil, dan menemani saya selama ini. berbagai masalah telah kami hadapi bersama, perjuangan yang amat panjang telah kami lalui, terima kasih, telah menjadi istri dan ibu yang luar biasa." tambah Rans yang tak lepas menatap zakia yang menggendong Putra mereka.


pelukan hangat Rans layangkan pada Zakia. setelah melalui perjalanan panjang akhirnya kini mereka bisa menjadi keluarga yang begitu mereka harapkan sejak dulu.


Samantha yang terharu dengan pemandangan didepannya mengusap ujung matanya. rangkulan dan abigal membuatnya menoleh kesamping.


" aku juga berterima kasih kepada Allah telah memberikan kebahagiaan pada Rans, aku jadi tidak merasa bersalah lagi.." gumam Samantha.


"iya. Allah telah menjawab doa-doa kita. aku sadar aku bersalah disini. tapi aku juga sadar selalu ada hikmah dalam setiap kejadian." balas Abigal.


" jika mengingat dulu, aku merasa malu disini.." ucap samantha.


" lupakan saja. adik kita sudah bahagia.." timpal Abigal.


samantha mengangguk sedangkan Abigal segera menggendong Putri kecilnya yang baru menghampiri mereka.


Semua berakhir dengan bahagia. meski harus banyak drama menguras air mata didalamnya, setiap masalah pasti akan ada hikmah didalamnya. hanya itu yang dipercaya Samantha, Abigal dan Rans.


.


.

__ADS_1


.tamat


__ADS_2