LUKA DAN CINTA

LUKA DAN CINTA
Luka dan Cinta


__ADS_3

bab 154


.


.


.


Zakia membantu Revia yang didorong hingga terjatuh.


" kakak baik-baik saja ??" tanya Zakia dengan penuh kawatir.


" a..ku tidak apa..apa.."balas Revia lirih.


Rans yang sudah disana menatap pria yang mendorong Revia serta menampar Revia berdiri disana dengan wajah tak berdosanya.


" jangan ikut campur kalian !!" bentak pria itu.


Zakia menatap pria itu dengan tajam.


" apa salahnya, ?? kenapa kau sampai melukainya ?? kau pria atau wanita ?? berani ssekali menyakiti wanita ??" tanya Rans bernadakan ejekan.


" aku katakan ini bukan urusanmu !!! dia datang kemari bersamaku !!" teriak pria itu lagi.


" jika begitu kenapa kau memukulnya !!!" balas Zakia dengan geram.


" diamlah anak kecil kau tidak tau apapun !!" Pria itu hendak meraih Revia yang berada disisi Zakia. namun dengan cekatan Zakia menarik Revia kebelakang tubuhnya.


" serahkan dia !!" bentak pria itu.


Rans segera menarik kerah baju pria itu dari belakang dan langsung menghadiahi pria itu dengan bogeman kuat.


bukk..


bukk..


bukk..


Pria itu terhuyung begitu saja. " beraninya kau !!!" teriak Pria itu. yang kemudian beberapa pria memasuki restoran itu dan mengepung Rans.


" aku sudah bilang jangan ikut campur !! kau akan menyesal karna berani mencampuri.urusanku.'!" ucap.pria itu dengan lantang.


" katakan itu nanti pria payah !!" balas Rans dengan santai.

__ADS_1


"brengsek !! serang dia !!" perintah pria itu kepada anak buahnya.


perkelahian pun tak terelakkan didalam Restoran. para pengunjung yang ketakutan berlarian keluar dari restoran itu. meja kursi menjadi sasaran hantaman Rans dan para pria itu.


Revia yang melihat begitu ketakutan. " Ini.bagaimana Zakia ??!! mereka banyak sekali.. kasihan Rans.."


" tenanglah kak, aku akan membantunya.." balas Zakia.


" mereka terlalu berbahaya Zakia.. " timpal.Zakia.


" aku sudah biasa kak. kakak diam disini saja ya.. aku bantu paman Rans dulu.." ucap Zakia sembari mengusap tangan Revia. Revia berusaha menggenggam tangan Zakia agar tidak terjun berkelahi, namun Zakia memaksa menarik tanganya dan segera berlari menghajar pria-pria yang mengeroyok Rans..


bukk..


bukk..


bukk..


dagg..


dag..


dag..


dag..


terlihat disana,Restoran sudah berantakan. Rans terus berusaha melindungi Zakia. jujur saja ia begitu kawatir mereka hanya berdua, sedangkan pria itu memiliki anak buah Sekitar 7 orang yang menyerang Rans dan zakia bergantian.


Zakia dan Rans beradu punggung ditengah-tengah para pria yang mengeroyok mereka. mata Rans dan Zakia terlihat waspada.


" pergilah bersama Revia. biar aku yang menghadapi mereka " bisik Rans kearah zakia.


" tidak bisa. mereka terlalu banyak. ayo.kita selesaikan.dulu.!!" balas Zakia.


Rans terlihat frustasi dengan jawaban Zakia. Zakia gadis tangguh, tidak mungkin ia menyerah begitu saja.


Rans teringat jika ia membawa pistol dipinggangnya begitupun dengan Zakia, yang selalu membawa belati kesayanganya yang sebenarnya milik papapnya. keduanya segera mengeluarkan senjata masing-masing.


" paman bawa pistol ??" tanya Zakia.saat tau Rans menyiapkan pistolnya.


" dan kau juga membawa belati kan !!" protes Rans.


hingga membuat Zakia Terkekeh.

__ADS_1


"habisi.mereka.berdua !!" teriak pria.itu.


Kembali Rans dan zakia disibukkan dengan melawan para pria yang mencari masalah itu.


bukk bukk..


sreett..


srett..


srett..


Dorr..dorr.


dorr..


dorr.


beberapa sudah tejatuh akibat tembakan serta sayatan belati Zakia.


pria itu mengepal kuat tangannya, dan menatap Revia yang berdiri seorang diri.segera pria itu berlari kearah Revia hendak.membawa paksa Revia.


" ayo ikut denganku !!" paksa pria itu yang dengan kasar.menarik Revia.


" tidak..mau.. kau pembohong !! tolong !! Rans.!! Zakia !!" ronta Revia yang berusaha melepas tangannya yang dipegang kuat oleh pria itu.


Zakia yang melihat geram bukan main. ia segera melempar belati miliknya.


jleebb..


" aakkhh !!" pria itu memegang tangannya yang tertancap belati Milik Zakia.


Segera Rans berlari kearah pria itu dan menendangnya hingga terjatuh.


Nafas Zakia dan Rans terengah-engah dibuatnya. sembari meneliti semua pria yang tergeletak dilantai dengan luka disekujur tubuhnya.


" kalian akan mendapat balasan !!" teriak pria itu yang berlari keluar.


Zakia hendak berlari mengejar, namun Rans menahan tangan Zakia serta menggelengkan kepalanya. pertanda melarang Zakia mengejar.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2