LUKA DAN CINTA

LUKA DAN CINTA
Luka dan Cinta


__ADS_3

bab 26


.


.


.


Kini samantha tengah berada didepan gedung hotel mewah milik Bos ayah dan ibunya. rasa canggung dan tak percaya diri mellnyelimuti dirinya.


sebuah tangan.menggenggam.jemari Samantha dengan erat.


" tanganmu dingin sekali ?? apa kau kedinginan ?? " tanya Abigal


" oh.. ee.. tidak mas, hanya gugup saja." jawab samantha berusaha menerbitkan senyum


" baiklah. ayo kita masuk.." ajak Abigal sambi menempatkan tangan samantha agar melingkar dilengannya.


Samantha yang canggung hanya dapat menurut saja. dengan langkah beriringan keduannya memasuki pesta Aniversary pengusaha terkaya dikota mereka.


didalam tamu undangan sudah datang banyak sekali, samantha benar-benar dibuat kagum dengan pesta yang ia datangi, nuansa yang tak terlalu mewah namun terlihat elegan, tapi sangat meriah, perlahan membuat samantha melupakan kecanggungan dan rasa tidak percaya dirinya.


Abigal yang setia dengan wajah favoritenya penuh kedinginan tanpa ekspresi melangkah bersama Samantha menghampiri sahabat karibnya.


Revandra yang memiliki acara sedikit terkejut ketika melihat Abigal.bersama seorang wanita, jika dilihat wanita itu terlihat lebih muda dari Abigal. senyum mengembang diwajah bapak 4 anak itu, ia mencium salah satu putra kembarnya yang ia gendong.


" sayang kau.mau kemana ?? " tanya Nada yang melihat suaminya berjalan kearah tamu.


Revandra tidak menjawab, langkahnya terhenti ketika Abigal menghampirinya.

__ADS_1


Nada yang juga mengenal Abigal ikut menyambut sahabat suaminya itu sambil menggendong salah satu putra kembarnya juga.


" selamat, semoga kalian bahagia selalu." ucap Abigal datar sambil menyalami Revandra dan Nada


Samantha merasa tidak enak, ucapan Abigal terbilang tanpa basa basi dan sanagat datar tanpa ekspresi.


" Terima kasih tuan Abi," jawab Nada penuh keramahan. " oh ya. ini.." ucapan Nada terhenti sambil menunjuk Samantha.


" perkenalkan ini istri saya Namanya samantha." ucap Abigal dengan pasti.


Revandra membulatkan matanya. Nada pun juga terkejut namun ia berusaha tenang dengan membalas senyuman.


" istri ?? cih.. jangan bercanda Abi.. q tau kau ini bagaimana ?!!! " timpal Revandra dengan senyum ejekannya.


" sayang.. hentikan.." ucap Nada pada Revandra.


"istri anda cantik sekali tuan Abi, pantas saja anda meminta gaun terbaru dari butik saya.." puji Nada sambil.melihat samantha.


" jangan seperti itu, panggil nama saya saja, terlihat akrab." balas Nada dengan ramahnya.


" nyonyakan bos ibu saya, sangata tidak pantas jika..-"


" apa kau ?? ya Tuhan.. kau putri Bu Rani ya ?? yang waktu itu datang kebutik ?? " tanya Nada penuh keterkejutan.


Samantha mengangguk pelan.


" iya, ayahnya juga bekerja dikantormu Vandra." timpal Abigal.


"benarkah ??!! siapa ?? " tanya Revandra yang juga sedikit terkejut.

__ADS_1


" Ridwan Kurniawan. staf manajemen mu.." jawab abigal singkat.


" sebuah kebetulan yang indah. semoga pernikahan kalian langgeng dan segera mendapat momongan." ucap nada dengan senyum bahagianya.


Samantha hanya menjawab dengan anggukan dan senyum canggungnya.


" terima kasih, semoga saja." balas Abigal


" silahkan nikmati pestanya, saya permisi dulu.." pamit Nada


baik samantha maupun Abigal menjawab dengan senyuman saja.


Revandra terus menatap samantha dan Abigal bergantian. rasa penasaran menyelimuti hatinya.


hingga terbesit ide gila difikiran ayah 4 anak itu.


" nona samantha, bisakah saya titip putra saya ini ?? ada hal mendesak yang harus saya bicarakan dengan Abigal ??!! " ucap revandra pada Samantha.


Abigal yang mendengar menautkan alisnya,


Samantha langsung menerima putra Revandra yang baru berusia 7 bulan itu, dalam gendongannya.


" silahkan tuan, biar saya yang menjaga putra anda." balas Samantha dengan sopan.


" terima kasih.." timpal Revandra sambil menarik Abigal kesuatu tempat.


Abigal hanya bisa mendegus kesal, ia bisa melihat bau-bau berbagai pertanyaan diwajah sahabatnya itu.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2