LUKA DAN CINTA

LUKA DAN CINTA
Luka dan Cinta


__ADS_3

bab 30


.


.


.


Abigal hendak beranjak dari tempat tidur, namun diurungkan karna ponselnya berbunyi.alisnya bertaut ketika nomer luar negeri menghubunginya.


" halo." jawab abigal.


" kakak, kau lama sekali mengangkat panggilanku ?! " protes Rans


Abigal sedikit terkejut, namun berusaha bersikap biasa saja.


" ada apa menghubungiku pagi begini ??! " tanya Abigal tanpa basa basi.


" tentu saja q merindukanmu, apa lagi.." timpal Rans dengan ceria.


" cih.. seperti anak-anak saja." umpat Abigal.


" kakak q akan mengirim.nilaiku, kau akan terkejut nanti.." ucap Rans dengan bangga.


" baiklah, nanti kirim saja. q akan mandi dulu" balas Abigal yang berdiri dari duduknya hendak menuju kamar mandi dengan ponsep.yang masih melekat di telingannya.


bersamaan dengan Samantha yang sudah selesai dari kamar mandi dan siap dengan baju yang sudah terganti.


" mas Abi, air hangatnya sudah q siapkan.." ucap.samantha dengan lembut.


Abigal mematung didepan samantha.


" kak kenapa ada suara perempuan..?? " tanya rans disebrang.

__ADS_1


pertanyaan Rans.membuyarkan keterkejutan Abigal. ia membuang nafas kasar dengan menatap kesegala arah.


Samantha hanya dapat diam tanpa.berani bertanya.


Abigal menurunkan ponselnya.


" terima kasih, nanti kau turun saja terlebih dulu." ucap abigal pada samnatha, dengan mengecup kening Samnatha lalu masuk kedalam kamar mandi.


" kenapa mas Abi aneh begitu ?? " tanya samantha pada dirinya sendiri.


didalam kamar mandi Abigal mendekatkan kembali ponselnya ketelinganya.


" kakak.. kau dimana ?!! kak !!! " panggil Rans dengan suara tinggi.


" diamlah, jangan berteriak begitu !!! ponselmu bisa meledak !! ".balas Abigal singkat.


" lagian kau menghilang begitu saja.. lalu suara siapa tadi ??! " kakak mengencani wanita lagi ya ??!! kenapa dibawa kerumah kak !!! mama pasti akan sedih !!!?? " tanya Rans dengan sejuta pertanyaannya.


" fokus saja pada pendidikanmu !! kakak sudah tidak seperti itu lagi.. karna..-" Abigal.menghentikan ucapannya yang kelepasan.


Abigal memejamkan matanya."maafkan kakak Rans"batin Abigal.


" kakak sudah menikah." jawab Abigal singkat.


" apa ??!!!!! " teriak Rans


abigal.menjauhkan ponselnya dari telinga.


" kak. kau jangan bercanda !!! bagaimana bisa ??! pacar saja kau tidak punya kan ??!! " tanya Rans ingin tau.


" q serius !! sudahlah q harus kekantor." Abigal langsung mematikan panggilannya sepihak.


dengan kasar abigal mencuci mukanya. ia menatap dirinya dalam pantulan cermin didepannya.

__ADS_1


" ya Allah.. apa q berdosa telah.merebut kekasih adikku sendiri ??? maafkan q Rans.. maafkan q..." gumam Abigal yang meneruskan mencuci mukanya.


Dibelahan bumi lain, dimana Rans berada. ia masih terdiam dengan sisa keterkejutannya. otaknya menelisik menyambungkan benang kusut difikirannya. setau Rans kakaknya tidak pernah menjalin hubungan serius dengan wnaita, ia hanya menginginkan wanita untuk kesenangannya saja. bagaimana bisa kak abi sudah menikah ?? dan kenapa mama tidak memberitauku ?? Rans terus berkutat dengan berbagai pertanyaan yang menghinggapi otaknya.


.


.


Mama Wina melihat Samantha yang menyiapkan sarapan dengan bahagia. kegelisahan mama Wina hilang seketika, mama wina.bernafas lega dan menghampiri samantha.


"selamat pagi sayang.." sapa mama.Wina.


" pagi ma.."balas Smanatha dengan senyum yang menghiasi wajahnya.


" Abi mana ?? " tanya mama Wina.


" masih dikamar. tadi sedang menerima telfon ma, mungkin sebentar lagi turun." jawab samantha


" apa kau tau siapa yang menghubunginya ? " ragu-ragu mama wina bertanya


" tidak tau pasti si ma, tapi sepertinya teman mas Abi, sedikit terdengar jika suaranya pria."jawab Samantha lagi.


mama wina bernafas lega dan tersenyum pada Samantha.


" wah.. ini sarapan terlezat.. kau yang membuatnya ?? " puji mama wina sambil duduk dikursinya.


" mama terlalu memuji, Samantha hanya mencoba tadi, semoga mama dan mas Abi suka."balas Samantha


mama wina mengangguk pasti lalu menikmati sarapannya dengan lahap. ketakutannya berkurang sedikit setelah mengetahui jawaban samantha.


" saat ini hanya ini yang bisa kulakukan.. Rans.. maafkan mama.. mama belum bisa.berkata jujur padamu.." batin mama Wina.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2