
bab 196
.
.
.
Didalam mobil zakia hanya diam tanpa berkata apapun. dia memandang keluar jendela melihat indahnya kota pada malam hari.
sesungguhnya ia begitu ingin dirumah sakit lebih lama. namun ia tidak memiliki keberanian mengutarakan pendapatnya, apa lagi ada pamab darren yang sudah ia anggap papa sendiri.
Nada, sang mama yang sangat bisa mengerti apa yang dirasakan Zakia hanya bisa diam juga dengan menggenggam jemari Zakia.
Zakia yang merasakan hangatnya genggaman sang mama menatap Nada dengan senyum manis menghias diwajahnya.
dengan manjanya Zakia bergelayut dilengan Nada.
" apa putri mama masih sedih ??" tanya Nada dengan lembut
" tentu saja tidak ma, aku hanya lelah.." jawab Zakia.
Dengan penuh kelembutan Nada mengusap kepala Zakia. "ada masanya kalian bisa bersama selalu, untuk saat ini kalian harus punya batasan-batasan.." nasehat Nada.
" aku mengerti ma, terima kasih.." balas Zakia yang malah memilih tidur dipangkuan Nada.
Didepan darren dan Revandra hanya saling melempar senyum mendengar jawaban zakia. sesekali kedua pria itu mengintip dari kaca spion depan melihat Zakia yang begitu manja dengan Nada. sembari memejamkan matanya Zakia memeluk perut Nada.
" tidurlah sayang..kau pasti lelah.." ucap Nada.
Zakia tidak menjawab, ia hanya mengangguk pelan dan menikmati hangatnya belaian Nada.
" jangan terlalu memanjakanya sayang." ucap Revandra.
" itu sudah naluri pa.." balas Nada.
__ADS_1
" adikku hatinya memang sangat lembut dan penuh perhatian. kau adalah pria beruntung Vandra.." timpal Darren.
" iya, aku memang berutung.. dan kau juga kakak yang beruntung." balas Revandra.
semua hanya tersenyum bahagia. mobil melaju membelah keramaian kota dimalam hari.
.
.
.
Dirumah sakit Rans ditunggu Abigal. Samantha dan mama wina diminta agar beristirahat dirumah atas permintaan Rans dan juga Abigal.
Diranjang Rans masih bersandar dengan gelisah. entah mengapa jauh dari Zakia membuat Rans begitu merindukannya lagi. namanya juga kasmaran 😁😁😁
Abigal yang duduk disofa panjang didalam ruangan rawat Rans sesekali melirik adiknya yang terlihat bingung dan gelisah.
" apa kau mau pulang ??" tanya Abigal dengan masih pada posisinya bermain ponsel.
" dan kau akan menemui zakia lagi.begitu ??" timpal Abigal. yang membuat Rans mendegus.
" ingatlah, besok Zakia sudah kembali masuk sekolah. biarkan dia fokus pada sekolahnya dulu. jika kau mencintainya kau harus mendukungnya, jangan malah mengganggunya !!" nasehat Abigal namun berirama seperti teguran.
" aku tidak mengganggunya, aku malah akan mengajarinya.." balas Rans.
" mengajari apa ??" tanya Abigal penuh selidik.
" tentu saja pelajaran !! kakak fikir apa !!" protes Rans yang bisa melihat tattapan tajam sang kakak.
" oh.." balas Abigal yang kembali fokus pada ponselnya
Rans hanya membuang nafasnya dengan kasar.
"tidurlah, jika besok kau ingin pulang." ucap Abigal.
__ADS_1
" huh.. kenapa.harus kakak yang menungguku disini..!!" gerutu Rans sembari membenarkan posisinya untuk tidur.
malam semakin larut baik Rans maupun Zakia sama-sama hanya bisa menatap potret masing-masing. sesekali senyum terbit diwajah keduanya kala teringat saat-saat indah bersama. kasmaran hanya kata itu yang tepat untuk pasangan beda usia ini. perjalanan mereka menjalani sebuah hubungan masih snagatlah panjang dengan berbagai bumbu didalamnya nanti.
" kenapa kau cantik sekali.."gumam Rans yang jemarinya mengusap layar ponsel begitu saja.
disisi lain Zakia juga bergumam dengan potret diponselnya. "bagaimana bisa aku menyukai orang dewasa seperti paman Rans..??"
" semoga paman tidak bosan menungguku.." gumam Zakia kembali yang memilih meletakkan ponselnya yang bertengerkan gambar Rans dibantal disisinya.
hal seperti itupun juga dilakukan Rans.
" selamat malam sayang.." ucap Rans dan zakia yang tidak sadar mereka mengucapkan secara bersamaan meski berbeda tempat.
.
.
.
.
Mohon maaf sebelumnya kak.
🙏🙏🙏
othor lagi sakit banget ini..😷😷😷
jadi ngk bisa up seperti biasa..
mohon maaf atas ketidak nyamanannya ya..🙏
ini aja udah dipksain tapi ngk kuat, cuma kuat Satu bab aja..
doakan biar cepet sehat ya kakak Reader biar bisa lanjut berkarya..
__ADS_1
terima kasih..